Kualitas Video di Youtube, Kini Bisa Diatur

Kualitas Video di Youtube, Kini Bisa Diatur

Jakarta, Lushviz com Youtube kembali melakukan pembaruan, kali ini Youtube memberi opsi kepada pengguna untuk memilih pengaturan kualitas video default. Hal ini terlihat dari aplikasi seluler.

Dikutip dari Slash Gear, dengan pembaruan ini Youtube mengijinkan penggunanya mengatur sendiri kualitas video yang sedang ditonton. Youtube juga mempermudah pengguna memahami perbedaannya dengan menghapus angka seperti 480, 720, 1080, dan seterusnya.

Sebagai penggantinya, Youtube memberi pengguna opsi untuk memilih dari opsi “data saver (penghemat data)” yang mengalirkan antara 144p hingga 480p, atau opsi “higher picture quality (kualitas gambar lebih tinggi)” yang mengalirkan 720p atau lebih tinggi.
Pengguna juga dapat memilih pengaturan yang berbeda tergantung koneksi internet yang digunakan. Misalnya, jika menggunakan data seluler, bisa memilih untuk secara otomatis mengatur semua video streaming dalam mode “penghemat data”, atau jika menggunakan Wi-Fi dapat memilih streaming dengan kualitas lebih tinggi secara default.

Dengan pilihan ini, dijelaskan, Youtube mendeteksi koneksi internet penggunanya. Berdasarkan itu, secara otomatis Youtube akan menyesuaikan kualitas video untuk memastikan bahwa streaming tidak terputus.

Baca Juga :Youtube Music Capai 500 Juta Unduhan

Sebelumnya Youtube, memberikan pilihan untuk melompat ke bagian video yang dinginkan. dengan fitur bernama video Chapters. Fitur tersebut sangat berguna bagi penonton untuk mencari bagian yang diinginkan dalam sebuah video berdurasi panjang.
Lewat Chapters, pengguna bisa melompati bagian yang tidak dinginkan dan langsung menuju video yang ingin ditonton. Tak hanya itu, pengguna YouTube juga bisa mengulangi bagian tersebut dengan mudah.

Sebagai informasi, Chapters memiliki timestamps (penanda waktu) yang menandai setiap bagian dengan judul pembahasan. Misalnya saja, pada menit 1:00 adalah pengenalan produk, pada menit 10:00 kesimpulan, dan sebagainya.

Inilah 10 Kelebihan dan Kekurangan Samsung Galaxy Tab S7+!

Samsung Galaxy Tab S7+

Telah hadir di Indonesia, Samsung Galaxy Tab S7 series langsung menyita banyak perhatian para pemerhati teknologi berkat spesifikasinya yang unggul. Seri ini terbagi menjadi dua, Galaxy Tab S7 dan Galaxy Tab S7 Plus, dan tentu keduanya menawarkan parameter yang berbeda.

Dibandingkan dengan seri Galaxy Tab yang lain, penamaan huruf S memang selalu menarik perhatian karena ini adalah seri Tab dari Samsung yang terbaik.

Ketimbang seri Galaxy Tab S6 yang menawarkan versi reguler dan versi Lite, penambahan embel-embel Plus pada S7 sungguh memberikan kesan mewah. Lantas apa saja kelebihan yang dibawakan Galaxy Tab S7 Plus ini? Ketahui jawabannya pada daftar kelebihan dan kekurangan di bawah.

Spesifikasi Samsung Galaxy Tab S7+

  • Layar: Super AMOLED 12,4 inci
  • Resolusi Layar: 1752 x 2800 pixels, HDR10+, 120Hz refresh rate
  • Chipset: Qualcomm SM8250 Snapdragon 865+ (7 nm+)
  • GPU: Adreno 650
  • RAM: 8 GB
  • Memori Internal: 256 GB
  • Memori Eksternal: microSDXC (dedicated slot) up to 1 TB
  • Kamera Belakang: 13 MP + 5 MP
  • Kamera Depan: 8 MP
  • Baterai: Non-removable Li-Po 10090 mAh

Spesifikasi selengkapnya…

Kelebihan Samsung Galaxy Tab S7+

Bagi Anda yang bertanya-tanya apa saja yang membuat Samsung Galaxy Tab S7 unik ketimbang tablet lainnya, jangan khawatir! Kami sudah sajikan beberapa kelebihannya sebagai berikut.

1. Layar  Super AMOLED Berkualitas Tinggi

samsung galaxy tab s7 layar

Kualitas layar seringkali menjadi perhatian utama pada setiap produk Samsung, termasuk pada Galaxy Tab 7 Plus ini. Pasalnya ia sudah mengandalkan panel Super AMOLED dengan tingkat kecerahan HDR10+ dan saturasi warna NTSC.

Ia juga meraih kontras warna maksimal karena masing-masing piksel individunya bisa dimatikan saat menampilkan warna hitam. Inilah yang menjadikan Super AMOLED pada tablet ini bisa menghadirkan warna hitam sesungguhnya.

Tablet ini pun hadir dengan ukuran bentang layar lebih besar dari varian non-Plus, yakni 12,4 inci. Alhasil konten-konten berupa video bisa dinikmati dengan lebih imersif berkat layarnya yang lebih menunjang.

Resolusi yang dimiliki layar adalah WQXGA+ alias 2800 x 1752 piksel dengan rasio 16:10 dan kerapatan piksel 266 ppi, siap menampilkan kualitas layar yang tidak cuma terang tapi juga tajam.

2. Penggunaan S Pen dengan Ultra Low Latency

samsung galaxy tab s7 s pen

Tablet atau ponsel yang layarnya besar memang identik dengan penggunaan stylus. Nah, kebetulan, Samsung Galaxy Tab S7 Plus juga mendukung penggunaan S Pen yang telah ditingkatkan lagi ketimbang generasi-generasi pendahulunya. Kini S Pen terasa lebih nyaman dan fleksibel saat penggunaannya.

Bahkan latensi S Pen pada versi Plus mencapai durasi 9 mili detik, lebih cepat dari non-Plus yang menghadirkan responsivitas 26 mili detik. Berbagai macam fitur pun bisa Anda gunakan berkat S Pen ini seperti konversi tulisan menjadi teks biasa, melakukan navigasi dengan menggunakan gesture, dan masih banyak lagi.

3. Kehadiran Refresh Rate 120 Hz

samsung galaxy tab s7 120 hz

Samsung mengerti kebiasaan pengguna zaman sekarang yang sungguh menyukai konten-konten berupa video pendek. Itu mengapa baik Galaxy Tab S7 dan S7 Plus sama-sama dibekali dengan dukungan refresh rate 120 Hz yang dua kali lipat lebih tinggi dari laju penyegaran biasa pada umumnya.

Kini menonton film, membuka Story Instagram, ataupun bermain game bisa lebih menyenangkan. Mata pengguna pun sungguh terasa dimanjakan berkat pergeseran gerakkan pada layar yang lebih licin serta mulus. Ditambah lagi, laju penyegaran 120 Hz ini adaptif sehingga aktivasinya dapat secara otomatis disesuaikan dengan kegiatan yang sedang dilakukan.

4. Datang dengan Chipset Gaming Terbaik

samsung galaxy rab s7 baterai

Jangan settle dengan chipset yang biasa saja, karena Samsung Galaxy Tab S7 series ini sudah dihadirkan dengan SoC terbaik di tahun 2020. Ya, inilah chipset dari Qualcomm bernama Snapdragon 865 Plus yang hadir mentenagai Galaxy Tab S7 reguler dan varian Plus-nya.

Untung saja dalam hal ini Anda tidak perlu bingung memilih model reguler atau Plus, karena performa saat bermain game kurang lebih tetap sama. Anda dijamin mampu memainkan game berat seperti Fortnite, PUBG M, ataupun Genshin Impact dengan grafis dan frame rate tertinggi menggunakan Galaxy Tab S7 Plus.

5. Quad Speaker dari AKG dan Dolby Atmos

samsung galaxy tab s7 speaker

Ingin punya pengalaman terbaik saat mendengarkan lagu ataupun menonton film? Tidak perlu jauh-jauh ke bioskop karena kualitas suara speaker pada Samsung Galaxy Tab S7 Plus ini sudah sangat memadai.

Kualitasnya tidak hanya sekedar “yang penting ada”, tapi memang sudah mengikuti penyetelan AKG dan Dolby Atmos. Jadi, bisa dipastikan kalau suara yang didengar sangat jernih dan nendang.

Jumlah speakernya tentu ada empat supaya arah suara yang keluar lebih variatif dan memberi kesan sempurna. Kini, pengguna bisa merasakan pengalaman menonton yang tidak hanya memanjakan mata, melainkan juga telinga.

6. Book Keyboard Cover dengan Function Keys

samsung galaxy tab s7 book cover keyboard

Sama seperti Galaxy Tab S7 reguler, versi Plus ini juga bisa “disulap” menjadi laptop dengan menambahkan aksesoris papan ketik magnetis yang bisa digunakan dengan mudah, praktis, dan nyaman. Penyangga dari keyboard ini juga sangat leluasa untuk disesuaikan.

Tombol-tombol yang tersedia juga cukup nyaman untuk mengetik, dan terdapat trackpad dengan ukuran yang lumayan besar untuk menciptakan desain yang ergonomis secara keseluruhan. Khusus untuk varian Plus ini, keyboard-nya juga memiliki tombol Function agar pengguna bisa mengubah pengaturan seperti volume dan tingkat pencahayaan melalui keyboard, mirip seperti laptop sungguhan.

7. Kemampuan Fotografi yang Unggul

samsung galaxy tab s7 kamera

Menggunakan tablet untuk memotret rasanya terdengar tidak lazim, tapi nyatanya Samsung Galaxy Tab S7 Plus memiliki kemampuan fotografi yang sangat mumpuni untuk sekelas tablet. Memang tidak sebagus kamera pada Note20 Series, tapi kalau Anda kebetulan sedang memegang tablet dan butuh menangkap foto secara spontan, tablet ini sungguh bisa diandalkan.

Dari spesifikasi kameranya, tidak ada yang berbeda dibandingkan versi non-Plus. Masih menggunakan konfigurasi dua lensa belakang berkekuatan 13 MP sebagai wide angle camera, dan juga lensa 5 MP untuk ultrawide. Sementara di bagian depan ada kamera selfie beresolusikan 8 MP.

Beragam mode pemotretan pun bisa dinikmati pada tablet ini, seperti Pro Video ataupun Single Take – kedua fitur yang pertama kali diperkenalkan pada seri Galaxy S20. Berikut adalah beberapa contoh sampel kamera yang bisa Anda jadikan rujukan.

hasil foto samsung galaxy tab s7

* sumber: www.techradar.com

hasil foto samsung galaxy tab s7 (2)

* sumber: www.techradar.com

hasil foto samsung galaxy tab s7 (3)

* sumber: www.androidauthority.com

hasil foto samsung galaxy tab s7 (4)

* sumber: www.androidauthority.com

Kekurangan Samsung Galaxy Tab S7+

Rupanya walau tablet ini banyak memiliki kelebihan, ada beberapa kekurangan yang membuatnya sedikit tidak menarik untuk dilirik. Berikut beberapa poin kekurangan dari Samsung Galaxy Tab S7 Plus.

1. Baterai Rupanya Kurang Awet

samsung galaxy tab s7 plus baterai

Terlepas dari ukuran kapasitas baterai yang lebih besar ketimbang versi biasa, rupanya kinerja baterai pada Galaxy Tab S7 Plus ini justru lebih cepat habis. Mengapa bisa demikian? Nampaknya karena ukuran layar yang lebih besar membuat tablet ini semakin kesulitan menjaga ketahanan baterainya, sekalipun sudah menggunakan panel Super AMOLED yang digadangkan lebih hemat baterai.

Dari perbandingan yang tertera pada laman resmi Samsung, dikatakan bahwa Samsung Galaxy Tab S7 mampu bertahan selama 15 jam saat digunakan menonton video, sedangkan Tab S7 Plus yang hadir dengan 10.080 mAh hanya mampu bertahan selama 14 jam saja.

Apalagi durasi pengisiannya pun lebih lama, hadir dengan casan 18 W saja yang bisa mengisi daya tablet dalam waktu tiga jam. Bahkan saat Anda menggunakan casan 45W pun, waktu pengisian Plus memang lebih lama ketimbang reguler karena kapasitasnya yang lebihi besar.

Ini rasanya sudah cukup untuk membuat beberapa pengguna berpaling ke varian reguler ketimbang Plus, terutama bagi mereka yang lebih mementingkan baterai ketimbang ukuran layar.

2. Sistem Operasi Kurang Teroptimasi

samsung galaxy tab s7 pengalaman desktop yang kurang optimal

Salah satu kelebihan yang bisa dirasakan pengguna tablet adalah perangkat bisa dimanfaatkan juga seperti PC. Kalau dari aspek hardware, Galaxy Tab S7 Plus yang menghadirkan chipset dan RAM yang sangat besar tentu sudah lebih dari cukup untuk hal ini. Tapi, sayangnya tablet Samsung ini menggunakan sistem operasi Android yang rasanya kurang cocok untuk tablet.

Apalagi saat Anda menggunakan beragam aplikasi pihak ketiga pada mode lanskap, nampaknya para pengembang aplikasi lebih condong mengoptimalkan karyanya pada ponsel ketimbang tablet. Sehingga, pengalaman Anda saat menggunakan aplikasi mungkin tidak akan sebagus produk-produk tablet dari merk Microsoft.

3. Harga Terbilang Mahal

Samsung Galaxy Tab S7 series

Sudah bukan rahasia lagi kalau Samsung Galaxy Tab S7 Plus layak diletakkan pada deretan tablet teratas, sekelas iPad dan Microsoft Surface Pro keluaran tahun 2020. Hanya saja, harga dari tablet ini saat rilis terbilang cukup mahal, yakni pada banderol Rp16.999.000,-.

Dengan kocek Rp17 juta tersebut, Anda sebenarnya masih bisa menjelajahi opsi-opsi lain yang sekiranya bisa lebih worth it untuk budget Anda. Misalnya saja seperti Microsoft Surface Pro 7 yang hanya seharga $750 atau setara dengan kurang lebih Rp11 jutaan.

Apalagi produk Microsoft ini sudah pakai Windows yang memang menjadi sistem operasi laptop sejuta umat, sehingga pengalaman desktopnya dijamin terasa natural. Tapi, ini sih kembali lagi ke kebutuhan dan preferensi masing-masing.

Simpulan

Jangan sampai salah pilih, beberapa poin kelebihan dan kekurangan Samsung Galaxy Tab S7 Plus tadi bisa Anda jadikan rujukan untuk menimbang apakah tablet ini cocok untuk Anda. Yang pasti, ini adalah produk yang cocok bagi siapapun yang menginginkan kualitas layar terbaik dan performa gaming tergahar.

Ya, semua game berat yang ada di Play Store pasti bisa dijalankan dengan pengaturan tertinggi pada tablet. Namun rupanya tablet ini memang kurang cocok untuk dijadikan pengganti laptop. Terlepas dari dukungan aksesoris keyboard yang nyaman, ekosistem Android cukup menghambat pengguna dalam segi user experience dan produktivitas.

Dan, kalau versi Plus ini kemahalan bagi Anda, kami juga menyediakan artikel perbedaan Samsung Galaxy Tab S7 dan S7 Plus sebagai perbandingan. Galaxy Tab S7 dibanderol dengan harga lebih murah walau ukuran layarnya lebih kecil. Kalau sudah sangat yakin ingin membeli versi Plus, silakan klik di sini untuk memesannya secara online.

Spesifikasi dan Desain Oppo Find X3 Pro Bocor di Internet

Spesifikasi dan Desain Oppo Find X3 Pro Bocor di Internet

Jakarta, Lushviz com – Baru-baru ini, dugaan render Oppo Find X3 Pro bocor di internet.
Seperti disebutkan, bagi Oppo lini Find X dinilai sangat penting karena semua yang terbaik selalu dibawa ke ponsel tersebut. Saat ini, Find X2 ada di pasaran.

Laman letsGoDigital  menyebutkan, mereka sudah mendapatkan berbagai rumor tentang fitur Find X3. Walaupun terhitung masih lama waktu perilisannya, bocoran mengenai Oppo Find X3 sudah beredar di internet. Bocoran terbaru yang beredar adalah Find X3 akan kembali dirilis dalam dua varian, tipe standar dan pro

Secara keseluruhan desain sangat berbeda dengan produk generasi sebelumnya. Tidak hanya hadir dengan kelengkungan layar yang lebih besar, kamera depannya juga tersembunyi.

Oppo Find X3 Pro kabarnya akan menyematkan desain layar ‘air terjun’ yang tajam, sehingga bisa menambah pandangan ketika melihatnya. Tidak hanya hadir dengan kelengkungan layar yang lebih besar, kamera depannya juga tersembunyi.

Melalui render gambar dari LetsGoDigital, konsep layar itu menghilangkan tombol Power dan tombol Volume yang biasanya berada di sisi samping bodi ponsel. Hal itu membuat seluruh lebih ramping, dan bezel layar sangat sempit di bagian bawah dan atas.
Satu hal yang penting dari bocoran ini adalah tidak adanya kamera depan di atas layar yang biasanya berada di bagian notch atau poni. Gambar render itu memunculkan spekulasi bahwa Oppo akan menerapkan kamera selfie di bawah layar atau under display camera pada seri Find X3 Pro.

Gambar render juga menunjukkan akan ada tiga kamera di bagian belakang ponsel Find X3 Pro. Tetapi desain bodi belakangnya terlihat mirip dengan seri Find X2. Secara umum, seri Find X2, terutama Find X2 Pro, mendapatkan kelebihan teknologi kamera yang bagus melalui lensa yang disesuaikan dan pengoptimalan dengan software dan AI (artificial intelligence). Oppo seri Find X3 Dikabarkan yang bakal meluncur awal ahun 2021 ini. Namun, kepastian waktu perilisan, belum ada bocoran secara spesifik.

Jadi Fotografer Handal dengan Fitur-Fitur Kamera Realme 7!

sony imx682 realme 7

Pada September 2020, Realme lagi-lagi merilis kelanjutan dari seri angka yang sudah banya ditunggu oleh para fans. Seperti yang diketahui, selalu terdapat hal-hal inovatif yang bisa dirasakan dari setiap produk Realme seri angka yang membuatnya lebih menarik ketimbang kompetitornya di rentang harga yang sama.

Dibandingkan dengan Realme 6 yang merupakan generasi lanjutannya saja, ternyata masih ada hal baru yang didatangkan dari Realme 7 ini.

Artinya, Realme selaku salah satu vendor ponsel yang melanglangbuana di Tanah Air memang tidak pernah lupa mendengarkan feedback dari para fans untuk menghasilkan produk dengan fitur-fitur relevan yang memang sesuai dengan permintaan orang Indonesia.

Di antara sekian banyak keunggulan yang dihadirkan, Realme 7 juga rupanya mampu digunakan sebagai sarana fotografi yang handal berkat dukungan hardware kamera yang mumpuni dan fitur-fiturnya yang menunjang. Apa sajakah itu? Yuk ketahui kemampuan kamera dari Realme 7 berikut – siapapun bisa jadi fotografer handal dengan handset ini!

Menggunakan Sensor Sony IMX682

Jika sebelumnya Realme menghadirkan sensor 64MP ISOCELL Bright GW pada Realme 6, kini merk HP yang satu ini melakukan approach yang berbeda pada Realme 7. Ya, perangkat yang merupakan seri lanjutan ini kini dibekali dengan sensor Sony IMX682 yang diklaim mampu menangkap cahaya lebih banyak lagi.

Sensor ini memiliki resolusi sebesar 64 MP dan hadir pula dengan ukuran sensor yang besar, yakni 1/1.73 inci. Realme mengatakan bahwa mengganti kamera dari ISOCELL Bright GW menjadi Sony IMX682 mempermudah perangkat yang satu ini untuk melakukan beragam penambahan fitur pada kameranya.

Ditambah lagi, berkat besaran piksel yang lebih besar, kamera utama pada Realme 7 lebih mampu menghasilkan foto bagus saat kondisi minim pencahayaan. Ini merupakan peningkatan yang bisa diapresasi oleh muda-mudi yang ingin mengabadikan aktivitas mereka pada malam hari.

Starry Mode untuk Menangkap Kilauan Bintang

starry mode realme 7

Fitur yang satu ini juga merupakan salah satu kemudahan yang dihadirkan oleh Sony IMX682. Karenanya, kamera ponsel pun bisa dimanfaatkan untuk mengabadikan terangnya gemerlap bintang saat malam hari dengan begitu jelas.

Ini adalah fitur yang juga turut hadir pada Realme X3 SuperZoom dengan rentang harga lebih mahal. Kini dengan menggunakan Realme 7, Anda tidak perlu keluar kocek banyak untuk bisa merasakan fitur kamera yang menarik ini.

Bagaimana cara fitur ini bekerja? Well, Realme sendiri mengungkapkan bahwa fitur Starry Mode mengerahkan sebuah algoritma astrophotography khusus yang telah diujikan selama berbulan-bulan pada beragam wilayah di seluruh dunia.

Penyesuaian demi penyesuaian telah dilakukan untuk menyempurnakan fitur ini agar bintang-bintang yang ada di langit bisa ditangkap kamera dengan jelas. Cara mengaktifkan mode ini pun tidak sulit, Anda tinggal hanya perlu mengikuti langkah-langkah di bawah ini:

  1. Buka fitur kamera pada HP Realme 7.
  2. Secara default, Anda akan langsung berada pada mode Photo. Nah, geser ke kiri sampai Anda berada pada mode Night.
  3. Pada mode malam ini, ada simbol bintang-bintang pada pojok kiri. Ini adalah simbol untuk mengaktfkan Starry Mode.
  4. Lakukan tap pada simbol tersebut hingga warnanya berubah jadi kuning.
  5. Arahkan kamera HP pada langit berbintang dan tekan tombol Shutter. Pastikan ponsel tetap diam selama 4 menit untuk memberi waktu Realme 7 agar bisa menangkap seluruh bintang yang ada.
  6. Selesai!

Nah, hasil yang bisa Anda dapatkan juga berbeda-beda tergantung situasi dan tempat. Fitur Starry Mode ini akan berfungsi secara maksimal jika Anda berada pada pegunungan alih-alih perkotaan.

Pasalnya, keberadaan city light memang bisa mengurangi visibilitas bintang pada malam hari. Anda pun bisa memanfaatkan tripod agar lebih mudah dalam penstabilan ponsel saat melakukan shutter selama 4 menit.

Filter Malam Hari untuk Variasi yang Menyenangkan

realme 7 filter malam

Bagi Anda yang suka keluyuran malam hari tentu tidak ingin ketinggalan photo ops yang ciamik dan Instagrammable. Nah, untuk meningkatkan sisi estetika dari foto malam hari yang berhasil didapatkan, Realme 7 sudah menyediakan beragam filter unik sehingga foto-foto Anda bisa lebih variatif.

Ada tiga varian filter yang bisa Anda pilih, yakni Modern Gold, Cyberpunk, dan juga Flamingo. Ketiga filter ini memiliki karakteristik masing-masing yang menambah value pada foto malam hari yang berusaha Anda dapatkan.

Untuk Modern Gold sendiri, filter ini akan berusaha membuat tone warna keseluruhan supaya condong ke kuning. Kesan warna emas yang dihadirkan, saat dipadukan dengan kejelasan detil saat malam hari membuat foto terasa lebih glamour dan mewah.

Sedangkan untuk Anda yang ingin merasakan atmosfer malam hari yang terasa lebih hangat, ada filter Flamingo dengan penambahan aksen tone warna merah pada foto. Efek kemerahan ini sungguh membuat foto malam hari terasa lebih intim dan menghanyutkan.

Berikutnya adalah filter berwarna Cyberpunk dengan kombinasi tone ungu dan biru untuk membuat tampilan foto malam hari terlihat lebih modern dan futuristik.

Kini dengan kehadiran tiga filter tersebut, Anda pun bisa mengkreasikan pemotretan malam hari semaunya. Ini sangat cocok untuk menghasilkan foto-foto cantik untuk menghiasi feed Instagram Anda.

UIS dan UIS Max Video Stabilization untuk Video Penuh Aksi

uis max video stabilization realme 7

Kamera ponsel sejatinya tidak hanya berfungsi untuk mengambil foto, melainkan untuk perekaman video juga. Realme 7 mengerti akan hal ini dan menambahkan beragam fitur yang memudahkan pengguna untuk menghasilkan video berkualitas.

Salah satu kemampuan kameranya adalah UIS Max Video Stabilization yang bisa menjaga video agar tetap stabil walau dipakai merekam sambil berjalan dan berlari.

Ada dua fitur stabilisasi pada Realme 7, yang pertama adalah UIS biasa dan yang kedua adalah UIS Max Stabilization. UIS yang biasa bisa meredam guncangan walau tetap memberikan efek goyang saat direkam sambil berjalan.

Sedangkan, UIS Max Stabilization adalah stabilisasi video secara optimal, sehingga perangkat akan berusaha meminimalisir guncangan sebanyak mungkin.

Ini tentu memudahkan kreator konten untuk menghasilkan video yang diinginkan. Misalnya saat videografer ingin video cukup stabil tapi tetap memberikan kesan mencekam, mereka bisa mengaktifkan UIS biasa agar masih terasa sedikit guncangan pada video. Sedangkan Max Video Stabilization berguna untuk menghilangkan guncangan secara keseluruhan.

Slow Motion 240 FPS yang Mulus

slow motion realme 7

Supaya Anda bisa meng-highlight bagian penting dari sebuah video, Realme 7 memungkinkan Anda untuk mengaktifkan mode Slow Motion. Kini, adegan penting dalam video bisa berjalan dengan sangat pelan.

Mode slow motion yang dihadirkan berada pada frame rate 240 FPS untuk memastikan bahwa tidak ada bingkai yang ter-skip. Hal ini berguna agar setiap pergerakkan yang ada pada video bisa berjalan dengan mulus dan tidak terlihat patah-patah.

Fitur ini bisa Anda temukan pada menu kamera. Saat aplikasi kamera dibuka, pilih menu More dan akan ada tiga opsi yang bisa dipilih yakni Slo-Mo, Pano, dan Timelapse. Nah, untuk mengaktifkan mode Slow Motion, tentu Anda harus memilih menu Slo-Mo.

Simpulan

Nah, itu tadi beragam fakta dan juga fitur yang terdapat pada kamera Realme 7. Untuk ponsel yang berada di segmen harga mid-range, ini adalah fitur kamera yang unggul, menawarkan berbagai mode supaya memudahkan Anda dalam menghasilkan foto dan video berkualitas.

Dengan begini, tidak begitu diperlukan skill yang begitu mumpuni untuk bisa terlihat bagaikan fotografer profesional. Realme 7 sendiri hadir di pasar Indonesia pada pertengahan bulan September 2020 dan dilepas dengan harga Rp3.999.000,-.

Tertarik? Jika Anda sudah mencoba kebolehan kamera Realme 7, silakan bagikan pengalaman Anda di kolom komentar ya! Oh iya, kalau ingin tahu kekurangan dan kelebihan dari HP Realme, bisa klik link ini.

Vivo V20 SE Sudah Bisa Dipesan Melalui Pre-Order

Vivo V20 SE Sudah Bisa Dipesan Melalui Pre-Order

Jakarta, Lushviz com – Vivo mengumumkan perangkat V20 Series yang lebih terjangkau, V20 SE, sudah bisa dipesan konsumen Indonesia. Keran pre-order sudah dibuka pekan ini hingga 6 Oktober 2020 melalui kanal online dan offline.

Kalau saudaranya dibanderol Rp4.999.000, Vivo V20 SE ditawarkan lebih murah, yakni seharga Rp3.999.000 (8/128) dalam varian warna Gravity Black dan Oxygen Blue.

Pada kanal online, konsumen bisa mengunjungi Vivo Official Online Store di Lazada dan Akulaku. Pada kanal offline, konsumen bisa mengunjungi Vivo official store dan retail partner Vivo.

Selama periode pre-order, konsumen mendapat keuntungan gratis paket data pasca-bayar hingga 138GB selama 6 bulan dari Indosat dan Telkomsel atau cashback paket pasca-bayar hingga Rp2.600.000 dari XL.

Konsumen juga dapat menikmati penawaran cashback hingga Rp300.000 dengan cicilan Kredivo hingga 12 bulan dan penawaran Trade-In hingga Rp500.000.

Setiap pembelian konsumen akan mendapatkan Exclusive Benefit senilai hingga Rp1.500.000 termasuk Special Gift: Smartwatch dan Powerbank, 12 bulan perpanjangan masa garansi dan 6 bulan garansi proteksi layar.

Sepintas mengenai spesifikasinya, Vivo V20 SE menawarkan kemampuan kamera depan beresolusi 32MP Super Night Selfie yang dapat mendukung konsumen menangkap momen foto dan video di kondisi cahaya redup dan malam hari dengan lebih jelas dan terang.

Selain itu, pada kamera depannya juga menawarkan fitur unggulan seperti Selfie Softlight Band, AI Face Beauty dan Multi-Style Portrait untuk memberikan pengalaman selfie konsumen lebih mengesankan.

Pada kamera belakang, perangkat memiliki tiga kamera yang menawarkan tiga fungsi kamera yang berbeda, yaitu 48MP Main Camera, 8MP Dual-Mode Camera dan 2MP Depth Camera. Selain itu pada kamera belakang Vivo V20 SE menghadirkan fitur-fitur pendukung seperti Super Night Mode dan 4K Video.

Ponsel dibekali dengan 33W FlashCharge dengan kapasitas baterai 4100mAh yang memiliki kecepatan pengisian daya baterai hingga 62% hanya dalam 30 menit.

Selain itu, pada Vivo V20 SE juga disematkan fitur NFC, Qualcomm Snapdragon 665, kapasitas memori internal yang besar dengan 8GB RAM dan storage 128GB serta Funtouch OS 11 berbasis Android 10.

Gmail Tengah Siapkan Logo Baru, Seperti Ini Penampakannya

Gmail Tengah Siapkan Logo Baru, Seperti Ini Penampakannya

Lushviz com – Layanan berkirim pesan elektronik atau email gratis yang paling populer saat ini, Gmail dikabarkan tengah menyiapakan logo baru untuk aplikasi mereka.

Beredarnya kabar peromabakan logo baru mereka ini, di sebut-sebut juga akan dibarengi dengan sejumlah perubahan pada sistem layanan mereka.

Hal ini seperti dilansir dari laman Digitaltrend, dimana Google dikabarkan mengirimkan sebuah sketsa gambar ke 9to5Google yang menunjukkan sekilas mengenai logo baru dari layanan Gmail kemungkinan akan di gunakan untuk branding layanan mereka.

Dalam bocoran sketsa gambar yang dirilis oleh laman DigitalTrend, terlihat bahwa sudut pada logo baru tersebut membulat mengikuti bahasa desain terbaru Google, berbeda dengan logo sebelumnya yang terlihat kaku dan runcing.

Beberapa pihak meyakini, jika nantinnya versi final dari logo baru Gmail tersebut akan menampilkan perpaduan bebrapa warna seperti biru, hijau, merah dan juga warna kuning.

Terlihat berbeda jauh dengan warna yang saat ini digunakan dalam logo yang hanya terdiri dari dua warna saja, yakni warna merah dan putih.

Selain itu, desain baru logo Gmail ini juga akan menghilangkan kesan gambar amplop yang selama ini sudah sangat familiar dengan para pengguna layanan mereka.

Namun demikian, hilangnya desain amplop ini dirasa sebagai sesuatu yang masuk akal karena layanan ini tak hanya hanya sekedar untuk mengirim email.

Pasalnya, seperti kita ketahui pihak Google juga telah memasukkan fitur seperti Google Meet sebuah layanan konferensi video yang memungkinkan rapat terenkripsi untuk hingga 100 orang sekaligus dalam layanan Gmail terbaru ini.

Peluncuran logo baru Google biasanya akan disertai dengan peningkatan dan perubahan besar, hingga diharapkan Gmail mungkin akan mendapatkan fitur dan peningkatan baru.

Hanya saja, hingga saat ini masih belum ada keterangan resmi dari pihak Google kapan upadate terbaru dari layanan google mail serta perubahan logo ini akan diluncurkan.

Kita tunggu saja.

Editor   : Andra
Penulis : Firdhia Azzahra

Ini Dia 6 Keunggulan Smartphone Realme 7 dan Realme 7i!

realme 7 90hz

Untuk Anda yang aktif bermain game mobile seperti PUBG M, Free Fire, ataupun Mobile Legends, tentu memerlukan ponsel yang performanya menunjang.

Tidak hanya performa saja, kualitas tampilan layar dan ketahanan baterai pun turut menjadi pertimbangan saat memilih HP yang tepat. Nah, Anda tidak perlu berpikir-pikir panjang lagi, karena Realme sudah merilis produk lanjutan dari Realme seri angka, yakni Realme 7 dan Realme 7i.

Kedua produk tersebut pertama kali hadir secara global di Indonesia pada September 2020 dengan harga yang pastinya ramah di kantong.

Untuk Realme 7 reguler, harga yang dibanderol adalah sebesar Rp3.999.000,- untuk varian memori internal 128 GB dan RAM 8 GB. Sedangkan untuk Realme 7i, Anda bisa membawa pulang HP ini seharga Rp3.199.000,- saja (128 GB/8 GB RAM).

Mengusung tagline 64 MP Power Master, kira-kira apa saja keunggulan yang dibawakan keduanya? Yuk simak berbagai keunggulan realme 7 dan 7i yang membuat HP lain terlihat ketinggalan zaman!

1. Hadir dengan Refresh Rate 90Hz

Untuk bisa memberikan pengalaman bermain game dan menonton yang maksimal, realme 7 dan 7i telah menghadirkan laju penyegaran 90 Hz untuk pergerakan tampilan yang lebih mulus.

Kehadiran refresh rate tinggi ini bukanlah yang pertama kalinya pada produk Realme di segmen menengah, karena sebelumnya sudah ada Realme 6, Realme 6 Pro, dan Realme Narzo yang juga menghadirkan laju penyegaran 90 Hz.

Jadi, sebenarnya keberadaan fitur layar ini pada realme 7 series memang sudah bisa ditebak. Tapi jika Anda bandingkan dengan ponsel-ponsel lain di rentang harga yang sama, realme 7 series ini sungguh tergolong seri HP termurah yang sudah menghadirkan refresh rate tinggi.

Ketimbang laju penyegaran 60 Hz yang standar, hal ini tentu membuat realme 7 dan 7i lebih layak untuk dipakai bermain game dan menikmati konten berupa video. Kini bermain game pun terasa lebih imersif dengan pergerakkan pemain yang terasa seperti di dunia nyata.

Bicara soal layar, Realme 7 dihadirkan dengan panel IPS LCD pada ukuran 6,5 inci. Ukuran dan panel yang sama juga dimiliki oleh Realme 7i, tapi keduanya memiliki resolusi yang berbeda. Sementara Realme 7 sudah dibekali resolusi Full HD+ (1080 x 2400 piksel), Realme 7i membawakan resolusi HD+ (720 x 1600 piksel).

2. Helio G95 dengan Performa Gahar

Jika Anda pernah merasakan kehebatan MediaTek Helio G90T pada realme 6 series, sekarang Anda akan mendapatkan performa yang lebih dahsyat lagi dengan SoC lanjutannya, yakni Helio G95.

Chipset ini hanya dihadirkan pada realme 7. Sedangkan untuk realme 7i sendiri, ia diotaki dengan Snapdragon 662 yang juga sangat powerful untuk kelas harga yang ditawarkannya.

Realme 7 merupakan perangkat pertama di dunia yang ditopang oleh Helio G95. Nah, apa sajakah keunggulan yang dibawakan oleh chipset ini? Jika dibandingkan dengan pendahulunya, Helio G95 memang tidak banyak memiliki perbedaan ketimbang Helio G90T.

Kedua SoC ini sama-sama memiliki fabrikasi 12 nm, juga menawarkan delapan inti prosesor yang terdiri dari dua buah ARM Cortex A76 berkecepatan hingga 2.05 GHz serta enam inti ARM Cortex A55 dengan clock speed yang mencapai 2.0 GHz.

Untuk pengolah grafisnya sendiri, kedua chip sama-sama disertai dengan Mali G76 MC4 – walaupun dengan tingkat kecepatan yang berbeda. Ya, sementara GPU pada Helio G90T hanya menghadirkan clock speed sebesar 800 MHz, Mali G76 MC4 pada Helio G95 lebih unggul di angka 900 MHz.

Helio G95 selaku SoC yang menyongsong pasar HP menengah tentunya mampu menghadirkan performa bermain game yang lebih dahsyat lagi pada realme 7.

Pihak realme pun sudah mengklaim kalau skor AnTuTu Benchmark yang dihasilkan melebihi angka 300.000 poin! Ini merupakan salah satu performa tertinggi untuk kelas harga realme 7. Sungguh mengesankan, bukan?

3. Baterai Super Awet

Barangkali Anda bosan mendapatkan notifikasi baterai rendah saat asyik-asyiknya mabar. Kalau begitu, duo realme 7 series punya solusinya! Yap, kini Anda bisa merasakan serunya push rank dengan durasi panjang berkat kehadiran baterai jenis Li-Po berkapasitas 5.000 mAh.

Kapasitas ini tersedia untuk realme 7 dan 7i, walau keduanya menghadirkan kemampuan fast charging yang berbeda. Untuk realme 7, sudah tersedia fitur 30W Dart Charge yang mampu mengisikan daya ponsel hingga 50% selama 26 menit saja. Nah, kalau realme 7i, Anda bisa mengisikan daya ponsel menggunakan fitur fast charging yang diberi tajuk 18W Quick Charge.

Keduanya diklaim mampu memiliki daya ketahanan baterai yang luar biasa, bisa mencapai durasi 9 jam saat bermain game dan 15 jam saat menonton film. Sedangkan pada pemakaian stand-by, HP bisa bertahan selama 1 bulan!

Adapun fitur Super Power Saving Mode yang dapat menjaga ketahanan baterai saat low batt. Dengan sisa baterai hanya 5%, HP bisa bertahan selama 41,1 jam saat siaga, atau selama 5 jam untuk memutarkan lagu dari Spotify.

4. Kehadiran Fitur NFC

Ini dia fitur yang ditunggu-tunggu fans Indonesia dari realme seri angka, yakni konektivitas NFC yang merupakan singkatan dari Near Field Communication. Fitur ini sangat berguna bagi Anda yang sering berpergian menggunakan jalan tol, karena bisa mengecek saldo eToll dengan hanya menempelkan kartu pada bodi perangkat.

Ini merupakan angin segar yang hadir pada Realme 7. Karena sebelumnya, pasar Indonesia tidak kebagian NFC saat realme 6 hadir di Tanah Air. Nampaknya inilah yang disebut-sebut sebagai salah satu fitur trendsetter untuk pasar harga menengah.

Bukan tidak mungkin kalau realme akan menghadirkan fitur NFC di Indonesia pada setiap produk seri angka berikutnya. Para pesaing pun bisa belajar satu atau dua hal dari Realme, mengingat masyarakat Indonesia mulai semakin sadar akan pentingnya fitur NFC. Untuk soal ini, jempol deh buat Realme!

5. Quad Camera yang Mumpuni

Realme amat paham soal kebiasaan masyarakat Indonesia dalam berkutat di media sosial seperti Instagram. Oleh karena itu, tersedia konfigurasi empat kamera yang sangat unggul di kelasnya.

Untuk kamera utamanya, Realme menghadirkan sensor Sony IMX682 dengan resolusi 64 MP dengan ukuran sensor 1/1.73″ dan focal length sebesar 26mm. Sedangkan untuk lensa ultra lebarnya, ada sensor 8 MP yang mampu menghadirkan sudut keluasan sebesar 119 derajat.

Adapun dua lensa lainnya merupakan sensor kedalaman dan makro dengan masing-masing resolusi sebesar 2 MP. Keempat lensa ini bisa Anda temukan pada Realme 7 dan 7i. Tapi untuk fitur perekamannya, hanya Realme 7 yang menghadirkan perekaman dengan resolusi 4K sedangkan Realme 7i hanya mentok di resolusi 1080p.

Realme sendiri mengatakan dalam situsnya bahwa Sony IMX682 mampu menghadirkan tampilan foto yang lebih jernih dan tajam, bahkan pada kondisi minim pencahayaan sekalipun. Yang menariknya lagi, ada fitur Starry Mode yang memungkinkan pengguna untuk mengabadikan bintang gemerlap di malam hari dengan kualitas yang sungguh memesona.

6. Desain Bodi Premium

Tampil kece dengan desain memukau, inilah yang menjadi ciri khas Realme pada setiap produk yang diluncurkannya. Realme 7 ini menghadirkan desain bodi belakang yang terinspirasi dari kaca.

Itu mengapa, terdapat permainan cahaya saat Anda menggerak-gerakkan ponsel. Hal ini sungguh membuat Realme 7 tampak seperti ponsel dari rentang harga yang jauh di atasnya.

Untuk varian warnanya, tersedia pilihan Mist Blue yang menggunakan warna biru gelap, dan Mist White dengan balutan warna yang terang. Pada Realme 7, terdapat modul kamera belakang yang dibuat vertikal memanjang, sementara Realme 7i menghadirkan modul kamera yang lebih tebal.

Itulah beberapa keunggulan utama yang dihadirkan pada Realme 7 series. Terbukti bahwa dynamic duo ini memang layak menggunakan slogan 64 MP Power Master berkat keunggulan kamera dan performa chipsetnya yang kencang.

Nah, apakah Anda tertarik meminang Realme 7 dan Realme 7i? Kedua ponsel ini bisa dipesan pada situs resmi Realme, Shopee, dan Akulaku pada tanggal 19 September 2020. Yuk beli, jangan sampai ketinggalan!

Laptop Lenovo ThinkBook Plus Usung 2 Layar

Laptop Lenovo ThinkBook Plus Usung 2 Layar

Jakarta, Lushviz com – Unik, Lenovo mengeluarkan laptop dengan dual screen alias layar ganda. Perusahaan mengumumkan ketersediaan ThinkBook Plus di Indonesia mulai hari ini (16/9/2020).

Pada acara peluncuran yang dilakukan secara virtual, Budi Janto, General Manager Lenovo Indonesia, mengatakan, produk dari lini ThinkBook terbaru ini dirancang untuk generasi pekerja muda masa kini.

Penamaan “Plus” jelas mengacu pada layar “tambahan”. Pada layar sekunder (panel luar) menampilkan e-Ink display inovatif.

Dengan adanya dual screen ini, diharapkan bisa membantu pengguna menjadi lebih produktif ketika melakukan banyak tugas secara bersamaan (multitasking) dengan meningkatkan fokus, kolaborasi, dan kreativitas.

Di bagian dalam, laptop menampilkan layar utama 13,3 inci FHD IPS dan layar e-Ink 10,8 inci sebagai layar depan. Pengguna dapat membuat sketsa dan menulis catatan menggunakan Lenovo Precision Pen serta menerima notifikasi penting ketika laptop ditutup, memungkinkan pengguna untuk tetap fokus selama rapat berlangsung.

Layar e-Ink sudah terlindungi dari Corning Gorilla Glass, solusi glass yang unik untuk notebook dengan layar sentuh, memberikan ketahanan dari goresan yang lebih baik dan mampu meminimalisir visibilitas goresan.

“Sekitar 60% dari tenaga kerja saat ini terdiri dari Gen Z dan Milenial, dan meski generasi digital ini terbiasa multitasking menggunakan beberapa perangkat, penelitian telah membuktikan bahwa multitasking bukanlah cara kerja paling efisien. Karyawan dapat kehilangan waktu hingga 2,1 jam per harinya karena harus memfokuskan kembali pada tugas tertentu,” ujar Budi Janto, General Manager Lenovo Indonesia, pada acara peluncuran ThinkBook Plus secara live streaming, Rabu (16/9/2020).

“Lenovo percaya adopsi teknologi yang lebih cerdas akan memungkinkan karyawan untuk meningkatkan fokus dan produktivitas, mendefinisikan kembali arti produktivitas untuk mendukung pengguna, apapun peran dan tugas mereka,” ujar Budi.

Desain inovatif ThinkBook Plus ini didasarkan pada masukan pengguna dan data-data seputar cara kerja multitasking. Perangkat ini adalah jenis laptop baru yang dirancang untuk membantu pengguna memaksimalkan efisiensi multitasking mereka sepenuhnya:

  • Berkolaborasi lebih baik dan tetap fokus selama rapat. Cek notifikasi penting pada tampilan dual-screen seperti kalender pertemuan, pesan instan atau email penting. Catat secara instan menggunakan Precision Pen yang terintegrasi dan dapat disinkronkan dengan Microsoft OneNote. Kontrol panggilan VoIP secara cepat melalui meeting hotkeys dan rasakan kejernihan audio yang memukau dari speaker HARMAN serta mikrofon bersertifikasi Skype.
  • Ciptakan dan visualisasi ide menjadi diagram, sketsa, atau catatan pada layar depan menggunakan Lenovo Precision Pen. Personalisasi perangkat dengan screensaver unik di layar depan dan nikmati pengalaman laptop bezel tipis FHD IPS, dan dTPM 2.0 yang memungkinkan peningkatan keamanan pada perangkat keras.
  • Review dokumen dengan cepat tanpa gangguan menggunakan layar depan yang mendukung penambahan catatan (annotation). Buka laptop untuk melakukan revisi lebih kompleks, yang didukung oleh ketangguhan prosesor Intel Core Generasi ke-10, Windows 10, dan dilengkapi dengan penyimpanan standard solid-state storage (SSD).
  • Respon dengan cepat berkat Modern Standby yang memastikan email dan notifikasi terbaru tetap diterima, bahkan ketika laptop ditutup. Smart Power On menyederhanakan autentikasi Windows Hello dengan sidik jari yang terintegrasi ke dalam tombol power.

“Tempat kerja saat ini menuntut multitasking yang produktif dan ThinkBook Plus hadir sebagai solusi dalam bentuk perangkat cerdas yang memiliki kinerja sekelas bisnis, dilengkapi dengan tampilan e-Ink terintegrasi,” ujar Budi Janto.

Khususnya dalam beberapa bulan terakhir, teknologi menjadi faktor utama dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan menjaga bisnis tetap berjalan terutama selama masa transformasi digital. Untuk itu, ThinkBook Plus juga akan dilengkapi dengan Layanan Premier Support, sebuah layanan garansi unggul dari Lenovo yang menawarkan pengguna sebuah akses prioritas selama 24/7 hanya dengan satu panggilan dan nomor panggilan khusus. Melalui layanan ini, pengguna dapat terhubung langsung dengan teknisi-teknisi ahli dari Lenovo yang menyediakan diagnosis permasalahan yang tak terduga dan dukungan komprehensif untuk perangkat keras dan perangkat lunak. Penanganan Premier Support juga dapat berlaku secara on site di seluruh Indonesia.

Harga

ThinkBook Plus telah tersedia di Indonesia dengan harga mulai dari Rp23.900.000. Untuk 50 pembeli pertama ThinkBook Plus akan memperoleh 1 (satu) unit ThinkPad X1 Headset dengan Active Noise Cancelling senilai Rp2.600.000 serta layanan garansi Premier Support selama 3 (tiga) tahun.

ThinkBook Plus bisa didapatkan sekarang di mitra e-Commerce Lenovo Indonesia atau kunjungi website resmi perusahaan.

Review ASUS ZenBook 13 (UX325), Laptop Ringkas untuk Mobilitas

ASUS ZENBOOK 13 UX325J

Menjawab kebutuhan akan sebuah laptop yang ringkas serta daya tahan baterai yang awet, hadirlah sebuah produk bernama ASUS ZenBook 13 (UX325).

Laptop yang satu ini merupakan sebuah laptop premium yang menawarkan kenyamanan dan dukungan produktivitas yang mumpuni. Terlebih seri Zenbook dikenal memang sebagai laptop ASUS premium yang tidak perlu diragukan lagi kualitasnya.

Klaim itu tidak sembarangan. Saya pernah beberapa kali mengulas laptop ASUS seri Zenbook. Contohnya adalah ASUS Zenbook 13 UX333FA yang memang menarik, baik dari spesifikasi maupun dari segi harga yang ditawarkan.

Masalahnya laptop tersebut sudah cukup lampau. Prosesor yang digunakan adalah Intel Core i generasi ke-8. Dan tentu untuk tahun 2020, laptop yang di pasaran seharusnya sudah hadir dengan Intel Core i generasi terbaru, yakni Intel Core i generasi ke-10.

Hal tersebut yang ditawarkan dari ASUS ZenBook 13 (UX325). Tapi tentu saja keunggulan dari laptop bukan sekadar prosesor tetapi juga banyak hal lainnya. Apa saja hal tersebut? Mari saja langsung simak pembahasan soal laptop ASUS ZenBook 13 (UX325) berikut ini.

Spesifikasi ASUS ZenBook 13 (UX325)

  • Layar: 13.3” Full HD (1920 x 1080), 16:9 aspect, anti-glare screen
  • Processor: Intel® Core i7-1065G7 processor 1.30GHz quad-core with Turbo Boost (up to 3.90GHz) and 8MB cache
  • Graphic Card: Intel Iris™ Plus Graphics
  • RAM: 16 GB LPDDR4X 3200MHz
  • Storage: 512 SDD PCIe® 3.0 x2 SSD
  • Konektivitas: Intel WiFi 6 with Gig+ performance (802.11ax), Bluetooth® 5.0
  • Port:  2 x Thunderbolt™ 3 USB-C® (up to 40Gbps), 1 x USB 3.2 Gen 1 Type-A (up to 5Gbps), 1 x Standard HDMI, 1 x MicroSD card reader
  • Baterai: 67Wh 4-cell lithium-polymer battery

Bodi Desain dan Keyboard

ASUS ZenBook 13 (UX325) menawarkan desain yang khas yang selalu ada di seri Zenbook 13 versi sebelumnya. Salah satunya adalah desain melingkar pada bagian belakang yang ASUS sebut sebagai “Zen”.

Kali ini bentuk melingkarnya lebih ke mengarah ke sebelah sisi tempat logo ASUS berada.

Sementara untuk bahan, laptop ini menawarkan bahan aluminium alloy yang dibentuk dengan desain diamond-cut yang sangat presisi. Konsep desain yang sebenarnya menarik tetapi secara keseluruhan tampilan desain dan finishing dari laptop ini cenderung biasa.

Biasa karena mungkin bagi saya pribadi, desain Zenbook ini terasa sedikit agak membosankan. Tapi bagi konsumen lain, terutama yang belum mencicipi desain Zenbook, desain laptop ini terlihat menarik dan indah.

Kesan laptop mahal cukup kuat dari laptop ini. Hanya saja tidak ada nampak yang spesial. Yang menarik dari laptop desain justru bukan tampilannya tetapi ketipisannya.

Laptop ini hanya memiliki tebal 1,39 cm. Lebih tipis dari ASUS Zenbook 13 UX333FA yang menawarkan ketebalan 1,69 cm.

Dengan tinggi atau ketebalan yang sangat kecil, tidak membuat laptop terasa sesak dengan port. Port untuk USB yang ada memang hanya menawarkan 1 USB 3.2 Gen 1 Type 1 di sebelah kanan. Port ini bersaing dengan MicroSD card reader. 

Sementara di sebelah kanan, hadir port HDMI dan 2 port USB-C Thunderbolt 3. Kehadiran USB-C Thunderbolt 3 jadi nilai tambah karena port ini cukup multifungsi. 

Selain untuk penggunaan charger, USB-C Thunderbolt 3 ini bisa dimanfaatkan untuk terhubung dengan perangkat layar eksternal yang mendukung resolusi 4K UHD. Selain itu, USB-C Thunderbolt 3 menawarkan kecepatan transfer sampai 40 Gbps. 

Yang paling menarik tentu saja dukungan Thunderbolt 3 di laptop ini untuk dihubungkan dengan kartu grafis eksternal. Dengan memasang kartu grafis eksternal, ZenBook 13 (UX325) dapat dimanfaatkan untuk bekerja lebih berat, seperti bermain gim ataupun untuk kebutuhan editing video dan 3D desain yang lebih advance. 

Hadirnya 1 USB 3.0 mungkin akan terasa kurang bagi Anda yang butuh port USB lebih banyak. Selain itu, absennya port audio jack dan LAN bisa jadi perhatian khusus. Tetapi hal ini diakali dengan perangkat konektor tambahan berupa dongle USB-C to audio jack dongle dan USB-A to LAN dongle.

Ketersediaan port USB 3.0 yang terbatas tergolong masuk akal. Karena sebenarnya laptop ini menawarkan keringkasan dan ditujukan untuk mobilitas tinggi. Tidak perlu memakai keyboard tambahan dan mouse tambahan juga karena ASUS ZenBook 13 (UX325) menawarkan keyboard dan touchpad yang nyaman.

Touchpad yang dihadirkan di laptop ini tergolong presisi dan multifungsi. Kenapa multifungsi? Karena touchpad di laptop ini dapat berfungsi sebagai numpad. Bahkan fungsinya dapat dijalankan bersamaan.

Namun, berdasarkan pengalaman saya memakai laptop ini, fungsi numpad cukup mengganggu karena seringkali saat mengetik atau navigasi memakai numpad, nomornya sering tertekan. Saya lebih sering mematikan fungsi numpad agar lebih leluasa.

Karena saya jarang bekerja menggunakan perhitungan angka, jadi untuk fungsi ini saya abaikan. Tentu untuk Anda yang sering bekerja mengetik dengan angka, fungsi ini bisa berguna.

Saya justru lebih senang dengan keyboard di laptop ini. Keyboard ASUS ZenBook 13 (UX325) menawarkan keyboard yang nyaman digunakan untuk mengetik. Berkat travel distance 1,4 mm, mengetik di keyboard ini lebih nyaman. Selain itu, keyboard ini menawarkan backlit yang tergolong terang sehingga membuat nyaman mengetik di kondisi gelap.

Bahkan, boleh dibilang ini adalah Zenbook dengan keyboard ternyaman yang pernah saya gunakan. Apalagi ASUS menghadirkan keyboard di laptop ini dengan konsep edge-to-edge keyboard.

Sederhananya, konsep edge-to-edge keyboard adalah konsep yang memungkinkan keyboard dihadirkan hingga ke dua sisi bodinya. Hal ini membuat format keyboard lebih luas dan tombol yang lebih besar. Fungsi keyboard jadi lengkap lengkap dengan tombol power yang menyatu dengan keyboard.

Satu hal lagi, Zenbook ini masih menghadirkan konsep desain keyboard Ergolift. Konsep ini memungkinkan mengetik lebih nyaman karena bodi utama ZenBook 13 (UX325) terangkat dan membentuk sudut tiga derajat ketika sedang digunakan.

Fitur ini memang layak dipertahankan karena memberikan pengalaman mengetik yang lebih nyaman ketika berada di atas meja. Apalagi konsep ini membuat laptop terasa lebih ergonomis.

Selain itu, konsep ini membuat bodi laptop terangkat dan menyisakan rongga udara sehingga sirkulasi laptop ini menjadi lebih baik dan lebih bagus.

ASUS ZenBook 13 (UX325) serupa dengan ASUS Zenbook 13 UX333FA yang hanya menawarkan hinge atau engsel yang tidak sampai 180 derajat. Namun hal ini bukan masalah besar karena konsep yang ditawarkan adalah kenyamanan untuk mengetik.

Selain itu, konsep yang dihadirkan dari laptop ini adalah ringkas. Bukan klaim ringkas semata karena laptop ini benar-benar ringkas berkat bobot 1,07 kg. Bahkan, ASUS mengklaim kalau laptop ini adalah laptop paling ringkas dengan I/O Ports lengkap.

Bobot yang ringan dari laptop ini memang jadi kelebihan tersendiri. Terbukti ketika saya dengan mudah memegang laptop ini dengan satu tangan. Bahkan, membawa laptop ini terasa sangat ringan di tas.

Dengan desain yang tergolong ringan dan ringkas, jelas membuat laptop ini sangat nyaman dibawa-bawa. Sangat cocok untuk Anda, kaum profesional atau siapapun itu yang membutuhkan laptop dengan desain ringkas, port cukup lengkap,  dan mudah dibawa kemana-mana.

Layar

ASUS ZenBook 13 (UX325) menawarkan layar 13 inci. Dengan teknologi bernama NanoEdge Display, membuat laptop ini terasa tidak seperti laptop dengan layar 13 inci. Tampak ringkas dan ringan memang.

Teknologi NanoEdge Display tentu jadi hal yang membuat bodi laptop ini mampu menghadirkan layar 13 inci. Berkat teknologi tersebut, laptop ini memiliki bodi yang ringkas, bahkan lebih kecil dari kertas A4.

Teknologi NanoEdge Display juga membuat laptop ini mampu menghadirkan layar yang penuh dengan bezel yang tipis. Bezel layar dapat tampil sangat tipis hingga memiliki screen-to-body ratio mencapai 88%.

Untungnya, bezel layar yang tipis ini masih bisa menyisakan 3D IR camera di bagian atas. 3D IR camera ini sudah mendukung Windows Hello yang membuat proses masuk Windows menjadi lebih cepat.

Berkat fitur Windows Hello ini pula, proses masuk ke Windows tidak perlu repot mengetikan password. Tinggal biarkan ZenBook 13 (UX325) memindai wajah Anda dengan cepat dan mudah.

Sektor layar di laptop ini juga punya berbagai keunggulan. Layar laptop ini menawarkan resolusi 1920 x 1080 piksel. Layarnya memiliki panel IPS level yang tentunya memberikan sudut pandang layar yang baik.

ASUS sendiri mengklaim jika layar laptop ini mampu menghadirkan tingkat kecerahan sampai 450 nits. Bahkan, tingkat kecerahan tersebut dapat dicapai dengan daya 1 watt saja sehingga membuat daya tahan baterai laptop ini menjadi lebih awet.

Layar ZenBook 13 (UX325)  juga menawarkan akurasi warna yang baik, kaya dan sangat bagus. Hal yang wajar karena laptop ini memiliki dukungan sRGB 100% sehingga bisa menghasilkan tampilan warna dengan tingkat akurasi yang baik.

Performa CPU

ASUS ZenBook 13 (UX325)  yang saya ulas ini adalah tipe laptop dengan prosesor Intel Core i7 1065G7. Intel Core i7 1065G7 merupakan prosesor Intel generasi ke-10 dengan kode nama Ice Lake.

Prosesor ini hadir dengan proses fabrikasi 10nm yang tentunya memberikan efisiensi daya yang lebih baik lagi. Berdasarkan informasi dari CPU-Z, prosesor ini memiliki TDP hanya 15 Watt saja. Prosesor yang dimiliki adalah 4 core dengan 8 thread. Kecepatan prosesornya adalah 1,3 GHz dengan kecepatan maksimal 3,9 GHz.

Lalu, bagaimana dengan performa dari laptop ini? Untuk performanya, laptop ini menawarkan performa yang tergolong mumpuni. Pada pengujian PCMark 10, laptop ini mendapatkan skor 4.345, skor yang terbilang tinggi.

Bandingkan dengan performa dari ASUS ZenBook Flip UX362 yang memakai  Intel® Core™ i7-8565U, Intel Core i generasi kedelapan. Dalam pengujian PCMark 10, laptop tersebut hanya mendapatkan skor 3.661.

Dari perbandingan tersebut, jelas jika ASUS ZenBook 13 (UX325) dengan Intel Core i7 1065G7 mempunyai peningkatan performa yang sudah sangat baik.

Hasil serupa juga ditunjukan dari hasil Cinebench R15. Dalam pengujian Cinebench R15 yang saya lakukan berulang-ulang, ASUS ZenBook 13 (UX325) mendapatkan skor 630 dan cenderung stabil di angka 600-an meskipun sesekali agak drop. Tapi umumnya stabil. Untuk detailnya bisa disimak pada gambar di bawah ini.

Sementara ASUS ZenBook Flip UX362 memiliki skor Cinebench R15 sebesar  621 cb. Setelahnya, dalam pengujian hingga 12 kali, skornya berada pada angka 419 cb atau sekitaran angka tersebut pada pengujian lainnya.

Hal ini menunjukan kalau performa dari ASUS ZenBook 13 (UX325) tampak lebih stabil dan lebih cepat meskipun secara clock speed sediki rendah. Perlu diingat, Intel Core i7 1065G7 punya clock speed 1,3 GHz sementara Intel® Core™ i7-8565U punya clock speed 1,8 GHz. Kedua prosesor sama-sama menawarkan 4 core 8 threads.

Performa Grafis

ASUS ZenBook 13 (UX325) tidak dilengkapi kartu grafis tambahan. Hal yang memang wajar karena laptop ini bukanlah laptop gaming dan lebih menawarkan desain ringkas. Penambahan kartu grafis justru akan membuat desain laptop menjadi lebih berat.

Tidak adanya kartu grafis tambahan bukan berarti performa laptop ini menjadi biasa saja. Pasalnya, laptop ini dibekali kartu grafis terintegrasi bernama Intel Iris Plus Graphics.

Intel Iris Plus Graphics ini adalah prosesor grafis pengembangan Intel UHD yang jelas secara performa lebih baik. Hal tersebut ditunjukan dari skor 3D Mark Time Spy yang mencapai angka 671.

Sementara dalam pengujian Cinebench R15 untuk grafis, Intel Iris Plus Graphics di laptop ini mampu menunjukan skor fps yang memuaskan. Simak grafik hasil pengujiannya berikut ini.

Terlihat jika dalam lima belas kali pengujian, hasil fps menunjukan angka di kisaran 60 fps. Jika mengalami penurunan, umumnya tidak terlalu jauh dari angka 60 fps.

Skor ini jelas lebih baik dari Intel UHD yang ada di Intel Core i7-8565U. Pada pengujian benchmark Cinebench R15 OpenGL  laptop ASUS ZenBook Flip UX362  yang memakai Intel Core i7-8565U, hasilnya ada di angka 40 fps saja.

Dengan performa yang lebih tinggi dibandingkan Intel UHD, Intel Iris Plus Graphics jelas menawarkan performa yang tergolong bisa diandalkan. Menariknya, meski performa lebih tinggi, GPU Intel Iris Plus tetap hadir dengan konsumsi daya yang sangat rendah

Untuk main gim? Mengandalkan Intel Iris Plus Graphics jelas bukan pilihan bijak jika dibandingkan laptop dengan kartu grafis tambahan. Tetapi secara performa untuk gim populer yang ringan, kartu grafis ini tergolong bisa diandalkan.

Performa Harddisk

Saya selalu mengatakan “No SSD No Party”. Jelas untuk sebuah laptop yang cukup premium, kehadiran SSD sangat wajib. Bahkan, laptop kelas harga terjangkau juga sudah banyak memakai SSD.

ASUS ZenBook 13 (UX325) sendiri menawarkan SSD tipe NVMe PCIe 3.0 x4. Di laptop yang saya ulas ini, kapasitas yang dimiliki adalah 512 GB. Penggunaan SSD jelas membuat performa laptop ini menjadi lebih kencang dan booting Windows menjadi lebih cepat.

Untuk performa dari SSD di laptop ini, saya memakai CrystalDisk Mark. Hasilnya adalah sebagai berikut.

SSD di laptop ini ternyata memiliki kecepatan baca 2.272 MB/s. Sementara untuk kecepatan menulis adalah 1.329 MB/s. Kecepatan dari SSD ini tergolong tinggi.

Namun, hasil yang agak berbeda ditunjukan dari benchmark Novabench. Pada pengujian Novabench, SSD di laptop ini diberi skor kecepatan baca 1.404 MB/s dan kecepatan menulis 1.215 MB/s.

Agak menarik menilik hasil dari Novabench karena kecepatan bacanya cukup rendah jika dibandingkan hasil CrystalDisk Mark. Tetapi dalam penggunaan sehari-hari sebenarnya kecepatan SSD ini memang sangat cepat.

Oh yah, Novabench juga menghadirkan skor CPU sebesar 1.127 dan GPU 227. Sebagai pembanding, ASUS ZenBook Flip UX362 mempunya skor Novabench CPU sebesar 922 dan GPU 203. Jelas prosesor yang lebih baru dan prosesor grafis yang lebih baik menunjukan skor yang lebih baik.

Sementara untuk RAM, ASUS ZenBook 13 (UX325) menawarkan RAM dual channel sebesar 16 GB. Untuk kebutuhan zaman sekarang, kapasitas 16 GB ini sudah sangat bagus.

Fitur Lainnya

ASUS ZenBook 13 (UX325) menawarkan berbagai fitur menarik lain. Salah satunya adalah hadirnya aplikasi Link to MyASUS. Link to MyASUS adalah aplikasi yang didalamnya terdapat banyak aplikasi dan alat ASUS yang membantu Anda memaksimalkan ZenBook 13.

Link to MyASUS sangat mudah digunakan dan mendukung integrasi ponsel iOS atau Android dengan laptop Anda.

Selain itu, ASUS ZenBook 13 (UX325) sudah memenuhi syarat sebagai laptop Project Athena. Project Athena adalah sebuah sebutan untuk laptop canggih masa depan. Laptop dengan Project Athena harus memenuhi syarat tertentu, seperti daya tahan baterai, prosesor kencang, RAM besar, SSD, dan beragam fitur lainnya.

ASUS ZenBook 13 (UX325) juga sudah memenuhi standar militer Amerika Serikat. Dengan sertifikasi MIL-STD 810G, laptop ini telah lolos dari beragam pengujian militer. Contohnya adalah uji ketahan dan fungsi di ketinggian hingga lebih dari 15.000 kaki. Bahkan, laptop ini dapat dioperasikan di suhu rendah yaitu hingga -33 derajat Celcius.

Baterai

ASUS ZenBook 13 (UX325) menawarkan daya tahan baterai yang panjang. ASUS mengklaim jika daya tahan baterai ini bisa mencapai 22 jam lamanya. Klaim itu tidak berlebihan karena saya bisa menggunakan laptop ini seharian untuk mengetik dan internet.

Berdasarkan pemakaian saya, laptop ini hanya menghabiskan daya baterai sebesar 18% dalam waktu satu jam. Hasil tersebut didapatkan dengan kondisi baterai: better battery dan tingkat kecerahan yang hampir penuh. Jika kecerahan layarnya lebih rendah, daya tahan baterainya menjadi lebih awet

Selain itu, laptop ini mendukung pengisian cepat. Dari hasil pengalaman saya ketika mengisi daya, baterai ini dapat terisi daya 62% dalam waktu satu jam. Kondisi baterai waktu itu adalah 12%. Dalam waktu 30 menit, baterai menjadi 44%. Sementara dalam waktu satu jam, baterai menjadi 74%.

Simpulan

Satu hal terakhir yang saya suka dari laptop ini adalah audionya. Kualitas audio laptop ini benar-benar bagus sehingga membuat saya nyaman mendengarkan musik atau menonton video dari laptop ini.

Tentu saja kelebihan dari laptop ini bukan dari audio saja tetapi juga dari yang lainnya. Berikut poin-p0in kelebihan dan kekurangan dari ASUS ZenBook 13 (UX325).

Kelebihan ASUS ZenBook 13 (UX325)

  • Desain bodi yang sangat ringkas
  • Mengantongi sertifikasi MIL-STD 810G
  • Layar sRGB 100% dengan bezel kecil
  • Performa CPU dan GPU kencang dan bisa memenuhi berbagai tugas produktif
  • 3D IR Camera dengan Windows Hello untuk login yang cepat.
  • Daya tahan baterai yang sangat lama
  • Keyboard dengan backlit warna putih
  • Kualitas audio yang oke
  • Laptop Project Athena
  • I/O Ports lengkap dengan Thunderbolt 3

Kekurangan ASUS ZenBook 13 (UX325)

  • Hanya satu port  USB 3.2 Gen 1 Type-A
  • Tidak ada port audio jack (mungkin memang sudah eranya bluetooth)
  • Desain mewah namun cenderung agak bosan di setiap serinya

Saya bisa saja menempatkan numpad sebagai kekurangan. Tetapi numpad di touchpad yang ada di laptop ini bisa saja berguna untuk orang lain. Terutama untuk mereka yang memang sering bekerja dengan angka.

Dengan banyaknya kelebihan yang ditawarkan ASUS ZenBook 13 (UX325), jelas membuat laptop ini sangat layak dipilih. Terutama untuk Anda yang butuh laptop dengan kemampuan tangguh, daya tahan baterai yang awet, tahan banting, dan yang paling penting mendukung produktivitas Anda.

Tertarik membeli ASUS ZenBook 13 (UX325)? Jika tertarik, silakan siapkan dana Rp17.299.000 untuk membeli ASUS ZenBook 13 (UX325) dengan Intel Core i7 1065G7. Tersedia pula ASUS ZenBook 13 (UX325) dengan prosesor Intel Core i5 1035G1. Varian ini dijual lebih murah, yakni Rp14.299.000.

Kilas Balik Perjalanan Inovasi Teknologi Oppo selama 16 Tahun

Kilas Balik Perjalanan Inovasi Teknologi Oppo selama 16 Tahun

Jakarta, Lushviz.com – Hari ini, Oppo merayakan hari jadinya yang ke-16, menandai konsistensi sejarah perusahaan dalam hal inovasi dan perkembangan teknologi. Selama beberapa tahun terakhir, Oppo telah berkembang dari produsen ponsel menjadi inovator perangkat pintar.

Oppo terus berupaya mengembangkan pertumbuhan secara global, dengan menawaran produk dan layanan teknologi berkualitas tinggi yang dirancang secara estetis kepada mitra dan penggunanya sekaligus terus mencari cara baru untuk memajukan industri di masa depan.

“Kami sangat bersemangat dalam mencapai tonggak peringatan hari jadi ini. Saya juga sangat berterima kasih kepada mereka – mereka yang telah bergabung dengan Oppo dan berkolaborasi sepanjang perjalanan kami, sebagai pelanggan, mitra, ataupun karyawan, yang memberikan dukungan dan komitmennya selama 16 tahun terakhir untuk membantu mewujudkan Oppo menjadi perusahaan yang sukses,” kata pendiri dan CEO Oppo, Tony Chen.

Perjalanan 16 Tahun Yang Dinamis

Tahun ini, Oppo membuat serangkaian terobosan teknologi baru dari 5G, Kecerdasan buatan, teknologi pencitraan dan VOOC Flash Charging, dan dengan cepat mengaplikasikan pencapaian terbaru dalam teknologi ini kepada konsumen.

Pada bulan Agustus, Oppo telah merilis teknologi hybrid zoom terbaru yang mendorong standar kualitas perbesaran gambar ke level yang lebih tinggi. Selain itu, jajaran pengisian daya cepat baru, yang diwakili oleh 125W flash charging, telah diluncurkan dan mengukuhkan posisi Oppo sebagai pemimpin industri dalam teknologi pengisian daya cepat.

Oppo juga berhasil menerapkan jaringan 5G Standalone (SA) pertama di Inggris dan menyediakan layanan 5G SA network slicing services pertama di Eropa. Saat ini, Oppo telah bekerja sama dengan lebih dari 50 operator global, dan terus membantu untuk mempercepat komersialisasi 5G dalam skala besar di seluruh dunia.

Perusahaan juga telah meraih dua First-Place Awards dalam kategori AI di CVPR 2020, dan mendirikan Department of Intelligent Perception and Interaction untuk mengeksplorasi teknologi AI yang paling mutakhir.

Oppo Memberdayakan Sistem Teknologi Terintegrasi

Bertujuan untuk menjadi perusahaan teknologi terintegrasi, Oppo telah berkembang pesat untuk memenuhi kebutuhan penggunanya dalam konteks yang berbeda. Dengan pembentukan Intelligent Mobile Devices Business Unit, memungkinkan Oppo merilis beberapa jenis produk IoT termasuk ear bud, jam tangan pintar, dan 5G CPE. Selain pasar ponsel pintar, Oppo berusaha keras untuk menciptakan sebuah ekosistem cerdas baru.

Oppo telah mengembangkan teknologi inti dalam perangkat keras, perangkat lunak, dan layanan Internet. Sebagai merek yang berorientasi pada konsumen, Oppo ColorOS versi terbaru mendukung pengguna dengan disabilitas visual, pendengaran, dan fisik dengan mengoptimalkan fungsi bebas hambatan seperti TalkBack, flash on-call, dan berbagai menu aksesibilitas. Saat ini, pengguna aktif bulanan ColorOS mencapai lebih dari 370 juta di seluruh dunia.

Selama bertahun-tahun, Oppo mempertahankan visinya: membuat teknologi lebih dikenal, dapat dengan mudah diakses, dan dipersonalisasi. Dengan didasari pada visi ini, Oppo berharap dapat menjalin dan mempereat kolaborasi dengan global supply chain partners, operator jaringan dan peritel terkemuka global untuk menghadirkan lebih banyak produk yang beroirentasi kepada konsumen di masa depan.

Pendiri dan CEO Oppo Tony Chen menyatakan bahwa “Teknologi tidak hanya meningkatkan kehidupan kita, tetapi juga mendekatkan umat manusia. Ini merupakan keyakinan dan komitmen awal saat Oppo memulai perjalanannya. Dalam jangka panjang, Oppo akan terus menghadirkan pengalaman teknologi yang lebih baik kepada konsumen di seluruh dunia bersama partner kami. Pada akhirnya, Oppo berupaya menciptakan sebuah ekosistem cerdas secara terbuka.”