Ini Dia 6 Keunggulan Smartphone Realme 7 dan Realme 7i!

realme 7 90hz

Untuk Anda yang aktif bermain game mobile seperti PUBG M, Free Fire, ataupun Mobile Legends, tentu memerlukan ponsel yang performanya menunjang.

Tidak hanya performa saja, kualitas tampilan layar dan ketahanan baterai pun turut menjadi pertimbangan saat memilih HP yang tepat. Nah, Anda tidak perlu berpikir-pikir panjang lagi, karena Realme sudah merilis produk lanjutan dari Realme seri angka, yakni Realme 7 dan Realme 7i.

Kedua produk tersebut pertama kali hadir secara global di Indonesia pada September 2020 dengan harga yang pastinya ramah di kantong.

Untuk Realme 7 reguler, harga yang dibanderol adalah sebesar Rp3.999.000,- untuk varian memori internal 128 GB dan RAM 8 GB. Sedangkan untuk Realme 7i, Anda bisa membawa pulang HP ini seharga Rp3.199.000,- saja (128 GB/8 GB RAM).

Mengusung tagline 64 MP Power Master, kira-kira apa saja keunggulan yang dibawakan keduanya? Yuk simak berbagai keunggulan realme 7 dan 7i yang membuat HP lain terlihat ketinggalan zaman!

1. Hadir dengan Refresh Rate 90Hz

Untuk bisa memberikan pengalaman bermain game dan menonton yang maksimal, realme 7 dan 7i telah menghadirkan laju penyegaran 90 Hz untuk pergerakan tampilan yang lebih mulus.

Kehadiran refresh rate tinggi ini bukanlah yang pertama kalinya pada produk Realme di segmen menengah, karena sebelumnya sudah ada Realme 6, Realme 6 Pro, dan Realme Narzo yang juga menghadirkan laju penyegaran 90 Hz.

Jadi, sebenarnya keberadaan fitur layar ini pada realme 7 series memang sudah bisa ditebak. Tapi jika Anda bandingkan dengan ponsel-ponsel lain di rentang harga yang sama, realme 7 series ini sungguh tergolong seri HP termurah yang sudah menghadirkan refresh rate tinggi.

Ketimbang laju penyegaran 60 Hz yang standar, hal ini tentu membuat realme 7 dan 7i lebih layak untuk dipakai bermain game dan menikmati konten berupa video. Kini bermain game pun terasa lebih imersif dengan pergerakkan pemain yang terasa seperti di dunia nyata.

Bicara soal layar, Realme 7 dihadirkan dengan panel IPS LCD pada ukuran 6,5 inci. Ukuran dan panel yang sama juga dimiliki oleh Realme 7i, tapi keduanya memiliki resolusi yang berbeda. Sementara Realme 7 sudah dibekali resolusi Full HD+ (1080 x 2400 piksel), Realme 7i membawakan resolusi HD+ (720 x 1600 piksel).

2. Helio G95 dengan Performa Gahar

realme 7 helio g95

Jika Anda pernah merasakan kehebatan MediaTek Helio G90T pada realme 6 series, sekarang Anda akan mendapatkan performa yang lebih dahsyat lagi dengan SoC lanjutannya, yakni Helio G95.

Chipset ini hanya dihadirkan pada realme 7. Sedangkan untuk realme 7i sendiri, ia diotaki dengan Snapdragon 662 yang juga sangat powerful untuk kelas harga yang ditawarkannya.

Realme 7 merupakan perangkat pertama di dunia yang ditopang oleh Helio G95. Nah, apa sajakah keunggulan yang dibawakan oleh chipset ini? Jika dibandingkan dengan pendahulunya, Helio G95 memang tidak banyak memiliki perbedaan ketimbang Helio G90T.

Kedua SoC ini sama-sama memiliki fabrikasi 12 nm, juga menawarkan delapan inti prosesor yang terdiri dari dua buah ARM Cortex A76 berkecepatan hingga 2.05 GHz serta enam inti ARM Cortex A55 dengan clock speed yang mencapai 2.0 GHz.

Untuk pengolah grafisnya sendiri, kedua chip sama-sama disertai dengan Mali G76 MC4 – walaupun dengan tingkat kecepatan yang berbeda. Ya, sementara GPU pada Helio G90T hanya menghadirkan clock speed sebesar 800 MHz, Mali G76 MC4 pada Helio G95 lebih unggul di angka 900 MHz.

Helio G95 selaku SoC yang menyongsong pasar HP menengah tentunya mampu menghadirkan performa bermain game yang lebih dahsyat lagi pada realme 7.

Pihak realme pun sudah mengklaim kalau skor AnTuTu Benchmark yang dihasilkan melebihi angka 300.000 poin! Ini merupakan salah satu performa tertinggi untuk kelas harga realme 7. Sungguh mengesankan, bukan?

3. Baterai Super Awet

realme 7 baterai awet

Barangkali Anda bosan mendapatkan notifikasi baterai rendah saat asyik-asyiknya mabar. Kalau begitu, duo realme 7 series punya solusinya! Yap, kini Anda bisa merasakan serunya push rank dengan durasi panjang berkat kehadiran baterai jenis Li-Po berkapasitas 5.000 mAh.

Kapasitas ini tersedia untuk realme 7 dan 7i, walau keduanya menghadirkan kemampuan fast charging yang berbeda. Untuk realme 7, sudah tersedia fitur 30W Dart Charge yang mampu mengisikan daya ponsel hingga 50% selama 26 menit saja. Nah, kalau realme 7i, Anda bisa mengisikan daya ponsel menggunakan fitur fast charging yang diberi tajuk 18W Quick Charge.

Keduanya diklaim mampu memiliki daya ketahanan baterai yang luar biasa, bisa mencapai durasi 9 jam saat bermain game dan 15 jam saat menonton film. Sedangkan pada pemakaian stand-by, HP bisa bertahan selama 1 bulan!

Adapun fitur Super Power Saving Mode yang dapat menjaga ketahanan baterai saat low batt. Dengan sisa baterai hanya 5%, HP bisa bertahan selama 41,1 jam saat siaga, atau selama 5 jam untuk memutarkan lagu dari Spotify.

4. Kehadiran Fitur NFC

realme 7 nfc

Ini dia fitur yang ditunggu-tunggu fans Indonesia dari realme seri angka, yakni konektivitas NFC yang merupakan singkatan dari Near Field Communication. Fitur ini sangat berguna bagi Anda yang sering berpergian menggunakan jalan tol, karena bisa mengecek saldo eToll dengan hanya menempelkan kartu pada bodi perangkat.

Ini merupakan angin segar yang hadir pada Realme 7. Karena sebelumnya, pasar Indonesia tidak kebagian NFC saat realme 6 hadir di Tanah Air. Nampaknya inilah yang disebut-sebut sebagai salah satu fitur trendsetter untuk pasar harga menengah.

Bukan tidak mungkin kalau realme akan menghadirkan fitur NFC di Indonesia pada setiap produk seri angka berikutnya. Para pesaing pun bisa belajar satu atau dua hal dari Realme, mengingat masyarakat Indonesia mulai semakin sadar akan pentingnya fitur NFC. Untuk soal ini, jempol deh buat Realme!

5. Quad Camera yang Mumpuni

realme 7 quad camera

Realme amat paham soal kebiasaan masyarakat Indonesia dalam berkutat di media sosial seperti Instagram. Oleh karena itu, tersedia konfigurasi empat kamera yang sangat unggul di kelasnya.

Untuk kamera utamanya, Realme menghadirkan sensor Sony IMX682 dengan resolusi 64 MP dengan ukuran sensor 1/1.73″ dan focal length sebesar 26mm. Sedangkan untuk lensa ultra lebarnya, ada sensor 8 MP yang mampu menghadirkan sudut keluasan sebesar 119 derajat.

Adapun dua lensa lainnya merupakan sensor kedalaman dan makro dengan masing-masing resolusi sebesar 2 MP. Keempat lensa ini bisa Anda temukan pada Realme 7 dan 7i. Tapi untuk fitur perekamannya, hanya Realme 7 yang menghadirkan perekaman dengan resolusi 4K sedangkan Realme 7i hanya mentok di resolusi 1080p.

Realme sendiri mengatakan dalam situsnya bahwa Sony IMX682 mampu menghadirkan tampilan foto yang lebih jernih dan tajam, bahkan pada kondisi minim pencahayaan sekalipun. Yang menariknya lagi, ada fitur Starry Mode yang memungkinkan pengguna untuk mengabadikan bintang gemerlap di malam hari dengan kualitas yang sungguh memesona.

6. Desain Bodi Premium

realme 7 desain bodi

Tampil kece dengan desain memukau, inilah yang menjadi ciri khas Realme pada setiap produk yang diluncurkannya. Realme 7 ini menghadirkan desain bodi belakang yang terinspirasi dari kaca.

Itu mengapa, terdapat permainan cahaya saat Anda menggerak-gerakkan ponsel. Hal ini sungguh membuat Realme 7 tampak seperti ponsel dari rentang harga yang jauh di atasnya.

Untuk varian warnanya, tersedia pilihan Mist Blue yang menggunakan warna biru gelap, dan Mist White dengan balutan warna yang terang. Pada Realme 7, terdapat modul kamera belakang yang dibuat vertikal memanjang, sementara Realme 7i menghadirkan modul kamera yang lebih tebal.

Itulah beberapa keunggulan utama yang dihadirkan pada Realme 7 series. Terbukti bahwa dynamic duo ini memang layak menggunakan slogan 64 MP Power Master berkat keunggulan kamera dan performa chipsetnya yang kencang.

Nah, apakah Anda tertarik meminang Realme 7 dan Realme 7i? Kedua ponsel ini bisa dipesan pada situs resmi Realme, Shopee, dan Akulaku pada tanggal 19 September 2020. Yuk beli, jangan sampai ketinggalan!

Laptop Lenovo ThinkBook Plus Usung 2 Layar

Laptop Lenovo ThinkBook Plus Usung 2 Layar

Jakarta, Lushviz com – Unik, Lenovo mengeluarkan laptop dengan dual screen alias layar ganda. Perusahaan mengumumkan ketersediaan ThinkBook Plus di Indonesia mulai hari ini (16/9/2020).

Pada acara peluncuran yang dilakukan secara virtual, Budi Janto, General Manager Lenovo Indonesia, mengatakan, produk dari lini ThinkBook terbaru ini dirancang untuk generasi pekerja muda masa kini.

Penamaan “Plus” jelas mengacu pada layar “tambahan”. Pada layar sekunder (panel luar) menampilkan e-Ink display inovatif.

Dengan adanya dual screen ini, diharapkan bisa membantu pengguna menjadi lebih produktif ketika melakukan banyak tugas secara bersamaan (multitasking) dengan meningkatkan fokus, kolaborasi, dan kreativitas.

Di bagian dalam, laptop menampilkan layar utama 13,3 inci FHD IPS dan layar e-Ink 10,8 inci sebagai layar depan. Pengguna dapat membuat sketsa dan menulis catatan menggunakan Lenovo Precision Pen serta menerima notifikasi penting ketika laptop ditutup, memungkinkan pengguna untuk tetap fokus selama rapat berlangsung.

Layar e-Ink sudah terlindungi dari Corning Gorilla Glass, solusi glass yang unik untuk notebook dengan layar sentuh, memberikan ketahanan dari goresan yang lebih baik dan mampu meminimalisir visibilitas goresan.

“Sekitar 60% dari tenaga kerja saat ini terdiri dari Gen Z dan Milenial, dan meski generasi digital ini terbiasa multitasking menggunakan beberapa perangkat, penelitian telah membuktikan bahwa multitasking bukanlah cara kerja paling efisien. Karyawan dapat kehilangan waktu hingga 2,1 jam per harinya karena harus memfokuskan kembali pada tugas tertentu,” ujar Budi Janto, General Manager Lenovo Indonesia, pada acara peluncuran ThinkBook Plus secara live streaming, Rabu (16/9/2020).

“Lenovo percaya adopsi teknologi yang lebih cerdas akan memungkinkan karyawan untuk meningkatkan fokus dan produktivitas, mendefinisikan kembali arti produktivitas untuk mendukung pengguna, apapun peran dan tugas mereka,” ujar Budi.

Desain inovatif ThinkBook Plus ini didasarkan pada masukan pengguna dan data-data seputar cara kerja multitasking. Perangkat ini adalah jenis laptop baru yang dirancang untuk membantu pengguna memaksimalkan efisiensi multitasking mereka sepenuhnya:

  • Berkolaborasi lebih baik dan tetap fokus selama rapat. Cek notifikasi penting pada tampilan dual-screen seperti kalender pertemuan, pesan instan atau email penting. Catat secara instan menggunakan Precision Pen yang terintegrasi dan dapat disinkronkan dengan Microsoft OneNote. Kontrol panggilan VoIP secara cepat melalui meeting hotkeys dan rasakan kejernihan audio yang memukau dari speaker HARMAN serta mikrofon bersertifikasi Skype.
  • Ciptakan dan visualisasi ide menjadi diagram, sketsa, atau catatan pada layar depan menggunakan Lenovo Precision Pen. Personalisasi perangkat dengan screensaver unik di layar depan dan nikmati pengalaman laptop bezel tipis FHD IPS, dan dTPM 2.0 yang memungkinkan peningkatan keamanan pada perangkat keras.
  • Review dokumen dengan cepat tanpa gangguan menggunakan layar depan yang mendukung penambahan catatan (annotation). Buka laptop untuk melakukan revisi lebih kompleks, yang didukung oleh ketangguhan prosesor Intel Core Generasi ke-10, Windows 10, dan dilengkapi dengan penyimpanan standard solid-state storage (SSD).
  • Respon dengan cepat berkat Modern Standby yang memastikan email dan notifikasi terbaru tetap diterima, bahkan ketika laptop ditutup. Smart Power On menyederhanakan autentikasi Windows Hello dengan sidik jari yang terintegrasi ke dalam tombol power.

“Tempat kerja saat ini menuntut multitasking yang produktif dan ThinkBook Plus hadir sebagai solusi dalam bentuk perangkat cerdas yang memiliki kinerja sekelas bisnis, dilengkapi dengan tampilan e-Ink terintegrasi,” ujar Budi Janto.

Khususnya dalam beberapa bulan terakhir, teknologi menjadi faktor utama dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan menjaga bisnis tetap berjalan terutama selama masa transformasi digital. Untuk itu, ThinkBook Plus juga akan dilengkapi dengan Layanan Premier Support, sebuah layanan garansi unggul dari Lenovo yang menawarkan pengguna sebuah akses prioritas selama 24/7 hanya dengan satu panggilan dan nomor panggilan khusus. Melalui layanan ini, pengguna dapat terhubung langsung dengan teknisi-teknisi ahli dari Lenovo yang menyediakan diagnosis permasalahan yang tak terduga dan dukungan komprehensif untuk perangkat keras dan perangkat lunak. Penanganan Premier Support juga dapat berlaku secara on site di seluruh Indonesia.

Harga

ThinkBook Plus telah tersedia di Indonesia dengan harga mulai dari Rp23.900.000. Untuk 50 pembeli pertama ThinkBook Plus akan memperoleh 1 (satu) unit ThinkPad X1 Headset dengan Active Noise Cancelling senilai Rp2.600.000 serta layanan garansi Premier Support selama 3 (tiga) tahun.

ThinkBook Plus bisa didapatkan sekarang di mitra e-Commerce Lenovo Indonesia atau kunjungi website resmi perusahaan.

Review ASUS ZenBook 13 (UX325), Laptop Ringkas untuk Mobilitas

ASUS ZENBOOK 13 UX325J

Menjawab kebutuhan akan sebuah laptop yang ringkas serta daya tahan baterai yang awet, hadirlah sebuah produk bernama ASUS ZenBook 13 (UX325).

Laptop yang satu ini merupakan sebuah laptop premium yang menawarkan kenyamanan dan dukungan produktivitas yang mumpuni. Terlebih seri Zenbook dikenal memang sebagai laptop ASUS premium yang tidak perlu diragukan lagi kualitasnya.

Klaim itu tidak sembarangan. Saya pernah beberapa kali mengulas laptop ASUS seri Zenbook. Contohnya adalah ASUS Zenbook 13 UX333FA yang memang menarik, baik dari spesifikasi maupun dari segi harga yang ditawarkan.

Masalahnya laptop tersebut sudah cukup lampau. Prosesor yang digunakan adalah Intel Core i generasi ke-8. Dan tentu untuk tahun 2020, laptop yang di pasaran seharusnya sudah hadir dengan Intel Core i generasi terbaru, yakni Intel Core i generasi ke-10.

Hal tersebut yang ditawarkan dari ASUS ZenBook 13 (UX325). Tapi tentu saja keunggulan dari laptop bukan sekadar prosesor tetapi juga banyak hal lainnya. Apa saja hal tersebut? Mari saja langsung simak pembahasan soal laptop ASUS ZenBook 13 (UX325) berikut ini.

Spesifikasi ASUS ZenBook 13 (UX325)

  • Layar: 13.3” Full HD (1920 x 1080), 16:9 aspect, anti-glare screen
  • Processor: Intel® Core i7-1065G7 processor 1.30GHz quad-core with Turbo Boost (up to 3.90GHz) and 8MB cache
  • Graphic Card: Intel Iris™ Plus Graphics
  • RAM: 16 GB LPDDR4X 3200MHz
  • Storage: 512 SDD PCIe® 3.0 x2 SSD
  • Konektivitas: Intel WiFi 6 with Gig+ performance (802.11ax), Bluetooth® 5.0
  • Port:  2 x Thunderbolt™ 3 USB-C® (up to 40Gbps), 1 x USB 3.2 Gen 1 Type-A (up to 5Gbps), 1 x Standard HDMI, 1 x MicroSD card reader
  • Baterai: 67Wh 4-cell lithium-polymer battery

Bodi Desain dan Keyboard

ASUS ZenBook 13 (UX325) menawarkan desain yang khas yang selalu ada di seri Zenbook 13 versi sebelumnya. Salah satunya adalah desain melingkar pada bagian belakang yang ASUS sebut sebagai “Zen”.

Kali ini bentuk melingkarnya lebih ke mengarah ke sebelah sisi tempat logo ASUS berada.

Sementara untuk bahan, laptop ini menawarkan bahan aluminium alloy yang dibentuk dengan desain diamond-cut yang sangat presisi. Konsep desain yang sebenarnya menarik tetapi secara keseluruhan tampilan desain dan finishing dari laptop ini cenderung biasa.

Biasa karena mungkin bagi saya pribadi, desain Zenbook ini terasa sedikit agak membosankan. Tapi bagi konsumen lain, terutama yang belum mencicipi desain Zenbook, desain laptop ini terlihat menarik dan indah.

Kesan laptop mahal cukup kuat dari laptop ini. Hanya saja tidak ada nampak yang spesial. Yang menarik dari laptop desain justru bukan tampilannya tetapi ketipisannya.

Laptop ini hanya memiliki tebal 1,39 cm. Lebih tipis dari ASUS Zenbook 13 UX333FA yang menawarkan ketebalan 1,69 cm.

Dengan tinggi atau ketebalan yang sangat kecil, tidak membuat laptop terasa sesak dengan port. Port untuk USB yang ada memang hanya menawarkan 1 USB 3.2 Gen 1 Type 1 di sebelah kanan. Port ini bersaing dengan MicroSD card reader. 

Sementara di sebelah kanan, hadir port HDMI dan 2 port USB-C Thunderbolt 3. Kehadiran USB-C Thunderbolt 3 jadi nilai tambah karena port ini cukup multifungsi. 

Selain untuk penggunaan charger, USB-C Thunderbolt 3 ini bisa dimanfaatkan untuk terhubung dengan perangkat layar eksternal yang mendukung resolusi 4K UHD. Selain itu, USB-C Thunderbolt 3 menawarkan kecepatan transfer sampai 40 Gbps. 

Yang paling menarik tentu saja dukungan Thunderbolt 3 di laptop ini untuk dihubungkan dengan kartu grafis eksternal. Dengan memasang kartu grafis eksternal, ZenBook 13 (UX325) dapat dimanfaatkan untuk bekerja lebih berat, seperti bermain gim ataupun untuk kebutuhan editing video dan 3D desain yang lebih advance. 

Hadirnya 1 USB 3.0 mungkin akan terasa kurang bagi Anda yang butuh port USB lebih banyak. Selain itu, absennya port audio jack dan LAN bisa jadi perhatian khusus. Tetapi hal ini diakali dengan perangkat konektor tambahan berupa dongle USB-C to audio jack dongle dan USB-A to LAN dongle.

Ketersediaan port USB 3.0 yang terbatas tergolong masuk akal. Karena sebenarnya laptop ini menawarkan keringkasan dan ditujukan untuk mobilitas tinggi. Tidak perlu memakai keyboard tambahan dan mouse tambahan juga karena ASUS ZenBook 13 (UX325) menawarkan keyboard dan touchpad yang nyaman.

Touchpad yang dihadirkan di laptop ini tergolong presisi dan multifungsi. Kenapa multifungsi? Karena touchpad di laptop ini dapat berfungsi sebagai numpad. Bahkan fungsinya dapat dijalankan bersamaan.

Namun, berdasarkan pengalaman saya memakai laptop ini, fungsi numpad cukup mengganggu karena seringkali saat mengetik atau navigasi memakai numpad, nomornya sering tertekan. Saya lebih sering mematikan fungsi numpad agar lebih leluasa.

Karena saya jarang bekerja menggunakan perhitungan angka, jadi untuk fungsi ini saya abaikan. Tentu untuk Anda yang sering bekerja mengetik dengan angka, fungsi ini bisa berguna.

Saya justru lebih senang dengan keyboard di laptop ini. Keyboard ASUS ZenBook 13 (UX325) menawarkan keyboard yang nyaman digunakan untuk mengetik. Berkat travel distance 1,4 mm, mengetik di keyboard ini lebih nyaman. Selain itu, keyboard ini menawarkan backlit yang tergolong terang sehingga membuat nyaman mengetik di kondisi gelap.

Bahkan, boleh dibilang ini adalah Zenbook dengan keyboard ternyaman yang pernah saya gunakan. Apalagi ASUS menghadirkan keyboard di laptop ini dengan konsep edge-to-edge keyboard.

Sederhananya, konsep edge-to-edge keyboard adalah konsep yang memungkinkan keyboard dihadirkan hingga ke dua sisi bodinya. Hal ini membuat format keyboard lebih luas dan tombol yang lebih besar. Fungsi keyboard jadi lengkap lengkap dengan tombol power yang menyatu dengan keyboard.

Satu hal lagi, Zenbook ini masih menghadirkan konsep desain keyboard Ergolift. Konsep ini memungkinkan mengetik lebih nyaman karena bodi utama ZenBook 13 (UX325) terangkat dan membentuk sudut tiga derajat ketika sedang digunakan.

ergolift ASUS ZENBOOK 13 UX325J

Fitur ini memang layak dipertahankan karena memberikan pengalaman mengetik yang lebih nyaman ketika berada di atas meja. Apalagi konsep ini membuat laptop terasa lebih ergonomis.

Selain itu, konsep ini membuat bodi laptop terangkat dan menyisakan rongga udara sehingga sirkulasi laptop ini menjadi lebih baik dan lebih bagus.

ASUS ZenBook 13 (UX325) serupa dengan ASUS Zenbook 13 UX333FA yang hanya menawarkan hinge atau engsel yang tidak sampai 180 derajat. Namun hal ini bukan masalah besar karena konsep yang ditawarkan adalah kenyamanan untuk mengetik.

Selain itu, konsep yang dihadirkan dari laptop ini adalah ringkas. Bukan klaim ringkas semata karena laptop ini benar-benar ringkas berkat bobot 1,07 kg. Bahkan, ASUS mengklaim kalau laptop ini adalah laptop paling ringkas dengan I/O Ports lengkap.

Bobot yang ringan dari laptop ini memang jadi kelebihan tersendiri. Terbukti ketika saya dengan mudah memegang laptop ini dengan satu tangan. Bahkan, membawa laptop ini terasa sangat ringan di tas.

Dengan desain yang tergolong ringan dan ringkas, jelas membuat laptop ini sangat nyaman dibawa-bawa. Sangat cocok untuk Anda, kaum profesional atau siapapun itu yang membutuhkan laptop dengan desain ringkas, port cukup lengkap,  dan mudah dibawa kemana-mana.

Layar

ASUS ZenBook 13 (UX325) menawarkan layar 13 inci. Dengan teknologi bernama NanoEdge Display, membuat laptop ini terasa tidak seperti laptop dengan layar 13 inci. Tampak ringkas dan ringan memang.

Teknologi NanoEdge Display tentu jadi hal yang membuat bodi laptop ini mampu menghadirkan layar 13 inci. Berkat teknologi tersebut, laptop ini memiliki bodi yang ringkas, bahkan lebih kecil dari kertas A4.

Teknologi NanoEdge Display juga membuat laptop ini mampu menghadirkan layar yang penuh dengan bezel yang tipis. Bezel layar dapat tampil sangat tipis hingga memiliki screen-to-body ratio mencapai 88%.

Untungnya, bezel layar yang tipis ini masih bisa menyisakan 3D IR camera di bagian atas. 3D IR camera ini sudah mendukung Windows Hello yang membuat proses masuk Windows menjadi lebih cepat.

ir camera ASUS ZENBOOK 13 UX325J

Berkat fitur Windows Hello ini pula, proses masuk ke Windows tidak perlu repot mengetikan password. Tinggal biarkan ZenBook 13 (UX325) memindai wajah Anda dengan cepat dan mudah.

windows hello ir camera ASUS ZENBOOK 13 UX325J

Sektor layar di laptop ini juga punya berbagai keunggulan. Layar laptop ini menawarkan resolusi 1920 x 1080 piksel. Layarnya memiliki panel IPS level yang tentunya memberikan sudut pandang layar yang baik.

ASUS sendiri mengklaim jika layar laptop ini mampu menghadirkan tingkat kecerahan sampai 450 nits. Bahkan, tingkat kecerahan tersebut dapat dicapai dengan daya 1 watt saja sehingga membuat daya tahan baterai laptop ini menjadi lebih awet.

Layar ZenBook 13 (UX325)  juga menawarkan akurasi warna yang baik, kaya dan sangat bagus. Hal yang wajar karena laptop ini memiliki dukungan sRGB 100% sehingga bisa menghasilkan tampilan warna dengan tingkat akurasi yang baik.

Performa CPU

10th-Gen-Intel-Core-1200x675

ASUS ZenBook 13 (UX325)  yang saya ulas ini adalah tipe laptop dengan prosesor Intel Core i7 1065G7. Intel Core i7 1065G7 merupakan prosesor Intel generasi ke-10 dengan kode nama Ice Lake.

 CPU-Z,

Prosesor ini hadir dengan proses fabrikasi 10nm yang tentunya memberikan efisiensi daya yang lebih baik lagi. Berdasarkan informasi dari CPU-Z, prosesor ini memiliki TDP hanya 15 Watt saja. Prosesor yang dimiliki adalah 4 core dengan 8 thread. Kecepatan prosesornya adalah 1,3 GHz dengan kecepatan maksimal 3,9 GHz.

Lalu, bagaimana dengan performa dari laptop ini? Untuk performanya, laptop ini menawarkan performa yang tergolong mumpuni. Pada pengujian PCMark 10, laptop ini mendapatkan skor 4.345, skor yang terbilang tinggi.

PCMARK 10 ASUS ZENBOOK 13 UX325J

Bandingkan dengan performa dari ASUS ZenBook Flip UX362 yang memakai  Intel® Core™ i7-8565U, Intel Core i generasi kedelapan. Dalam pengujian PCMark 10, laptop tersebut hanya mendapatkan skor 3.661.

Dari perbandingan tersebut, jelas jika ASUS ZenBook 13 (UX325) dengan Intel Core i7 1065G7 mempunyai peningkatan performa yang sudah sangat baik.

Hasil serupa juga ditunjukan dari hasil Cinebench R15. Dalam pengujian Cinebench R15 yang saya lakukan berulang-ulang, ASUS ZenBook 13 (UX325) mendapatkan skor 630 dan cenderung stabil di angka 600-an meskipun sesekali agak drop. Tapi umumnya stabil. Untuk detailnya bisa disimak pada gambar di bawah ini.

Cinebench R15 CPU (cb) ASUS ZenBook 13 UX325 - Copy

Sementara ASUS ZenBook Flip UX362 memiliki skor Cinebench R15 sebesar  621 cb. Setelahnya, dalam pengujian hingga 12 kali, skornya berada pada angka 419 cb atau sekitaran angka tersebut pada pengujian lainnya.

Hal ini menunjukan kalau performa dari ASUS ZenBook 13 (UX325) tampak lebih stabil dan lebih cepat meskipun secara clock speed sediki rendah. Perlu diingat, Intel Core i7 1065G7 punya clock speed 1,3 GHz sementara Intel® Core™ i7-8565U punya clock speed 1,8 GHz. Kedua prosesor sama-sama menawarkan 4 core 8 threads.

Performa Grafis

ASUS ZENBOOK 13 UX325J

ASUS ZenBook 13 (UX325) tidak dilengkapi kartu grafis tambahan. Hal yang memang wajar karena laptop ini bukanlah laptop gaming dan lebih menawarkan desain ringkas. Penambahan kartu grafis justru akan membuat desain laptop menjadi lebih berat.

Tidak adanya kartu grafis tambahan bukan berarti performa laptop ini menjadi biasa saja. Pasalnya, laptop ini dibekali kartu grafis terintegrasi bernama Intel Iris Plus Graphics.

Intel Iris Plus Graphics ini adalah prosesor grafis pengembangan Intel UHD yang jelas secara performa lebih baik. Hal tersebut ditunjukan dari skor 3D Mark Time Spy yang mencapai angka 671.

3d mark time spy ASUS ZENBOOK 13 UX325J

Sementara dalam pengujian Cinebench R15 untuk grafis, Intel Iris Plus Graphics di laptop ini mampu menunjukan skor fps yang memuaskan. Simak grafik hasil pengujiannya berikut ini.

Cinebench R15 OpenGL (fps) ASUS ZenBook 13 UX325 g - Copy

Terlihat jika dalam lima belas kali pengujian, hasil fps menunjukan angka di kisaran 60 fps. Jika mengalami penurunan, umumnya tidak terlalu jauh dari angka 60 fps.

Skor ini jelas lebih baik dari Intel UHD yang ada di Intel Core i7-8565U. Pada pengujian benchmark Cinebench R15 OpenGL  laptop ASUS ZenBook Flip UX362  yang memakai Intel Core i7-8565U, hasilnya ada di angka 40 fps saja.

Dengan performa yang lebih tinggi dibandingkan Intel UHD, Intel Iris Plus Graphics jelas menawarkan performa yang tergolong bisa diandalkan. Menariknya, meski performa lebih tinggi, GPU Intel Iris Plus tetap hadir dengan konsumsi daya yang sangat rendah

Untuk main gim? Mengandalkan Intel Iris Plus Graphics jelas bukan pilihan bijak jika dibandingkan laptop dengan kartu grafis tambahan. Tetapi secara performa untuk gim populer yang ringan, kartu grafis ini tergolong bisa diandalkan.

Performa Harddisk

Saya selalu mengatakan “No SSD No Party”. Jelas untuk sebuah laptop yang cukup premium, kehadiran SSD sangat wajib. Bahkan, laptop kelas harga terjangkau juga sudah banyak memakai SSD.

ASUS ZenBook 13 (UX325) sendiri menawarkan SSD tipe NVMe PCIe 3.0 x4. Di laptop yang saya ulas ini, kapasitas yang dimiliki adalah 512 GB. Penggunaan SSD jelas membuat performa laptop ini menjadi lebih kencang dan booting Windows menjadi lebih cepat.

Untuk performa dari SSD di laptop ini, saya memakai CrystalDisk Mark. Hasilnya adalah sebagai berikut.

BENCMARK SSD CRYSTAL MARK

SSD di laptop ini ternyata memiliki kecepatan baca 2.272 MB/s. Sementara untuk kecepatan menulis adalah 1.329 MB/s. Kecepatan dari SSD ini tergolong tinggi.

Namun, hasil yang agak berbeda ditunjukan dari benchmark Novabench. Pada pengujian Novabench, SSD di laptop ini diberi skor kecepatan baca 1.404 MB/s dan kecepatan menulis 1.215 MB/s.

novabench ASUS ZENBOOK 13 UX325J

Agak menarik menilik hasil dari Novabench karena kecepatan bacanya cukup rendah jika dibandingkan hasil CrystalDisk Mark. Tetapi dalam penggunaan sehari-hari sebenarnya kecepatan SSD ini memang sangat cepat.

Oh yah, Novabench juga menghadirkan skor CPU sebesar 1.127 dan GPU 227. Sebagai pembanding, ASUS ZenBook Flip UX362 mempunya skor Novabench CPU sebesar 922 dan GPU 203. Jelas prosesor yang lebih baru dan prosesor grafis yang lebih baik menunjukan skor yang lebih baik.

Sementara untuk RAM, ASUS ZenBook 13 (UX325) menawarkan RAM dual channel sebesar 16 GB. Untuk kebutuhan zaman sekarang, kapasitas 16 GB ini sudah sangat bagus.

Fitur Lainnya

 

ASUS ZenBook 13 (UX325) menawarkan berbagai fitur menarik lain. Salah satunya adalah hadirnya aplikasi Link to MyASUS. Link to MyASUS adalah aplikasi yang didalamnya terdapat banyak aplikasi dan alat ASUS yang membantu Anda memaksimalkan ZenBook 13.

Link to MyASUS sangat mudah digunakan dan mendukung integrasi ponsel iOS atau Android dengan laptop Anda.

Selain itu, ASUS ZenBook 13 (UX325) sudah memenuhi syarat sebagai laptop Project Athena. Project Athena adalah sebuah sebutan untuk laptop canggih masa depan. Laptop dengan Project Athena harus memenuhi syarat tertentu, seperti daya tahan baterai, prosesor kencang, RAM besar, SSD, dan beragam fitur lainnya.

ASUS ZenBook 13 (UX325) juga sudah memenuhi standar militer Amerika Serikat. Dengan sertifikasi MIL-STD 810G, laptop ini telah lolos dari beragam pengujian militer. Contohnya adalah uji ketahan dan fungsi di ketinggian hingga lebih dari 15.000 kaki. Bahkan, laptop ini dapat dioperasikan di suhu rendah yaitu hingga -33 derajat Celcius.

Baterai

ASUS ZenBook 13 (UX325) menawarkan daya tahan baterai yang panjang. ASUS mengklaim jika daya tahan baterai ini bisa mencapai 22 jam lamanya. Klaim itu tidak berlebihan karena saya bisa menggunakan laptop ini seharian untuk mengetik dan internet.

Berdasarkan pemakaian saya, laptop ini hanya menghabiskan daya baterai sebesar 18% dalam waktu satu jam. Hasil tersebut didapatkan dengan kondisi baterai: better battery dan tingkat kecerahan yang hampir penuh. Jika kecerahan layarnya lebih rendah, daya tahan baterainya menjadi lebih awet

Selain itu, laptop ini mendukung pengisian cepat. Dari hasil pengalaman saya ketika mengisi daya, baterai ini dapat terisi daya 62% dalam waktu satu jam. Kondisi baterai waktu itu adalah 12%. Dalam waktu 30 menit, baterai menjadi 44%. Sementara dalam waktu satu jam, baterai menjadi 74%.

Simpulan

Satu hal terakhir yang saya suka dari laptop ini adalah audionya. Kualitas audio laptop ini benar-benar bagus sehingga membuat saya nyaman mendengarkan musik atau menonton video dari laptop ini.

Tentu saja kelebihan dari laptop ini bukan dari audio saja tetapi juga dari yang lainnya. Berikut poin-p0in kelebihan dan kekurangan dari ASUS ZenBook 13 (UX325).

Kelebihan ASUS ZenBook 13 (UX325)

  • Desain bodi yang sangat ringkas
  • Mengantongi sertifikasi MIL-STD 810G
  • Layar sRGB 100% dengan bezel kecil
  • Performa CPU dan GPU kencang dan bisa memenuhi berbagai tugas produktif
  • 3D IR Camera dengan Windows Hello untuk login yang cepat.
  • Daya tahan baterai yang sangat lama
  • Keyboard dengan backlit warna putih
  • Kualitas audio yang oke
  • Laptop Project Athena
  • I/O Ports lengkap dengan Thunderbolt 3

Kekurangan ASUS ZenBook 13 (UX325)

  • Hanya satu port  USB 3.2 Gen 1 Type-A
  • Tidak ada port audio jack (mungkin memang sudah eranya bluetooth)
  • Desain mewah namun cenderung agak bosan di setiap serinya

Saya bisa saja menempatkan numpad sebagai kekurangan. Tetapi numpad di touchpad yang ada di laptop ini bisa saja berguna untuk orang lain. Terutama untuk mereka yang memang sering bekerja dengan angka.

Dengan banyaknya kelebihan yang ditawarkan ASUS ZenBook 13 (UX325), jelas membuat laptop ini sangat layak dipilih. Terutama untuk Anda yang butuh laptop dengan kemampuan tangguh, daya tahan baterai yang awet, tahan banting, dan yang paling penting mendukung produktivitas Anda.

Tertarik membeli ASUS ZenBook 13 (UX325)? Jika tertarik, silakan siapkan dana Rp17.299.000 untuk membeli ASUS ZenBook 13 (UX325) dengan Intel Core i7 1065G7. Tersedia pula ASUS ZenBook 13 (UX325) dengan prosesor Intel Core i5 1035G1. Varian ini dijual lebih murah, yakni Rp14.299.000.

 

Kilas Balik Perjalanan Inovasi Teknologi Oppo selama 16 Tahun

Kilas Balik Perjalanan Inovasi Teknologi Oppo selama 16 Tahun

Jakarta, Lushviz.com – Hari ini, Oppo merayakan hari jadinya yang ke-16, menandai konsistensi sejarah perusahaan dalam hal inovasi dan perkembangan teknologi. Selama beberapa tahun terakhir, Oppo telah berkembang dari produsen ponsel menjadi inovator perangkat pintar.

Oppo terus berupaya mengembangkan pertumbuhan secara global, dengan menawaran produk dan layanan teknologi berkualitas tinggi yang dirancang secara estetis kepada mitra dan penggunanya sekaligus terus mencari cara baru untuk memajukan industri di masa depan.

“Kami sangat bersemangat dalam mencapai tonggak peringatan hari jadi ini. Saya juga sangat berterima kasih kepada mereka – mereka yang telah bergabung dengan Oppo dan berkolaborasi sepanjang perjalanan kami, sebagai pelanggan, mitra, ataupun karyawan, yang memberikan dukungan dan komitmennya selama 16 tahun terakhir untuk membantu mewujudkan Oppo menjadi perusahaan yang sukses,” kata pendiri dan CEO Oppo, Tony Chen.

Perjalanan 16 Tahun Yang Dinamis

Tahun ini, Oppo membuat serangkaian terobosan teknologi baru dari 5G, Kecerdasan buatan, teknologi pencitraan dan VOOC Flash Charging, dan dengan cepat mengaplikasikan pencapaian terbaru dalam teknologi ini kepada konsumen.

Pada bulan Agustus, Oppo telah merilis teknologi hybrid zoom terbaru yang mendorong standar kualitas perbesaran gambar ke level yang lebih tinggi. Selain itu, jajaran pengisian daya cepat baru, yang diwakili oleh 125W flash charging, telah diluncurkan dan mengukuhkan posisi Oppo sebagai pemimpin industri dalam teknologi pengisian daya cepat.

Oppo juga berhasil menerapkan jaringan 5G Standalone (SA) pertama di Inggris dan menyediakan layanan 5G SA network slicing services pertama di Eropa. Saat ini, Oppo telah bekerja sama dengan lebih dari 50 operator global, dan terus membantu untuk mempercepat komersialisasi 5G dalam skala besar di seluruh dunia.

Perusahaan juga telah meraih dua First-Place Awards dalam kategori AI di CVPR 2020, dan mendirikan Department of Intelligent Perception and Interaction untuk mengeksplorasi teknologi AI yang paling mutakhir.

Oppo Memberdayakan Sistem Teknologi Terintegrasi

Bertujuan untuk menjadi perusahaan teknologi terintegrasi, Oppo telah berkembang pesat untuk memenuhi kebutuhan penggunanya dalam konteks yang berbeda. Dengan pembentukan Intelligent Mobile Devices Business Unit, memungkinkan Oppo merilis beberapa jenis produk IoT termasuk ear bud, jam tangan pintar, dan 5G CPE. Selain pasar ponsel pintar, Oppo berusaha keras untuk menciptakan sebuah ekosistem cerdas baru.

Oppo telah mengembangkan teknologi inti dalam perangkat keras, perangkat lunak, dan layanan Internet. Sebagai merek yang berorientasi pada konsumen, Oppo ColorOS versi terbaru mendukung pengguna dengan disabilitas visual, pendengaran, dan fisik dengan mengoptimalkan fungsi bebas hambatan seperti TalkBack, flash on-call, dan berbagai menu aksesibilitas. Saat ini, pengguna aktif bulanan ColorOS mencapai lebih dari 370 juta di seluruh dunia.

Selama bertahun-tahun, Oppo mempertahankan visinya: membuat teknologi lebih dikenal, dapat dengan mudah diakses, dan dipersonalisasi. Dengan didasari pada visi ini, Oppo berharap dapat menjalin dan mempereat kolaborasi dengan global supply chain partners, operator jaringan dan peritel terkemuka global untuk menghadirkan lebih banyak produk yang beroirentasi kepada konsumen di masa depan.

Pendiri dan CEO Oppo Tony Chen menyatakan bahwa “Teknologi tidak hanya meningkatkan kehidupan kita, tetapi juga mendekatkan umat manusia. Ini merupakan keyakinan dan komitmen awal saat Oppo memulai perjalanannya. Dalam jangka panjang, Oppo akan terus menghadirkan pengalaman teknologi yang lebih baik kepada konsumen di seluruh dunia bersama partner kami. Pada akhirnya, Oppo berupaya menciptakan sebuah ekosistem cerdas secara terbuka.”

 

Muncul Bocoran Realme C17 di GeekBench, Usung RAM 6GB

Muncul Bocoran Realme C17 di GeekBench, Usung RAM 6GB

Lushviz.com – Realme dikabarkan tengah menyiapkan smartphone baru mereka lagi di ujung tahun 2020 ini. Kali ini lewat perangkat yang kemungkinan merupakan seri Realme C17, dimana hal ini diketahui melalui bocoran dilaman GeekBench.

Setelah sebelumnya sukses menghadirkan beberapa smartphone terbaru dilini C-series lewat seri C11, C12, dan C15, kini muncul nomor model smartphone realme terbaru di daftar GeekBench yang disebut-sebut merupakan seri penerus dari seri C tersebut.

Seperti dilansir dari laman GSM Arena (11/9), smartphone ini diketahui muncul dengan nomor model RMX2101 yang disebut-sebut merupakan seri realme C17.

Sekedar informasi, perangkat ini sbelumnya juga telah mengantongi sertifikasi TKDN dan NBTC di Thailand.

Bocoran Spesifikasi Realme C17

Dalam bocoran yang beredar di internet tersebut diketahui smartphone baru realme ini akan ditenagai prosesor octa-core 1.8GHz dengan nama kode ‘Bengal’, yang mana ini merupakan codename dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 460.

Perangkat ini dibekali dengan dengan RAM 6GB serta akan menjalankan sistem operasi Android 10. Dalam laporan pengujian pada laman GeekBench, hasil skor yang yang raih oleh perangkat realme C17 ini adalah 253 dalam pengujian single-core dan skor 1248 dalam pengujian multi-core.

Sementara untuk kapasitas daya baterai, untuk semua seri-C hadir rata-rata sudah dibekali dengan baterai berkapasitas 5.000 mAh.

Jadi kemungkinan besar, untuk seri realme C17 ini juga akan dibekali kapasitas baterai tersebut yang tak jauh berbeda, antara 5.000 atau 6.000 mAh.

Kendati demikian, karena belum ada rilis resmi terkait informasi perangkat baru ini dari pabrikan realme, maka bisa saja informasi bocoran terebut akan berbeda dengan spesifikasi aslinya nanti.

Konsumen, diharap bersabar dan menunggu beberapa waktu lagi untuk mendapatkan informasi lebih banyak mengenai smartphone realme ini.

Untuk harganya sendiri, masih seperti perangkat realme C series lainnya yang cukup terjangkau diperkirakan harga realme C17 ini akan dibanderol seharga USD150 atau setara dengan Rp2,2 juta.

Sementara itu, saat ini realme juga tengah mempersiapkan smartphone terbarunya disebut realme 7i, yang menurut rencana akan rilis pada tanggal 17 September 2020 nanti.

Mengenal Cara Kerja Navigasi Head Unit Menggunakan Android Auto

carisinyal web banner retina

Mobil modern umumnya memiliki sebuah perangkat yang sering disebut sebagai head unit. Head unit ini adalah sebuah perangkat multimedia yang bisa jadi teman hiburan atau bahkan jadi “pembantu” dalam menjalankan mobil. Posisi head unit biasa diterapkan di dashboard di sebelah kiri stir mobil.

Head unit sendiri ada dua, ada single DIN dan double DIN. DIN sendiri merupakan kependekan dari Deutsches Institut fur Normung. DIN ini bisa dibilang sebagai standar ukuran yang dipakai untuk membuat head unit yang berlaku secara internasional. Sehingga head unit bisa dipasang untuk tipe mobil apapun.

Head unit tipe single DIN merupakan tipe lama karena hanya mendukung pemutaran DVD. Beda dengan double DIN yang sudah mendukung layar sentuh dan lebih kekinian.

Mobil modern umumnya memiliki head unit double DIN. Namun, jika hanya memiliki single DIN, biasanya pabrikan akan merangkai agar mobil tersebut bisa dimodif untuk memakai double DIN.

 

Head Unit dan Mirroring Smartphone

Penggunaan head unit double DIN tentu lebih menarik. Apalagi karena head unit double DIN umumnya memiliki dukungan untuk terhubung dengan ponsel pintar.

Cara terhubungnya bisa memakai sistem mirroring seperti layaknya smartphone yang terhubung ke televisi. Anda yang terbiasa dengan sistem mirroring tentu terbiasa dengan hal ini.

Cara ini tergolong menarik karena head unit dapat menampilkan apa yang ditampilkan di layar ponsel pintar. Jadi, pengemudi mobil tidak perlu repot-repot membuka ponsel mereka ketika mengemudi. Apalagi penggunaan ponsel saat mengemudi tentu saja berbahaya.

Hadirnya head unit bisa memudahkan pengemudi untuk menikmati konten dan aplikasi di smartphone. Misalnya untuk penggunaan peta, mendengarkan musik, atau bahkan menonton Youtube.

Hanya saja cara mirroring ini ada kekurangannya. Salah satunya adalah karena mirroring membebani kerja ponsel pintar. Efeknya smartphone Anda akan terasa cepat panas.

Selain itu, karena sifatnya yang mirroring, Anda jadi tidak akan fokus karena bisa saja Anda membuka Youtube dan menonton video saat sedang mengemudi. Sesuatu yang sangat tidak dianjurkan.

 

Android Auto

Lain cerita jika Anda menggunakan Android Auto. Android Auto adalah sebuah aplikasi besutan Google yang berfungsi untuk mengintegrasikan ponsel dengan head unit di mobil. Tentu saja head unit di mobil yang sudah mendukung penggunaan Android Auto.

Mobil modern seperti Honda Civic atau tipe mobil lain misalnya sudah mendukung head unit Android Auto.

Android Auto ini berbeda dengan sistem mirroring. Sistem mirroring memungkinkan head unit untuk menampilkan keseluruhan yang ada di ponsel pintar.

Sementara Android Auto tidak bekerja demikian. Android Auto bekerja memakai teknologi yang disebut MirrorLink. Teknologi ini hanya mengintegrasikan head unit dengan smartphone.

Dengan cara MirrorLink, head unit hanya akan menampilkan navigasi menggunakan Google Maps, musik(seperti Spotify), internet, Radio, dan lainnya. Penggunaan teknologi ini tidak mengizinkan situs menonton video seperti Youtube untuk ditampilkan karena jelas berbahaya.


Penggunaan MirrorLink lebih bersahabat ke ponsel pintar. Karena yang bekerja adalah head unit dan ponsel pintar hanya mengintegrasikan saja.

Cara integrasinya juga cukup mudah. Anda hanya perlu melakukan langkah-langkah berikut ini.

  • Pastikan head unit Anda mendukung penggunaan Android Auto.
  • Silakan instal Android Auto di ponsel pintar Anda. Anda bisa mencarinya di Google Play Store atau di toko aplikasi lain yang menyediakan aplikasi Android Auto.
  • Hubungkan smartphone Anda dengan kabel ke head unit.
  • Buka opsi di head unit untuk terhubung dengan Android Auto. Biasanya di head unit ada opsi atau pilihan Android Auto.
  • Di smartphone, buka Android Auto dan beri izin untuk akses perangkatnya.
    Setelah itu, head unit akan menampilkan layanan Android Auto dengan berbagai pilihan. Ada Google Maps untuk navigasi, ada Spotify, ada pesan, bahkan Anda juga bisa melakukan panggilan telepon atau menerima telepon memakai Android Auto.
  • Android Auto juga menyediakan fitur Google Assistant melalui perintah suara. Fitur ini akan membuat Anda tidak perlu repot melakukan sentuhan di layar sehingga Anda bisa fokus mengemudi.

Android Auto ini merupakan yang khusus untuk perangkat Android. Jika ponsel Anda memakai sistem operasi iOS, aplikasi yang digunakan berbeda tetapi memiliki fitur yang tidak terlalu jauh dengan Android Auto.

 

Situs Informasi Otomotif

Jika mobil Anda masih memakai head unit tipe lama, Anda bisa membeli head unit yang mendukung Android Auto. Banyak kok yang menjual head unit yang memiliki dukungan terhadap Android Auto.

Jika tidak mau repot, dan Anda berencana membeli mobil baru, Anda bisa mencari mobil baru yang mendukung head unit Android Auto.

Tapi tentu saja membeli mobil baru tidak seperti membeli barang murah lainnya . Anda harus jeli ketika ingin membeli mobil baru. Ada banyak artikel yang bertebaran soal tips
membeli mobil baru.

Jika tidak mau repot dan Anda membutuhkan informasi soal dunia mobil, Anda bisa mengunjungi situs Autofun.co.id. Situs ini merupakan situs yang memudahkan Anda untuk mencari mobil impian. Seperti slogannya: Autofun, Cari Mobil Impianmu.
Situs ini yang menyajikan konten yang berhubungan dengan otomotif. Di Autofun, tersaji berbagai konten otomotif terkait pencarian, pembelian dan kepemilikan mobil.

Anda pun bisa dengan mudah mencari tipe mobil berdasarkan mereknya di situs ini. Ada banyak merek tersedia mulai dari Honda, Aston Martin, Audi, Mclaren, Nissan, Volkswagen, Wuling, Tesla dan merek-merek lainnya.

Yang menarik, situs Autofun memiliki desain tampilan layaknya aplikasi. Bahkan, diakses menggunakan browser di PC saja, tampilannya tetap native layaknya aplikasi mobile.

Demikianlah informasi soal head unit dan cara kerjanya yang terhubung dengan Android Auto. Semoga informasi ini membantu Anda yang memang butuh informasi terkait navigasi peta di mobil menggunakan head unit.

Informasi di artikel ini juga semoga membantu Anda yang memang mencari informasi terkait situs yang berkaitan dengan otomotif. Untuk yang terakhir ini, jangan lupakan jika ingin mencari informasi soal otomotif, bisa langsung mengunjungi situs Autofun.

Samsung Galaxy M31s Resmi Meluncur

Samsung Galaxy M31s Resmi Meluncur

Jakarta, Lushviz.com – Galaxy M-series yang populer dengan baterai besarnya kini mendapatkan anggota terbaru, M31s. Ponsel membawa panel SAMOLED Infinity-O 6,5 inci yang pertama untuk seri-M.

Kemudian perangkat sudah mendukung pengisian daya 25W untuk menambah baterai 6.000mAh yang masif. M31s mengusung desain Gradient dengan nuansa hitam dan biru dan dilengkapi pemindai sidik jari yang terpasang di samping.

Di panel belakang, terdapat kamera utama 64 MP Sony IMX682 bersama dengan ulprawide 12MP ulperraw dan dua modul 5MP, satu untuk pemotretan makro dan satu lagi untuk data kedalaman.

Samsung juga membawa mode Single Take yang menangkap hingga 10 foto dan video dengan satu tekan tombol rana. Kamera selfie hadir pada 32MP, sama seperti pada Galaxy M31.

M31s juga berjalan pada chipset Exynos 9611 dan dilengkapi dengan RAM 6GB atau 8GB dan penyimpanan 128GB yang dapat diperluas.

Baterai 6.000mAh di dalam dapat memberi daya pada gadget lain berkat dukungan pengisian daya terbalik yang secara efektif mengubah M31s menjadi power bank. Di sisi software, OneUI core 2.1 berbasis Android 10 bertanggung jawab di ponsel.

Galaxy M31 akan dijual mulai 6 Agustus. Trim 6/128GB akan dijual seharga INR20.499 (~Rp4 juta) sedangkan model 8/128GB akan dijual seharga INR 22.499 (~Rp4,4 juta).

Sorabel Tutup, Terdampak Pandemi Hingga Tak Mampu Bayar Gaji

Sorabel Tutup, Terdampak Pandemi Hingga Tak Mampu Bayar Gaji

Lushviz.com – Salah satu e-commerce tanah air yang bergerak di bidang fashion, Sorabel akhirnya harus angkat bendera putih tanda menyerah karena tak mampu bertahan di tengah pandemi covid-19. Secara resmi Sorabel tutup dan menghentikan operasinya per 31 Juli 2020.

Kabar ini tentu cukup mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, Sorabel merupakan salah ecommerce yan cukup banyak diminati pengguna terutama para kaum hawa yang senang berbelanja kebutuhan fashion mereka.

Tapi apa daya, mewabahnya covid-19 ternyata berdampak pada operasional perusahaan mereka. Menurunnya daya beli konsumen akbibat perekomian yang kini sedang lesu harus membuat mereka menyerah dan memutuskan untuk menghentikan operasional perusahaan karena tak lagi mampu menggaji para karyawannya.

Seperti dikutip dari laman DailySosial, dijelaskan bahwa perusahaan telah berusaha untuk melakukan segala usaha yang terbaik guna menyelamatkan perusahaan.

Namun dengan berat hati, pihak manajemen harus menempuh jalur likuidasi karena tak mampu menyelamatkan perusahaan ditengah hantaman pandemi covid-19.

Likuidasi sendiri merupakan lagkah pembubaran perusahaan yang diambil oleh likuidator, sekaligus pemberesan dengan cara penjualan harta perusahaan, penagihan piutang, pelunasan utang, dan penyelesaian sisa harta atau utang terhadap para pihak yang terlibat.

“Oleh karena proses likuidasi yang ditempuh, maka hubungan kerja harus berakhir di tahap ini untuk semua orang tanpa terkecuali, tepatnya efektif di tanggal 30 Juli 2020. Saya yakin tidak ada 1 pun orang yang berharap hal ini untuk terjadi,” jelas pihak Sorabel seperti dikutip dari laman DailySocial.

Meski demikian, pihak manajemen tetap memastikan semua hak-hak karyawan yang timbul sehubungan dengan dilakukannya likuidasi ini, termasuk tunjangan hari raya akan tetap diakui sebagai bagian dari hutang perusahaan dan tetap akan diberikan kepada para karyawannya.

Manajemen perusahaan juga menjamin dengan jaringan lebih dari 10 investor yang memiliki lebih dari 100 perusahaan, akan dibantu untuk mendapatkan pekerjaan pengganti.

“Mungkin ini adalah akhir dari perjalanan kita bersama dengan Sorabel. Saya harap teman-teman bisa tetap mengingat memori baik yang sudah kita lewati bersama di sini. Perusahaan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya sudah berjuang bersama-sama hingga titik ini,” jelas pihak manajemen.

Informasi mengenai e-commerce Sorabel tutup dan menghentikan operasinya semakin menambah daftar panjang jajaran startup yang harus gulung tikar akibat hantaman pandemi covid-19 yang belum kunjung mereda.

Editor   : Andra
Penulis : Firdhia Azzahra

Cari Tahu 10 Kelebihan dan kekurangan Nokia 5.3 Ini!

carisinyal web banner retina

HMD Global lagi-lagi kembali meluncurkan ponsel Nokia. Inilah Nokia 5.3, ponsel yang dibanderol dengan harga cukup terjangkau serta unggul dari segi sistem operasinya. Hadir dengan harga Rp2.999.000,-, Nokia 5.3 harus bersaing dengan deretan HP 3 jutaan lain untuk menunjukkan bahwa merk Nokia ini terus mampu bertahan. Lantas apakah Nokia 5.3 menawarkan suatu hal yang unggul?

Untuk menjawabnya, Anda tentu harus menimbang baik dan buruknya dari ponsel ini. Anda pun jadi bisa memastikan apakah Nokia 5.3 mampu memberikan value for money yang baik. Nah, tanpa menunggu lebih lama lagi. simak kelebihan dan kekurangan Nokia 5.3 berikut ini ya!

Spesifikasi Nokia 5.3

  • Layar: IPS LCD, 6.55 inches
  • Chipset: Qualcomm SM6125 Snapdragon 665 (11 nm)
  • CPU: Octa-core (4×2.0 GHz Kryo 260 Gold & 4×1.8 GHz Kryo 260 Silver)
  • GPU: Adreno 610
  • RAM: 3/4/6 GB
  • Memori Internal: 64 GB
  • Memori Eksternal: microSDXC (slot khusus)
  • Kamera Belakang: 13 MP + 5 MP + 2 MP + 2 MP
  • Kamera Depan: 8 MP
  • Baterai: Non-removable Li-Po 4000 mAh

Spesifikasi selengkapnya…

Kelebihan Nokia 5.3

Nokia kini mencoba peruntungannya kembali dengan menghadirkan ponsel Android berkualitas seperti Nokia 5.3. Apakah HP ini layak menyandingkan nama Nokia yang sempat berjaya pada masanya? Simak kelebihan Nokia 5.3 berikut ini!

1. Memiliki Fitur NFC

nokia

* sumber: root-nation.com

Ada satu kelebihan yang umum menghiasi deretan ponsel Nokia, yakni fitur NFC. Ya, Anda bisa perhatikan kebanyakan HP rilisannya memang sudah dihadirkan dengan fitur berguna ini, termasuk Nokia 5.3.

NFC merupakan singkatan dari Near Field Communication yang bisa membuat ponsel mentransfer data dengan praktis antar perangkat. Kemudahan yang dihadirkan NFC juga cukup luas, yakni bisa dipakai mengecek saldo eToll atau kartu eMoney, serta dapat melakukan transaksi digital dengan mudah. Cukup menarik, mengingat kebanyakan ponsel pada rentang harga yang sama cukup abai terhadap fitur NFC ini.

2. Hadir dengan Android One

nokia 5.3

Variasi dari sistem operasi Android kini sudah bejibun jumlahnya, hal ini tergantung pada merk HP tersebut. Contohnya ada MIUI pada ponsel Xiaomi, ataupun ColorOS pada jajaran produk OPPO. Nah, untuk Nokia 5.3 sendiri, Anda dihadirkan dengan stock Android One yang sungguh otentik.

Soalnya, Android One tidak memiliki bloatware atau aplikasi-aplikasi bawaan yang umumnya hadir pada merk ponsel-ponsel lain. Aplikasi-aplikasi yang pre-installed ini biasanya tidak dapat dihapus, hanya bisa dinonaktifkan. Artinya, jumlah aplikasi yang banyak ini bisa memenuhi ruang pada memori internal. Apalagi kalau aplikasi tersebut jarang kita pakai, jadinya ya mubazir.

Terlebih lagi, Android One ini sungguh menjamin ponsel Anda untuk senantiasa mendapatkan security update terbaru serta dukungan software upgrade selama dua tahun.

3. Dukungan Memori Eksternal Slot Khusus

nokia 5.3 (3)

Apakah Anda memiliki microSD dari ponsel yang lama? Jangan dibiarkan mubazir, sisipkan microSDXC tersebut pada Nokia 5.3 yang sudah hadir dengan dukungan memori eksternal. Dengan begini Anda pun bisa leluasa memperluas kapasitas memori.

Nikmati ponsel yang fleksibel ini berkat kehadiran triple slot – Anda tidak perlu melepas kartu SIM kedua untuk memasangkan kartu microSDXC hingga 512 GB. Untuk apa memilih kalau bisa mendapatkan keduanya?

4. Hasil Kamera Cukup Layak

kamera nokia 5.3

Jika bicara soal resolusi kamera, Nokia 5.3 memang tidak akan memberikan kesan yang “wah”. Ponsel Nokia ini hanya dibekali dengan resolusi yang cukup sederhana, yakni lensa utama 13 MP, sensor ultra lebar 5 MP, serta dua lensa beresolusikan 2 MP. Kedua lensa ini memiliki fungsi sebagai sensor makro dan kedalaman.

Cukup terlihat generik, bukan? Tapi jangan biarkan hal ini mengecoh Anda. Sebab, walau tidak mampu menghadirkan hasil foto yang sangat memukau, performa dari kamera ini masih terbilang wajar pada kelas harganya. Berikut adalah beberapa contoh sampel dari kamera Nokia 5.3 sebagai bahan pertimbangan Anda.

hasil kamera nokia 5.3 (3)

Hasil kamera Nokia 5.3 pada malam hari. * sumber: www.techradar.com

hasil kamera nokia 5.3 (2)

Hasil kamera Nokia 5.3 (outdoor). * sumber: www.techradar.com

hasil kamera nokia 5.3

Hasil kamera Nokia 5.3 (outdoor). * sumber: root-nation.com

Hasil foto di atas menunjukkan bahwa kamera Nokia 5.3 masih dapat memberikan kualitas gambar yang bagus pada pencahayaan terang. Meski begitu, lensa makronya memang tidak mudah untuk diaktifkan karena butuh effort lebih jika ingin mendapatkan detil bagus pada foto close-up.

Kamera pada Nokia 5.3 juga memiliki fitur AI yang bisa mengenali skenario pemotretan serta menghadirkan fitur mode malam yang bisa menghasilkan exposure lebih banyak ketimbang mode biasa. Meski begitu, ponsel ini tidak begitu reliable saat pemotretan dalam gelap.

Kalau Anda menginginkan hasil foto yang cukup berkualitas pada pencahayaan terang, Nokia 5.3 ini sudah sangat layak untuk banderol harga yang dimilikinya.

5. Baterai Lumayan Awet

baterai nokia 5.3

Kini giliran aspek ketahanan baterai yang dibahas. Apakah Nokia 5.3 mampu bertahan dengan durasi yang panjang? Ponsel Nokia yang satu ini mengandalkan baterai tipe LiPo dengan kapasitas 4000 mAh.

Walau beberapa ponsel sudah dibekali dengan kapasitas 5.000 mAh, Nokia 5.3 tetap mampu menjaga HP agar tahan seharian. Bahkan situs resmi Nokia mengklaim kalau baterainya ini bisa awet hingga 2 hari pemakaian. Hal ini berkat dukungan fitur baterai adaptif yang mengandalkan AI untuk memfokuskan daya pada aplikasi yang paling sering digunakan saja.

Kendati demikian, ulasan dari TechRadar mengatakan bahwa Nokia 5.3 tidak akan bisa bertahan hingga hari kedua. Dengan catatan, ponsel telah dipakai untuk sesi permainan game berat ataupun aktivitas yang membutuhkan GPS. Ponsel Nokia 5.3 cukup unggul dipakai streaming film atau TV Series, tercatat bahwa ia dapat bertahan selama 7 hingga 8 jam untuk kegiatan streaming.

Ulasan lain dari Root-nation menyatakan bahwa jika dalam pemakaian normal, Nokia 5.3 masih mampu bertahan hingga 2 hari, dengan durasi screen-on time selama 7,5 jam.

6. Tampilan Desain Bodi Unik

desain bodi nokia 5.3

Apakah Anda bosan dengan tampilan desain belakang yang itu-itu saja? Kebanyakan ponsel menyusun kamera belakangnya secara vertikal. Kalau Anda ingin suatu hal yang berbeda, desain belakang Nokia 5.3 bisa jadi pertimbangan. Pasalnya, ponsel yang hadir dengan empat kamera ini menyusun lensa-lensanya dengan tata letak yang unik.

Terdapat modul lingkaran yang berada di tengah, dengan keempat lensanya yang disusun mengelilingi lampu flash. Tampilan yang simetris ini membuat Nokia 5.3 terlihat fresh dan aesthetic. Sementara itu, ponsel ini juga memiliki tiga varian warna yang cukup keren, yakni Cyan (biru), Sand (kuning pasir), dan Charcoal (hitam).

Kekurangan Nokia 5.3

Ponsel manapun harus mampu memenuhi ekspektasi pengguna dari harga yang ditawarkan, termasuk Nokia 5.3. Sayangnya terdapat beberapa kekurangan yang membuatnya terlihat tidak worth it. Berikut adalah beberapa poin kekurangan Nokia 5.3.

1. Performa Chipset Terasa Kurang

nokia 5.3 chipset

Untuk memenuhi kebutuhan konsumen masa kini, sebuah ponsel sejatinya memerlukan performa chipset yang mumpuni. Untuk Nokia 5.3 sendiri, sayangnya Anda tidak dapat mengandalkannya untuk bermain game secara kompetitif. Terdapat chipset Snapdragon 665 yang mentenagai ponsel Nokia ini.

Chipset ini sebenarnya tidak termasuk jelek, namun untuk rentang harga di angka 3 jutaan, masih ada beberapa ponsel yang performanya lebih tangguh.

Dilansir dari PhoneArena, Nokia 5.3 meraih skor 312 pada pengujian benchmark single core menggunakan Geekbench 5. Sementara itu, pengujian multi-core-nya mampu meraih 1392.

Kalau dibandingkan dengan Redmi Note 9 Pro di kelas harga yang sama, performa Nokia 5.3 masih kalah saing. Redmi Note 9 Pro berhasil meraih skor yang jauh lebih tinggi pada kedua pengujian, yakni 569 untuk single-core dan 1793  untuk multi-core.

geekbench 5 multicore

Perbandingan Geekbench 5 multi-core. * sumber: www.phonearena.com

geekbench 5 single core

Perbandingan Geekbench 5 single core. *  sumber: www.phonearena.com

Walau Snapdragon 665 masih mampu menjalankan game berat dengan lancar, perbandingan benchmark di atas menunjukkan bahwa Anda masih bisa mendapatkan performa lebih tinggi dengan harga yang ditawarkan.

Hasil pengujian game yang dilansir dari Root-nation.com mengatakan Nokia 5.3 mampu mengangkat PUBG Mobile pada pengaturan balance dengan rata-rata frame rate di angka 26 FPS. Padahal, Redmi Note 9 varian regulernya sudah bisa menjalankan PUBG Mobile pada pengaturan HD tanpa kendala. Intinya, Nokia 5.3 memang tidak begitu dikhususkan untuk penggemar game.

2. Ukuran Memori Internal Kecil

Nokia 5.3

Memori internal menjadi pertimbangan yang cukup penting. Tanpa ditunjang memori internal yang besar, Anda pun tak akan mampu menginstal aplikasi dalam jumlah banyak. Nokia 5.3 yang hanya menghadirkan memori internal 64 GB sebenarnya tergolong sedikit untuk HP seharga 3 juta. Penyimpanan internal ini pun masih berjalan pada teknologi eMMC 5.1 yang memiliki kecepatan transfer yang kurang unggul.

Lain halnya jika bicara mengenai kapasitas RAM. Ponsel ini menghadirkan tiga varian kapasitas seperti 3 GB, 4 GB, dan 6 GB. Cukup terbilang memuaskan untuk harga yang ditawarkan. Meski begitu, Nokia 5.3 memang terbilang kalah saing dari sektor penyimpanan internal, mengingat berbagai ponsel 3 jutaan lainnya sudah banyak mengusung kapasitas hingga 128 GB.

3. Tidak Hadir dengan Layar OLED

layar nokia 5.3

Nokia 5.3 hadir dengan layar berukuran 6,55 inci yang mengusung desain poni tetesan air. Ukuran layar ini memang termasuk lega, tapi sayangnya belum memiliki panel AMOLED. Sehingga ketajaman dan kontras warna dari panel IPS LCD-nya ini terbilang kurang bagus.

Layar Nokia 5.3 memiliki resolusi 720 x 1600 piksel dan diklaim mampu meraih tingkatan typical brightness hingga 450 nits. Selain itu, ponsel ini dilindungi dengan lapisan kaca Corning Gorilla Glass 3.

Tidak hadirnya layar OLED pada ponsel ini cukup disayangkan. Padahal pengalaman menonton bisa lebih memuaskan kalau pakai layar OLED. Ditambah lagi, layar IPS LCD lebih banyak memakan daya dan tidak dapat menampilkan warna hitam yang sesungguhnya.

4. Durasi Pengecasan yang Lama

nokia 5.3 (4)

Di era yang serba perlu cepat seperti sekarang, banyak masyarakat yang tidak punya waktu banyak untuk mengecas ponsel di kala habis baterai. Nokia 5.3 tidak memiliki fitur fast charging dan hanya mengandalkan durasi pengecasan standar pada daya 10 W saja.

Root-nation.com pun menunjukkan bahwa dibutuhkan waktu setidaknya 2 jam untuk mengisi daya dari 12% hingga 95%. Kekurangan ini membuat HP Nokia 5.3 kalah bersaing dengan beberapa kompetitor yang sudah didukung fast charging 18 W.

Simpulan

Layak atau tidaknya Nokia 5.3 kini kembali lagi pada prioritas. Apakah Anda membutuhkan semua kelebihan yang mampu ditawarkan ponsel ini? Kalau Anda senang berfotografi pada siang hari atau senantiasa bergantung pada fitur NFC, Nokia 5.3 tentu pilihan yang cocok.

Tapi jangan berharap ponsel ini mampu ditekan untuk menghasilkan frame rate yang bagus saat bermain game berat, terutama pada grafis tinggi. Kesimpulannya, Nokia 5.3 masih terbilang ponsel yang cukup solid di harga 3 jutaan. Bagi Anda yang ingin membawa pulang HP ini, Anda bisa memesannya di sini. Jadi, sudah siap meminang HP Nokia yang hadir pada Maret 2020 ini?

Huawei FreeBuds 3: Earphone Untuk Kenyamanan Pendengaran Anda

Huawei freebuds 3

Huawei FreeBuds 3: Earphone Untuk Kenyamanan Pendengaran Anda. Earphone merupakan salah satu benda pendukung yang pada umumnya disediakan dalam satu paket dalam membeli ponsel. Earphone memiliki fungsi untuk memudahkan Anda dalam mendengar suara yang datang dari ponsel Anda.

Jika di sekitar Anda dalam keadaan bising, Anda akan sulit mendengar pembicaraan seseorang yang menelepon Anda dengan hanya menempelkan telinga Anda di ponsel. Oleh karena itu, Anda butuh earphone untuk memperjelas suara penelepon di seberang sana.

Saat ini banyak sekali jenis earphone yang beredar luas di pasaran dengan harga yang cukup kompetitif. Mulai dari harga puluhan ribu hingga jutaan rupiah dijual pada toko-toko aksesoris ponsel.

Huawei FreeBuds 3 merupakan earphone kekinian yang bisa mengatasi masalah Anda dalam mendengarkan pembicaraan penelepon atau sekadar mendengar musik atau suara yang berasal dari video yang Anda tonton. Huawei FreeBud 3 menghadirkan kemudahan dalam berkomunikasi dan penggunaan ponsel secara lebih optimal.

Ada beberapa jenis earphone Huawei FreeBuds yang bisa Anda pilih dan sesuaikan dengan penggunaan serta kondisi keuangan Anda.

Headset with Silicon

Harga yang ditawarkan saat ini adalah Rp2.199.000, lebih murah 100 ribu rupiah dari harga awal karena didiskon 4%. Earphone ini tersedia dengan dua pilihan warna natural, yaitu hitam dan putih.

Layanan tukar tambah tersedia di salah satu market place terbaik di Indonesia. Selain itu, ada garansi resmi yang diberikan jika Anda membeli earphone tersebut. Ada jangka waktu 15 hari setelah pembelian produk jika ditemukan ada kerusakan setelah Anda menerima barang pesanan Anda.

Huawei FreeBuds 3 ini merupakan headset stereo nirkabel, artinya alat ini tidak membutuhkan kabel untuk beroperasi. FreeBuds 3 menggunakan fitur Blutooth 5.1 version dan dapat dikoneksikan dengan perangkat Blutooth lain seperti pada komputer atau ponsel pintar Anda.

Headset Red + Free Silicon Case

Jika Anda ingin menyesuaikan warna ponsel Anda dengan warna FreeBuds, Anda bisa memilih warna merah dan memiliki bonus silicon case berwarna hitam. Harga yang ditawarkan sama dengan harga Huawei FreeBuds sebelumnya, jadi Anda tidak perlu mengeluarkan dana lebih besar jika memilih untuk membeli jenis ini.

Free Character Casing

Anda bisa memilih Huawei FreeBuds 3 dengan bonus casing berkarakter dengan dua pilihan warna, yaitu kuning dan hitam. Harganya adalah Rp.2.299.000 dengan garansi 1 tahun dan 15 hari waktu yang disediakan untuk mengembalikan produk jika terdapat suatu masalah setelah Anda menerima produknya.

IUDY Silicone Earphones Concave Logo Protective Covering

Harga FreeBuds yang cukup menguras kantong membuat Anda cukup berhati-hati dalam menggunakan dan menyimpannya. Anda bisa menggunakan casing tambahan seperti IUDY Silicone ini untuk melindungi earphone Anda saat jatuh, dari debu, dan kotoran lain.

Harganya cukup murah yaitu Rp35.000 dibanding dengan harga awal Rp49.000. Ada 6 varian warna bagus yang bisa Anda pilih, yaitu hitam, biru, hijau, abu-abu, merah, dan putih. Anda juga bisa memulangkan produk ini dalam 15 hari setelah pembelian jika ditemukan cacat atau kerusakan.

Semua varian Huawei FreeBud dimulai dengan harga 2 jutaan hingga 2.9 jutaan. Tergolong sedikit mahal, tetapi jika melihat desain dan kualitasnya, tentu Anda tidak perlu ragu untuk membelinya. Produk bagus pada umumnya memiliki harga yang sedikit lebih mahal.

Namun, daya tahan produk tersebut tentu memberi jaminan usia yang cukup panjang. Jadi, lebih baik memberi earphone seperti Huawei FreeBuds 3 ini untuk memberikan kenyamanan lebih dari produk dengan standar di bawahnya.