Neville Sarankan Man United Tambah Amunisi di Lini Depan

Neville Sarankan Man United Tambah Amunisi di Lini Depan

Berita Sepakbola: Legenda Manchester United, Gary Neville, menilai The Red Devils membutuhkan tiga hingga empat pemain baru untuk bisa menjadi penantang gelar di musim depan. Neville menyebut penambahan amunisi di lini depan harus menjadi prioritas Setan Merah.

Performa Manchester United di paruh kedua musim 2019/20 nyatanya jauh lebih baik ketimbang beberapa musim sebelumnya. Pasalnya tim arahan Ole Gunnar Solskjaer sempat mencatatkan 19 pertandingan di semua kompetisi tanpa tersentuh kekalahan dan membuka peluang bagi mereka lolos ke Liga Champions musim depan.

Kendati demikian, Neville menilai kekuatan Man United saat ini belum cukup untuk membuat mereka menjadi penantang gelar di musim depan. Untuk itu Neville menyarankan agar Setan Merah mendapatkan tiga hingga empat pemain anyar untuk menambah amunisi di lini depan mereka.

“Saya pikir Ole Gunnar Solskjaer membutuhkan tiga atau empat [pemain] sebelum mereka berpikir untuk bersaing di posisi ketiga atau kedua bahkan juara liga di musim depan,” ujar Neville kepada Sky Sports.

“Ketika saya mengatakan bahwa Manchester United membutuhkan penyerang tengah, itu bukan berarti saya menyarankan mereka melepas Anthony Martial. Mereke membutuhkan tambahan penyerang tengah karena Man United membutuhkan dua hingga tiga penyerang tengah yang bagus. Mereka juga membutuhkan dua hingga tiga pemain sayap yang hebat,” pungkasnya.

Winger Borussia Dortmund, Jadon Sancho, dikabarkan menjadi target utama Man United di musim panas tahun ini. Hanya saja hingga kini antara Dortmund dan MU belum mencapai kata sepakat terkait besaran nilai transfer sang pemain. Die Borussen sendiri telah memberikan lampu hijau untuk melepas Sancho namun dengan harga tak kurang dari 100 juta poundsterling.

Artikel Tag: Gary Neville, Manchester United, Premier League

Gantikan Ibra, AC Milan Incar Bomber Gagal Milik Real Madrid

Gantikan Ibra, AC Milan Incar Bomber Gagal Milik Real Madrid

Berita Transfer: AC Milan akan segera kehilangan bomber gaek asal Swedia, Zlatan Ibrahimovic yang saat ini kontraknya hanya menyisakan satu bulan dan akan segera berakhir pada 31 Agustus 2020 mendatang. Oleh sebab itu, AC Milan mulai mencari striker pengganti.

Dilansir dari Sky Italia, AC Milan kini tengah memalingkan pandangannya pada striker Real Madrid asal Serbia, Luka Jovic. Pemain berusia 22 tahun itu dianggap masih memiliki potensi untuk menjadi juru gedor yang mematikan di musim depan, walau pun sejauh musim 2019/20 ia hanya mampu mencetak 2 gol di La Liga bersama Real Madrid.

Penampilan Jovic itu pun jauh dari ekspektasi, yang mana di musim 2018/19 ia mampu mencetak banyak gol untuk Eintracht Frankfurt, hingga membuat Los Blancos kepincut dan bersedia untuk mendatangkannya seharga 60 juta euro atau sekitar 1 triliun rupiah.

Namun berkat penampilan buruknya, Real Madrid dikabarkan telah berencana untuk melepas sang pemain. Bukan sebagai pemain pinjaman, melainkan dengan status permanen disertai nilai transfer sekitar 50 atau 60 juta euro. Tingginya nilai transfer yang diminta Real Madrid membuat AC Milan masih melakukan negosiasi dengan klub besutan Zinedine Zidane itu, dengan harapan bisa mendatangkan sang pemain ke San Siro dengan nilai transfer yang lebih murah.

Untuk saat ini Jovic masih menyisakan 5 tahun kontrak dengan Real Madrid atau hingga musim panas 2025 mendatang.

Artikel Tag: AC Milan, Zlatan Ibrahimovic, Luka Jovic, Real Madrid

Oliveira Ingin Kembali Moncer di Seri Kedua

Oliveira Ingin Kembali Moncer di Seri Kedua

Berita MotoGP : Pebalap tim KTM Tech3 yaitu Miguel Oliveira mengaku ingin tampil moncer lagi ketika mentas di GP Andalusia mendatang. Oliveira sudah memberikan performa yang cukup apik di seri perdana dan kini berharap bisa meneruskannya.

Oliveira sendiri sejatinya mengalami masalah sejak hari pertama. Pada empat sesi latihan bebas hingga kualifikasi, kecepatan motornya tak kunjung sesuai harapan. Pebalap berkebangsaan Portugal ini lantas harus puas memulai balapan dari posisi 14 saja. Beruntung, ia bisa memperbaiki performa di hari balapan yang sesungguhnya. Melalui manuver-manuver cantik, akhirnya Oliveira bisa menembus posisi delapan besar.

Hasil itu jelas membuat Oliveira senang bukan main. Kini, rekan setim Iker Lecuona itu berharap bisa mempertahankan tren positifnya atau bahkan meningkatkannya lagi seri kedua nanti. Balapan akan kembali digelar di trek yang sama sehingga peluang Oliveira untuk tampil bagus juga sangatlah besar.

“Secara keseluruhan, saya tidak mengalami masalah besar terhadap performa motor kami. Akan tetapi saya merasa bahwa kami harus bisa meningkatkan performa kami saat menjalani sesi kualifikasi,” ucap Oliveira saat diwawancara oleh media setempat.

“Selain itu, saya juga merasa bahwa motor kami masih sangat menuntut fisik. Pada balapan kemarin, saya harus berusaha keras untuk bisa mengerem motor kami. Dalam balapan dengan cuaca panas seperti di Jerez, kondisi itu akan sangat merepotkan,” tutup pebalap yang musim depan akan pindah ke tim pabrikan KTM ini.

Artikel Tag: motogp 2020, KTM Tech3, Miguel Oliveira

Solskjaer: Man United Tak Bisa Terus-terusan Bahas De Gea!

Solskjaer: Man United Tak Bisa Terus-terusan Bahas De Gea!

Berita Sepakbola: Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, mulai kesal lantaran banyak pihak kerap menanyakan terkait performa David De Gea kepadanya. Solskjaer menegaskan bahwa dirinya masih mempercayai De Gea dan sang kiper diklaimnya memiliki mental yang kuat untuk menghadapi semua tekanan.

Performa De Gea kembali menjadi buah bibir usai kiper asal Spanyol itu melakukan blunder fatal saat Manchester United kalah 1-3 dari Chelsea pada semifinal Piala FA. Tak hanya itu, akibat blundernya tersebut tak sedikit pihak yang semakin gencar menyuarakan agar Solskjaer memanggil pulang Dean Henderson dan menjadikannya kiper nomor satu Setan Merah di musim depan.

Pada konferensi pers jelang laga kontra West Ham United, Kamis (23/7) dini hari WIB, Solskjaer kembali mendapatkan pertanyaan tentang De Gea. Kali ini sang manajer mulai kesal dan berkata: “Ini tidak akan menjadi konferensi pers tentang David De Gea,” ujar Solskjaer dilansir dari Tribuna.

“Kami akan terus bersama. Kami masih memiliki dua pertandingan dan kami hanya fokus pada hal itu.”

“Secara mental, David cukup kuat guna memahami apa yang menjadi tugasnya selama ini yakni tampil dalam setiap pelatihan serta bermain di laga selanjutnya,” tutup sang manajer.

Manchester United sendiri saat ini sedang fokus untuk mengakhiri kompetisi di peringkat empat besar. Namun untuk mewujudkan hal itu, The Red Devils harus menyapu bersih kemenangan di dua laga tersisa kontra West Ham United dan Leicester City.

Artikel Tag: David De Gea, Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer

Pol Espargaro Akui Ketangguhan Andrea Dovizioso di Seri Perdana

Pol Espargaro Akui Ketangguhan Andrea Dovizioso di Seri Perdana

Pebalap tim KTM Red Bull yaitu Pol Espargaro mengakui ketangguhan sosok Andrea Dovizioso di GP Spanyol lalu. Espargaro sudah mencoba segala cara untuk mengalahkannya, tetapi tak kunjung membuahkan hasil yang manis.

Start dari posisi ketujuh, Espargaro langsung merangsek dan berusaha menembus persaingan papan atas sejak awal. Ia terlibat persaingan ketat dengan Andrea Dovizioso dengan kecepatannya yang juga tak kalah bagus. Sayang, Espargaro kehilangan konsistensi di putaran-putaran akhir sehingga harus puas finish keenam. Sementara itu, Dovizioso dengan pengalamanya justru bisa mengamankan posisi ketiga.

Seusai balapan, Espargaro lantas memberikan pujian besar kepada Dovizioso. Menurutnya, sangat sulit untuk bisa menyaingi kecepatan dari Desmo Dovi. Walaupun banyak orang telah meremehkan kekuatan Dovizioso, tetapi kecepatannya tidak boleh dikecilkan begitu saja.

“Saya sudah berusaha sangat keras untuk melewati Dovi, tetapi dia langsung menjauhii saya. Akan tetapi saya tidak mempunyai kesempatan untuk tetap setidaknya dua sudut di depannya,” ucap Espargaro saat diwawancara oleh media setempat.

“Itu mungkin telah mengubah balapan bagi saya. Jadi saya bisa sedikit mendinginkan ban depan dan mencari udara segar. Namun saya terpaksa harus tetap berada di belakang Dovi sepanjang balapan kemarin,” pungkas saudara kandung dari Aleix Espargaro ini.

Espargaro kemudian berjanji akan belajar dari kesalahannya di balapan perdana lalu. Mengingat seri kedua masih akan digelar di trek yang sama, Espargaro bertekad meningkatkan performanya lagi.

Artikel Tag: motogp 2020, Andrea Dovizioso, Pol Espargaro, GP Spanyol

Quartararo Akui Aneh Rayakan Kemenangan Tanpa Penonton

Quartararo Akui Aneh Rayakan Kemenangan Tanpa Penonton

Berita MotoGP: Meskipun senang bukan kepalang usai meraih kemenangan perdananya di ajang MotoGP, Fabio Quartararo merasa aneh ketika harus merayakan kemenangannya tanpa penonton.

Quartararo menjadi pemenang dalam MotoGP Spanyol yang berlangsung di Sirkuit Jerez, Minggu (19/7). Pada balapan ini memang penonton dilarang hadir dalam ke sirkuit demi mengikuti anjuran physical distancing dan menghindari paparan virus corona.

Quartararo yang start dari pole, sempat melorot ke posisi 5 di Tikungan. Namun perlahan ia mulai bangkit dan memanfaatkan kesalahan Maverick Vinales dan juga Marc Marquez yang sempat kehilangan kendali motornya.

“Ini balapan yang sangat berat, karena saya tak melakukan start dengan baik dan ada di posisi 5 di belakang Pecco (Bagnaia) dan Jack (Miller). Saya tahu bahwa melaju di belakang Ducati sangatlah sulit untuk melakukan corner speed, terutama pada sektor terakhir,” tutur Quartararo kepada Crash.net.

“Namun saya masih bisa menyalip mereka di tikungan terakhir dan kemudian saya lihat kesalahan Marc. Sulit mengejar Mack, yang melakukan kesalahan kecil di Tikungan 6, dan kemudian barulah saya bisa menemukan ritme sendiri,” tandasnya.

Tidak adanya penonton yang hadir memang membuat suasana terlihat berbeda dari biasanya. Quartararo pun juga mengaku merasa aneh merayakan kemenangan tanpa kehadiran penonton.

“Rasanya sangat menakjubkan tapi juga aneh saat menikmatinya, karena tak ada penggemar di trek. Tapi sekalinya saya bertemu para mekanik, rasanya benar-benar sama. Kami harus menikmatinya karena Anda tak mendapatkan kemenangan perdana di MotoGP setiap hari,” imbuhnya.

Quartararo pun mengaku merasa jauh lebih tenang menjalani balapan kali ini karena ritme balapnya yang baik membuatnya mampu menciptakan jarak lebar dari rider lainnya. Atas alasan ini, ia juga bisa menjalani lap-lap terakhir dengan konsentrasi tinggi dan finis dengan aman.

Artikel Tag: Fabio Quartararo, motogp 2020, Petronas Yamaha SRT, MotoGP Spanyol

Benar, Negosiasi Ducati dan Dovizioso Macet Karena Permasalahan Gaji

Benar, Negosiasi Ducati dan Dovizioso Macet Karena Permasalahan Gaji

Berita MotoGP : Manajer tim Ducati yaitu Davide Tardozzi membenarkan isu bahwa proses negosiasi dengan Andrea Dovizioso macet karena permasalahan gaji. Ducati berusaha menurunkan gaji Dovizioso yang dianggap terlampau tinggi.

Seperti yang diketahui, Dovizioso dan Ducati masih melakukan negosiasi panjang terkait kontrak baru hingga saat ini. Kedua belah pihak masih ngotot dengan keinginan masing-masing dan belum melontarkan kata sepakat. Usut punya usut, satu hal yang membuat kedua pihak tak kunjung sepakat adalah perbedaan visi soal gaji. Dovizioso yang sudah semakin senja ingin mendapatkan kontrak panjang dengan gaji yang besar, sementara Ducati justru berpikiran sebaliknya.

Menanggapi rumor tersebut, Tardozzi secara terang-terangan membenarkan isu itu. Ia memang bertekad mengurangi gaji Dovizioso yang dinilai terlalu tinggi dan memberatkan tim. Terkait berapa besar pengurangan gaji itu, adalah pertimbangan utama yang enggan diputusi secara cepat oleh manajemen tim.

“Kami masih bernegosiasi karena Andrea mau menunggu. Kami tidak dalam keadaan terburu-buru, seperti yang saya katakan. Andrea juga tidak terburu-buru. Sangat jelas ini akan jadi kesempatan terbaik bagi kedua belah pihak. Masih banyak diskusi yang terjadi di meja dari sekarang hingga kesepakatan difinalisasi. Kami setuju untuk sedikit mengurangi gaji, dan itu sudah tidak masalah,” ucap Tardozzi.

Menarik untuk dinanti siapakah yang menjadi ‘pemenang’ dalam negosiasi kali ini. Ducati juga harus bertindak cepat mengingat stok pebalap hebat dan berpotensi juga sudah mulai habis direbut tim-tim rival.

Artikel Tag: motogp 2020, Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso

Dipastikan Absen Pada Balapan Perdana, Rins Berharap Bisa Segera Pulih

Dipastikan Absen Pada Balapan Perdana, Rins Berharap Bisa Segera Pulih

Berita MotoGP : Pebalap Suzuki Ecstar yaitu Alex Rins dipastikan absen pada balapan perdana di GP Spanyol mendatang. Rins mengalami dislokasi bahu usai terjatuh dengan keras di sesi kualifikasi.

Kendati akan absen pada seri awal, tetapi Rins berjanji untuk segera pulih dari cederanya. Ia tahu cedera yang dideritanya bukan cedera yang main-main, tetapi Rins memiliki tekad kuat untuk segera kembali ke lintasan. Apalagi, musim ini memiliki jadwal yang padat efek dari pandemi Virus Corona. Rata-rata jeda antar seri hanyalah sepekan, sehingga Rins harus benar-benar memulihkan diri dalam waktu dekat.

“Terkadang Anda menang, terkadang Anda belajar. Karena kecelakaan pada tikungan 11 saat kualifikasi kedua, saya mungkin tidak membalap pada MotoGP Spanyol 2020. Ini bukan permulaan musim yang saya inginkan. Akan tetapi, saya bisa jamin kami akan bekerja lebih keras dari biasanya untuk segera kembali ke lintasan,” ucap Rins.

Untuk memperjelas kondisi Rins, Dokter Xavier Mir yang menanganinya memberi klarifikasi kepada publik. Rins mengalami cedera yang cukup serius dan rasa sakitnya bahkan melebihi rasa sakit dari patah tulang. Jika dipaksakan mentas pada balapan perdana, hal itu beresiko besar membuat Rins mengalami kecelakaan hebat lagi.

“Dia mengalami dislokasi pada bahu kanan yang menyebabkan rasa sakit luar biasa. Jadi, setelah rontgen, dia langsung menjalani sedasi untuk mengembalikan bahu ke posisi semula. Tindakan itu lebih menyakitkan dibandingkan patah tulang,” tambah Dokter Xavier Mir.

Artikel Tag: motogp 2020, Suzuki Ecstar, Alex Rins

Bima Sakti Sebut Empat Pemain Persebaya Mampu Beradaptasi di Timnas U-16

Bima Sakti Sebut Empat Pemain Persebaya Mampu Beradaptasi di Timnas U-16

Berita Timnas Indonesia: Empat pemain Persebaya Surabaya yunior, Wahyu Agung, Ruy Arianto, Marselino Ferdinand, dan Mochmad Aditya yang mendapat kesempatan untuk ikut pada pemusatan latihan (TC) bersama timnas Indonesia U-16 dinilai Bima Sakti mampu beradaptasi dengan cukup baik.

Para pemain muda Persebaya Surabaya itu sudah bergabung dengan TC semenjak 5 Juli lalu. Hanya Marsel yang datang terakhir karena alasan kesehatan. Kendati demikian, Pelatih timnas Indonesia U-16 Bima Sakti tetap mengapresiasi performa para pemain tersebut selama TC.

“Alhamdullilah keempat pemain Persebaya bisa beradaptasi dengan baik selama pemusatan ini, Tentunya ini didukung dengan kompetisi internal yang ada di Persebaya,” ujar Bima Sakti seperti dilansir laman resmi Persebaya Surabaya.

Keempat pemain Persebaya tersebut berasal dari tim serie A dan serie B kompetisi Internal Persebaya. Marselino Ferdinand dan Ruy Arianto berasal dari klub Bintang timur, sedangkan Wahyu Agung berasal dari Anak Bangsa. Sementara Moch Aditya berasal dari tim serie B yakni Maesa.

Sejatinya, bukan hal baru bagi jebolan kompetisi Internal Persebaya untuk tampil di timnas. Bejo Sugiantoro, Hansamu Yama, Rachmat Irianto hingga Koko Ari Araya sudah lebih dahulu mencicipi seragam timnas Indonesia.

Nantinya, empat penggawa Persebaya Surabaya yang kini mengikuti pemusatan latihan akan berjuang untuk masuk ke dalam 23 pemain timnas Indonesia U-16 yang nantinya dipilih untuk tampil di Piala AFC U-16 2020 yang berlangsung 25 November hingga 12 Desember di Bahrain. Indonesia berada di grup D bersama Arab Saudi, Tiongkok, dan Jepang.

“Kami masih mengadakan seleksi, memang saat rancangan skuad sudah hampir 99 persen,” ujar Bima.

Artikel Tag: timnas Indonesia, Bima Sakti, Persebaya Surabaya, piala afc

Sean Gelael Berkeinginan untuk Raih Poin di Hungaria

Sean Gelael Berkeinginan untuk Raih Poin di Hungaria

Berita F2: Balapan pertama (Feature Race) Formula 2 (F2) akan berlangsung di Sirkuit Hungaroring, Budapest, Sabtu (18/7). Pebalap DAMS, Sean Gelael bertekad untuk melanjutkan performa gemilangnya di F2 dengan mencetak poin di Grand Prix Hungaria.

Dalam balapan nanti, Sean akan memulai balapan di peringkat sembilan. Namun, posisi sembilan yang diraih Sean terbilang membutuhkan kerja keras mengingat selama latihan hingga kualifikasi dihadapkan dengan hujan.

Rekan satu tim pebalap yang didukung Jagonya Ayam ini, Dan Ticktum bakal start di posisi keempat. Sedangkan pebalap yang bakal start di posisi terdepan adalah Callum Ilott dari tim Virtuosi Racing. Semua pebalap awalnya berhati-hati.

Namun kemudian mereka tancap gas, ditandai lap time yang terus bertumbangan. Dari 2 menitan hingga puncaknya satu menit 50,7 detik yang dibuat Callum Ilott. Selama prosesnya, Sean juga menunjukkan progres. Awalnya dia cukup kesulitan terutama di Sektor 2. Posisinya tak lepas dari P12 hingga P15.

Namun ketika temperatur ban dan kondisi lain mendukung langsung naik ke P8 dan P9. Ketika Sean Gelael bersiap memperbaiki lagi catatan waktunya ada insiden di mana pebalap India, Jehan Daruvala (Carlin) terhenti di trek yang membuat sesi dihentikan walau masih tersisa 4 menit. Sean pun mesti puas ada di P9, yang merupakan start terbaiknya di Formula 2 musim ini.

“Kondisi lintasan yang sulit, tapi saya merasakan mobil enak. Di awal-awal banyak traffic menghalangi saya, namun sepertinya mobil bagus untuk trek basah atau kering pun bagus. Semoga saya bisa dapat poin pada balapan nanti ,” kata Sean dalam keterangan resminya.

Artikel Tag: Sean Gelael, F2 2020, DAMS