Klaster Australian Open Meningkat Ketika Dua Pemain Lagi Dinyatakan Positif

Klaster Australian Open Meningkat Ketika Dua Pemain Lagi Dinyatakan Positif

Berita Tenis: Jelang Australian Open, dua petenis kembali dinyatakan positif terinfeksi COVID-19, klaim pihak berwenang pada hari Rabu (20/1) waktu setempat, sehingga kasus positif yang terkait turnamen tenis bertambah menjadi 10 kasus.

Hal tersebut menjadi berita mengejutkan teranyar dalam persiapan untuk Grand Slam pertama pada musim 2021 di Melbourne, yang telah diundur tiga pekan dari jadwal sebenarnya akibat pandemi COVID-19.

Serangkaian infeksi yang terdeteksi oleh pihak otoritas Australia telah memaksa 72 petenis untuk tetap tinggal dalam kamar hotel mereka 24 jam per hari selama dua pekan penuh.

Menteri kebijakan negara bagian Victoria, Lisa Neville menyatakan total ada empat orang terasosiasi dengan turnamen tenis yang positif terinfeksi COVID-19 sejak Selasa (19/1).

“Salah satu dari mereka adalah petenis yang tengah menjalani karantina ketat karena ia datang dengan salah satu penerbangan yang ditemukan kasus positif. Satu lagi adalah petenis lain dan satu lagi adalah pendukung dari petenis tersebut,” ungkap Neville.

Lebih dari 1.000 petenis dan staf tiba di Australia, yang sebagian besar bagiannya telah bebas virus corona, dengan menggunakan 17 pesawat sewaan pada pekan lalu dan kasus-kasus pertama terdeteksi dari penerbangan tersebut.

Seluruh penumpang dalam penerbangan yang ditemukan kasus positif harus menghabiskan 14 hari di kamar hotel untuk dikarantina dan para petenis yang berada dalam penerbangan tersebut tidak diizinkan untuk berlatih di luar hotel selama 5 jam seperti yang sudah disepakati sebelumnya.

Sejumlah hasil positif sebelumnya telah diklasifikasi ulang sebagai kasus yang tidak menular oleh pihak otoritas kesehtan, sehingga mencuat total 10 kasus yang terkait dengan Australian Open.

Kondisi yang berlangsung dalam situasi gelembung yang diciptakan pihak penyelenggara Australian Open telah mencuatkan sejumlah keluhan dari para petenis, termasuk ketika petenis peringkat 13 dunia, Roberto Bautista Agut yang menyebutkan bahwa karantina tersebut seperti penjara dengan Wi-Fi. Tetapi tidak lama, ia menyatakan permintaan maaf dan mengatakan bahwa yang ia katakan seharusnya menjadi percakapan pribadi yang dirilis di luar konteks.

Meski begitu, pihak penyelenggara bersikeras bahwa mayoritas para petenis menerima situasi isolasi tanpa keluhan.

Semakin dekatnya turnamen pemanasan yang akan digelar pada 31 Januari, banyak petenis yang mengubah kamar hotel mereka menjadi pusat kebugaran mini dan dengan terpaksa memukul bola tenis ke tembok kamar.

Artikel Tag: Tenis, australian open

Praveen/Melati Lolos Semifinal Yonex Thailand Open 2020

Praveen/Melati Lolos Semifinal Yonex Thailand Open 2020

Berita Badminton : Pasangan Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti menjadi wakil pertama Indonesia yang menapaki babak semifinal turnamen Yonex Thailand Open World Tour Super 1000 dengan memulangkan wakil asal Denmark, Mathias Christiansen/Alexander Boje.

Menempati unggulan kedua, Praveen dan Melati sukses menundukkan Mathias/Boje dua game ketat 21-19 dan 22-20 dalam tempo 39 menit.

Praveen/Melati mengawali laga dengan buruk membuat tiga kekalahan awal game pertama, dari service tidak sampai, shuttlecock nyangkut di nett maupun antisipasi Melati yang kurang baik. Namun, Praveen/Melati segera merespon dengan baik. Setelah menyamakan kedudukan 3-3, mereka terus mendulang poin hingga memimpin interval dengan 11-10.

Laga setelah restart semakin ketat di mana kedua pasangan saling jual beli serangan. Beruntung Praveen dan Melati tampil sangat tenang di momen akhir untuk bisa menyudahi game pertama dengan skor tipis 21-19.

Lagi-lagi tiga kesalahan awal dibuat oleh Praveen/Melati di awal game kedua hingga harus tertinggal cepat 0-3, meskipun mereka langsung bangkit dan berhasil memimpin cukup jauh dengan 10-5.

Butuh satu angka lagi bagi pasangan Indonesia untuk menutup interval game kedua, namun Christiansen/Boje tak tinggal dan bangkit, mereka berhasil meraih enam angka beruntun untuk membalikan keadaan menjadi 10-11.

Tak mau mengulangi kesalahan, Praveen/Melati bermain lebih safe selepas interval, berupaya untuk tidak terbawa oleh pola permainan lawan. Meskipun pasangan Denmark berhasil memaksakan setting, namun Praveen/Melati mampu menutup game kedua dengan skor ketat 22-20, sekaligus memastikan tiket semifinal Yonex Thailand Open.

Selanjutnya di babak empat besar (16/1), Praveen/Melati masih menunggu pemenang antara pasangan asal Jerman, Mark Lamsfuss dan Isabel Herttrich melawan wakil asal Perancis, Thom Gicquel/Delphine Delrue yang sampai berita ini diturunkan kedua pasangan masih belum bermain.

Artikel Tag: Praveen Jordan, Melati Daeva Oktavianti, Thailand Open

Donkey Yakin Kekuatan Alter Ego Akan Berkurang Tanpa Ahmad

Donkey Yakin Kekuatan Alter Ego Akan Berkurang Tanpa Ahmad

Berita Esports : Yurino “Donkey” Putra turut mengomentari absennya Ahmad Alter Ego (AE)di ajang M2 World Championship, yang dinilainya akan mengurangi kekuatan tim itu.

Dilansir One Esports, jelang M2 World Championship 2020 pertengahan Januari ini, AE dipastikan tidak akan diperkuat salah satu roster andalannya, Ahmad, yang sempat dinyatakan positif Covid-19 (sudah negatif saat ini).

Tapi pihak Alter sebelumnya dengan tegas menyebut mereka tidak terlalu mempermasalahkan hal tersebut, karena masih memiliki Yam, yang mereka yakini memiliki kemampuan sangat baik untuk menjalankan peran side/offlane.

Pujian juga diberikan Ahmad baru-baru ini, dengan menyebut Yam memiliki skill dan mekanik yang lebih bagus darinya juga pemain side/offlane Alter lainnya, yaitu PAI.

Walau begitu eks pemain EVOS Legends, Donkey dalam MPL Quickie Show episode 7 Sabtu (9/1) menyebut, absennya pemain yang kerap ia panggil Maman tersebut, akan berpengaruh pada AE. Menurutnya ini bukan soal ketidakpercayaan terhadap Yam, namun akan ada yang hilang dari AE di M2 World Championship.

“Kalau menurut saya sih pasti akan berkurang (kekuatan Alter Ego). Bukan masalah Yam kuat atau tidak. Player kuat di Mobile Legends itu sudah banyak, tetapi bagaimana cara mereka untuk menemukan puzzle biar mereka bisa terbentuk menjadi 100 (lengkap),” imbuhnya dikutip dari One Esports.

“Alter Ego bersama Maman (Ahmad) itu anggapannya sudah menjadi 100. Alter Ego tanpa Maman itu bagaikan EVOS Legends tanpa Gustian (REKT). Soalnya mereka telah lama bermain bersama, jadi otomatis kepercayaan (diri) di dalam tim itu sudah sangat tinggi,” sambungnya.

Untuk Donkey, pemain senior seperti Maman di dalam tim mampu memberi rasa tenang dan percaya diri di dalam tim, yang ia yakini akan sulit untuk siapun menggantikan peran seperti itu.

Artikel Tag: Donkey, Ahmad Alter Ego, Alter Ego, M2 World Championship 2020, Esports

Bayern Munich Siap Lepas Javi Martinez di Musim Dingin 2021

Bayern Munich Siap Lepas Javi Martinez di Musim Dingin 2021

Berita Liga Jerman: Masa depan gelandang veteran asal Spanyol, Javi Martinez bersama Bayern Munich akan segera menemui akhir. Kontraknya pun tak diperpanjang oleh Die Bavarian, meski hanya menyisakan kurang dari enam bulan ke depan.

Apabila memang kontraknya tak diperpanjang, maka Javi Martinez bisa hengkang dengan status bebas transfer pada musim panas 2021, dan klub peminat tidak memerlukan biaya sepeser pun untuk mendatangkannya. Akan tetapi, menurut majalah ternama Jerman, Kicker, Bayern disebut siap untuk melepas Martinez pada bursa transfer musim dingin Januari 2021 kali ini.

Namun, sayangnya sampai saat ini tidak ada klub Eropa yang benar-benar serius ingin mendatangkan pemain berusia 32 tahun tersebut, meski sebelumnya Athletic Bilbao, yang tak lain adalah klub di masa mudanya itu disebut tertarik untuk kembali menggunakan jasanya. Kini, menurut Kicker, satu-satunya peminat yang paling serius adalah klub asal China yang tak disebutkan namanya. Apabila mereka mengajukan tawaran secara resmi dan menarik, Bayern Munich siap untuk melepasnya di musim dingin kali ini.

Sejauh musim 2020/21 ini Martinez telah mencatat 16 penampilan di semua kompetisi dengan waktu bermain sekitar 603 menit. Ia juga menjadi penentu kemenangan Bayern di Piala Super UEFA 2020, saat gol sundulannya di menit ke-104 mengantarkan timnya menang dengan skor 2-1 melawan Sevilla yang berstatus sebagai juara Liga Europa.

Selain itu, dengan pengalamannya kini Javi Martinez juga menjadi salah satu mentor bagi gelandang muda, Marc Roca dan Tigao Dantas.

Artikel Tag: Javi Martinez, Bayern Munich

Henderson Kenang Kembali Momen Debutnya di Liga Premier

Henderson Kenang Kembali Momen Debutnya di Liga Premier

Berita Liga Inggris: Jordan Henderson mengungkapkan bahwa dia hampir melewatkan debutnya di Liga Premier, yang akan membuatnya mendapatkan kemarahan dari manajernya saat itu Roy Keane dalam prosesnya.

Pada saat itu, kapten Liverpool yang sekarang sedang naik daun, masih bermain di Sunderland setelah menghabiskan satu dekade di akademi klub.

Pada November 2008, Henderson menjalani debutnya di Liga Premier dengan Keane memilih gelandang muda itu untuk masuk bermain di babak kedua saat kalah 5-0 dari Chelsea.

Bintang Liverpool telah mengungkapkan bahwa ia hampir melewatkan pertandingan itu karena padatnya lalu lintas, dengan rekan setimnya David Meyler menjadi pahlawan dalam menyelamatkan Henderson agar tidak mendapat perlakuan buruk dari Keane.

“Kami dulu terbang dari bandara Newcastle, jadi Anda diizinkan mengemudi ke bandara,” jelas Hendo di saluran YouTube Liga Premier.

“Kali ini, David yang mengantar saya, kami menghadapi padatnya lalu lintas dan terlambat. Sekarang terlambat memang dilarang dalam sepak bola. Tapi dengan Roy terlambat berarti pesawat lepas landas dan kamu tidak naik. Itu saja, permainan telah berakhir.

“Berkat dia (Meyler) kami berhasil sampai di sana dan saya berhasil melakukan debut saya. Jika tidak, saya mungkin tidak akan melanjutkan permainan!

“Saya ingat tertinggal 3-0 di babak pertama dan pelatih memberi tahu kami untuk melakukan pemanasan, bahwa saya akan bermain di babak kedua. Saya tidak sabar untuk masuk ke lapangan.”

Artikel Tag: Jordan Henderson, Liverpool, Sunderland

Mourinho Targetkan Empat Pemain Ini di Bursa Januari Mandatang

Mourinho Targetkan Empat Pemain Ini di Bursa Januari Mandatang

Berita Transfer: Jose Mourinho diberikan bekal cukup untuk merekrut pemain baru di bursa musim panas lalu dan sukses mendatangkan pemain yang berkualitas seperti Gareth Bale, Sergio Reguilon, Carlos Vinicius dan Pierre Emile-Hojbjerg. Bagaimanakah langkah sang manajer di bursa Januari ini? Kabarnya ada empat pemain yang masuk radarnya, siapa sajakah mereka?

Menurut kabar yang dilansir Daily Express Jose Mourinho dan Tottenham akan mengusahakan transfer empat pemain ini atau salah satu di antara mereka untuk memperkuat opsi mereka di Januari mendatang.

Antonio Rudiger

Defender milik Chelsea ini kesulitan mendapatkan menit bermain yang dibutuhkan musim ini setelah kedatangan Thiago Silva dari Paris Saint-Germain. The Blues melepas sang bek tengah di musim panas lalu setelah ia memainkan peran penting bersama rekan satu timnya Timo Werner dan Kai Havertz yang kini bergabung ke Stamford Bridge.

Mourinho selalu menjadi pengagum berat servisnya dan nampaknya waktunya di London barat telah habis, satu-satunya penghalang adalah The Blues nampaknya tidak bersedia menjual pemain dari tim utama mereka ke rival Premier League terutama yang bermain reguler bersama negaranya.

Milan Skriniar

Tottenham merekrut Joe Rondon dari Swansea setelah gagal mendaratkan Milan Skriniar di musim panas lalu namun demikian bintang Nerazzuri tersebut merupakan bek tengah pilihan utama Mourinho. Spurs masih mempunyai masalah di lini pertahanan dengan Toby Alderweireld yang mulai menua, penampilan Davinson Sanchez yang kurang meyakinkan dan Japhet Tanganga yang terus cedera sehingga mereka mungkin mereka kambali mengejar Skriniar.

Levy harus merogoh kocek yang lebih dalam lagi jika ingin mendatangkan defender berkualitas tinggi tersebut, ia dikabarkan siap dilepas Januari nanti akan tetapi dengan nilai transfer sebesar 45 Juta Poundsterling (sekitar Rp. 765 Miliar).

Paulo Dybala

Bos Juventus, Andrea Pirlo menawarkan Paulo Dybala ke enam klub papan atas Premier League dan ia memiliki kualitas bintang yang dibutuhkan oleh Levy, Spurs memang telah mendatangkan Carlos Vinicius di musim panas ini sebagai pelapis Harry Kane akan tetapi pemain 25 tahun tersebut belum bisa membuktikan diri.

Tim manapun yang ingin menantang gelar juara Premier League seharusnya memiliki empat penyerang kelas dunia dan Mourinho tahu apa yang dibutuhkannya untuk menambahkannya di area tersebut. Dybla bisa didapatkan sebagai pemain pinjaman yang membuat ketersediaannya menjadi lebih menarik.

Arkadiusz Milik

Striker Napoli tersebut merupakan pemain yang diminati oleh Tottenham sepanjang musim panas ini akan tetapi mereka mengurungkan untuk merekrutnya karena terbentur harganya yang relatif tinggi. Milik telah mencetak 38 gol dalam 53 penampilannya di Serie A akan tetapi ia dipinggirkan musim ini dan tanpa bermain dalam satu laga pun.

Bos Polandia, Zibi Boniek telah memperingatkan pada Milik bahwa ia tidak akan mendampingi Robert Lewandowski di Euro 2020 jika ia tidak mendapatkan menit bermain secara reguler, dan Il Partenopei telah menurunkan harganya menjadi 15 Juta Poundsterling yang bisa membuat Spurs kembali mengusahakan transfernya.

Artikel Tag: Mourinho, Tottenham, transfer

Jelang Musim 2021, Swiatek Sedikit Ragukan Tentang Performanya

Jelang Musim 2021, Swiatek Sedikit Ragukan Tentang Performanya

Berita Tenis: Baru menginjak usia 19 tahun, Iga Swiatek telah mencetak sejarah dengan menjadi petenis putri termuda yang memenangkan gelar Grand Slam sejak Monica Seles pada musim 1992.

Petenis berkebangsaan Polandia memenangkan gelar Grand Slam pertama dalam kariernya di French open musim 2020 tanpa kehilangan satu set pun. Dengan pencapaian bersejarah tersebut, ia menjadi petenis Polandia pertama dalam sejarah yang memenangkan gelar Grand Slam.

Baru-baru ini, petenis yang mengalahkan Sofia Kenin di final French Open melakukan sesi tanya jawab dengan penggemarnya melalui Instagram dan menjawab beberapa pertanyaan menarik.

Di antara pertanyaan yang diajukan, salah satu penggemar bertanya apakah petenis berusia 19 tahun merasakan ada perubahan dalam permainannya usai mengklaim gelar French Open.

Petenis yang melaju ke babak keempat Australian Open musim 2020 mengakui bahwa ia merasa bangga dengan cara ia berkompetisi selama dua pekan di Roland Garros, Paris. Tetapi, meski ia mengalami kemajuan selama persiapan pra-musim, ia memiliki beberapa keraguan tentang permainannya di musim yang akan datang.

“Saya bangga dengan diri saya sendiri bahwa saya bisa tampil sampai akhir turnamen dan saya tampil konsisten setiap harinya dalam dua pekan. Saat ini, saya pikir dari segi tenis saya mengalami kemajuan dan pra-musim tampak lebih baik daripada sebelumnya. Tetapi saya memiliki keraguan tentang performa saya di masa depan, karena saya akan berada di situasi yang baru, tetapi saya berjanji pada diri saya sendiri bahwa saya akan memberi diri saya sendiri waktu,” jelas Swiatek di sesi tanya jawab tersebut.

Mengakui performa impresif pada musim 2020, petenis yang lolos ke babak ketiga US Open musim 2020 terpilih menjadi WTA Fan Favorite Singles Player of The Year dan juga terpilih menjadi WTA Most Improved Player.

Saat ini berlatih keras demi musim 2021, banyak pihak akan mengharapkan performa impresif Swiatek di Australian Open musim 2021. Dalam dua kesempatan terakhir, hasil terbaik yang ia raih di Australian Open adalah ketika ia melaju ke babak keempat pada musim 2020 sebelum kalah dari petenis berkebangsaan Estonia, Anett Kontaveit.

Artikel Tag: Tenis, French Open, australian open, Iga Swiatek

Misfits Gaming Group Resmi Bergabung dengan Creative Collective ESPAT TV

Berita Esports : Misfits Gaming Group (MGG), organisasi esports yang berbasis di Florida, mengumumkan resmi bergabung dengan Creative Collective ESPAT TV.

Dilansir Esports Insider, sebagai hasil dari kemitraan ini, MGG akan meminjamkan Creative Collective hak representasi medianya di semua properti untuk layanan streaming dan distribusi.

Dalam rilisnya, CEO dan salah satu founder ESPAT TV Dante Simpson mengatakan, kesempatan untuk bermitra dengan Misfits yang benar-benar selaras debgan visi mereka, membuat mereka sangat senang.

“Bekerja dengan Misfits Gaming Group, selaras dengan ESPAT TV Creative Collective, untuk mendefinisikan kembali dan memperkuat konten penggemar, memiliki implikasi yang luar biasa bagi masa depan gaming, esports, dan entertainment,” tegas Dante Simpson dilansir Esports Insider.

“Hubungan kami yang diperluas akan menawarkan banyak kesempatan untuk lebih dekat dengan para gamer, tim, juga gelar,” tambanhya.

Creative Collective dari ESPAT TV , terdiri dari sejumlah besar conten creator, pembuat film, produser, pakar pemasaran, dan perusahaan produksi media, seperti PRG, Esports Kocker, Unbridled Media, agensi yang berfokus pada Tiktok Move & Shakers, dan Ridley Scott Creative Group. MGG adalah organisasi esports pertama yang bergabung dengan Creative Collective ESPAT TV.

Menurut rilis tersebut, dengan bermitra dengan perusahaan seperti ESPAT TV, MGG bertujuan untuk ‘membantu pertumbuhan industri yang berkelanjutan secara keseluruhan’.

Ben Spoont, CEO dan salah satu founder Misfits Gaming Group menyatakan, meskipun fokus ESPAT TV tetap pada industri game dan esports, pengaruh dan keunggulan mereka mampu menjangkau lebih jauh, sehingga MGG bangga menyebut mereka sebagai partner.

“Distribusi mereka tidak ada duanya dan secara kolektif, kami berharap dapat terus mendorong industri ini ke depan dengan menjangkau pemirsa baru, dan membuat konten yang sangat menarik untuk ditonton oleh penggemar esports.” Ujar Ben dilansir Esports Insider.

Artikel Tag: Misfits Gaming Group, ESPAT TV, Collective Creative ESPAT TV, Esports

Liga de Videojuegos Profesional Operasikan Ajang VALORANT Spanyol

Liga de Videojuegos Profesional Operasikan Ajang VALORANT Spanyol

Berita Esports: Liga de Videojuegos Profesional (LVP), penyelenggara turnamen, telah mengumumkan akan bertugas untuk mengoperasikan kompetisi VALORANT Spanyol untuk tahun 2021.

Penyelenggara turnamen sebelumnya telah bekerjasama dengan Riot Games untuk mengoperasikan UK League Championship (UKLC) sebelum kompetisi berubah nama menjadi NLC.

LVP bergabung dengan sesama penyelenggara turnamen ESL sebagai operator event regional pada tahun 2021. Pada bulan Oktober, ESL mengumumkan akan menyelenggarakan dan mengoperasikan turnamen esports VALORANT di Thailand.

Walaupun Ekosistem esports game tersebut masih dalam tahap awal, Liga de Videojuegos Profesional telah menggelar turnamen saat pemain shooter masih dalam versi beta.

“Kami berterima kasih kepada Riot Games karena mempercayai kami untuk menyelenggarakan kompetisi VALORANT terpenting di Spanyol pada tahun 2021,” kata Jordi Soler CEO LVP dalam rilisnya dilansir Esports Insider.

“Kami telah menjadi patokan di Spanyol selama sepuluh tahun untuk pekerjaan kami dalam pengembangan kancah League of Legends, di antara games lainnya, tetapi sekarang kami juga ingin terlibat dengan VALORANT, yang merupakan salah satu pertaruhan besar perusahaan untuk tahun ini,” sambung Jordi Soler.

The VALORANT Rising Series akan mulai berlangsung pada Januari 2021 dengan kualifikasi online, untuk menentukan delapan tim teratas yang akan lolos ke putaran final, yang dijadwalkan berlangsung di bulan November. Bergantung pada situasi Covid-19, event tersebut akan diadakan secara langsung dan tim yang berkompetisi akan bersaing untuk memperebutkan hadiah uang sebesar € 40.000 euro (£ 36.146 pounds).

Artikel Tag: LVP, Riot Games, VALORANT, Esports

Abraham Mengaku Belum Puas Meski Mampu Kalahkan Thailand

Abraham Mengaku Belum Puas Meski Mampu Kalahkan Thailand

Berita Basket Indonesia: Tim Nasional Basket Putra Indonesia memang berhasil menang dengan skor cukup telak atas Thailand dengan skor 90-76. Meski demikian, Abraham Damar Grahita mengaku belum puas dengan hasil itu.

Dalam pertandingan Kualifikasi FIBA Asia 2021 itu, Abraham menjadi pendulang poin tim nasional basket Indonesia dengan raihan 22 angka saat menghadapi Thailand. Jumlah itu sama dengan catatan pemain naturalisasi Indonesia, Brandon Jawato.

“Belum (puas) sih. Mainnya belum 100 persen juga soalnya. Ini juga lumayan berat sih, Thailand kemarin pakai zone defense, jadi cukup sulit berkembang,” kata Abraham, sebagaimana diberitakan situs resmi IBL.

Adaptasi yang kurang lama menjadi kendala bagi Abraham. Hanya 24 jam setelah tiba di Bahrain, tim nasional basket Indonesia langsung bertanding melawan Thailand.

“Seharusnya satu hari lagi (beradaptasi di Bahrain) oke sih. Harapannya bisa main lebih baik dari window sebelumnya. Progressnya kelihatan,” ujar pemain yang akan memperkuat Prawira Bandung tersebut.

Dengan hasil dari laga yang digelar di Manama, Khalifa Sports City, Bahrain, tersebut, Indonesia merangsek ke peringkat ketiga klasemen sementara Grup A, dengan rekor, 1-2. Rencananya, windows ketiga akan digelar pada 18-22 Februari mendatang.

Pada windows ketiga, timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Filipina pada 18 Februari. Nantinya, dua peringkat teratas di Grup A berhak melangkah ke putaran final FIBA Asia Cup 2021. Sementara peringkat ketiga akan menjalani play off guna bersaing memperebutkan empat slot terakhir untuk tampil di babak utama FIBA Asia Cup 2021.

Artikel Tag: Kualifikasi FIBA Asia 2021, Abraham Damar Grahita