West Ham United Tak Punya Opsi Permanenkan Status Jesse Lingard

West Ham United Tak Punya Opsi Permanenkan Status Jesse Lingard

Berita Transfer: Klub Premier League, West Ham United, dikabarkan tak memiliki opsi untuk mempermanenkan status Jesse Lingard di akhir masa peminjamannya dari Manchester United. Sinyal kembali ke Old Trafford?

Pada jendela transfer musim dingin Januari 2021 yang lalu, Jesse Lingard melakukan keputusan yang berani dengan pergi meninggalkan Manchester United untuk menjalani masa peminjaman di West Ham United selama setengah musim. Kepergiannya sendiri bukan tanpa alasan, pasalnya di musim ini Lingard kekuarangan kesempatan bermain dari Ole Gunnar Solskjaer.

Adapun keputusan Lingard untukmerumput di London Stadium membuahkan hasil. Pasalnya dari empat penampilannya bersama The Hammers di Premier League, Lingard berhasil mencetak tiga gol bagi timnya. Sebuah performa yang dikabarkan telah membuat West Ham tertarik untuk mempermanenkan statusnya di penghujung musim.

Namun seperti kabar yang dilansir dari The Times, West Ham nyatanya tak memiliki klausul untuk mempermanenkan status Lingard jika masa peminjamannya telah usai. Pada laporan tersebut, West Ham memang telah berusaha untuk memiliki opsi pembelian di akhir musim namunhal itu mendapatkan penolakan dari Man United.

Itu artinya, Lingard akan kembali ke Old Trafford di musim depan meski kelanjutan kariernya bersama Setan Merah masih diragukan. Namun Lingard sendiri hingga saat ini masih terikat kontrak selama satu tahun ke depan usai Man United mengaktifkan opsi perpanjangan selama 12 bulan pada Januari lalu.

Artikel Tag: Jesse Lingard, Manchester United, West Ham United

Lionel Messi Sudah Tak Hormati Barcelona, Dia Disarankan untuk Pergi

Lionel Messi Sudah Tak Hormati Barcelona, Dia Disarankan untuk Pergi

Berita Liga Spanyol:Mantan bek Real Madrid, Oscar Ruggeri mengatakan Lionel Messi sudah waktunya untuk meninggalkan Barcelona. Sebab, pemain asal Argentina itu sudah tidak menghormati tim asal Catalan itu.

Ruggeri yang juga berasal dari Argentina menilai Blaugrana telah memperlakukan Messi dengan kurang baik dan La Pula sudah kehilangan respek terhadap klub.

“Messi harus meninggalkan klub. Dia masih yang terbaik, tetapi semua tim sudah kehilangan respek untuk Barcelona. Ini sudah selesai, dia harus pergi, mereka melakukan banyak hal untuk dia dan semua sudah sampai pada tahap ini,” ujar Ruggeri kepada ESPN.

“Mereka menendang keluar Luis Suarez, dan melupakan bahwa dia adalah temannya, bagian dari keluarganya. Suarez adalah pencetak gol. Anda tidak bisa menendangnya. Tidak banyak pemain berada dalam level Suarez saat ini.”

“Sekarang Messi ingin datang ke timnas Argentina, sebelumnya kebalikannya. Sekarang dia rela menembak seseorang untuk bisa datang ke tim nasional, sebelumnya dia selalu berusaha menghindar. Dia kehilangan respek untuk Barcelona.”

Pada musim panas 2020, Messi sempat dikait-kaitkan dengan kepindahan ke Manchester City, namun bintang asal Argentina itu akhirnya bertahan di Barcelona karena harus menghabiskan kontraknya di klub.

Jelang berakhirnya kontrak, Messi kini masih dihubung-hubungkan dengan The Citizens, meski PSG dan Inter Milan juga kabarnya tertarik dengan sang striker. PSG sendiri tidak menyembunyikan fakta kalau mereka siap menyambut Messi jika mau bergabung ke Parc des Princes.

Artikel Tag: Lionel Messi, Barcelona

100 Thieves Akhirnya Tumbang Juga di LCS Spring Split 2021

100 Thieves Akhirnya Tumbang Juga di LCS Spring Split 2021

Berita Esports : 100 Thieves berniat untuk membalas kekalahan dari Cloud9 (C9) saat bertemu di semifinal LCS Lock In, pada pekan kedua LCS Spring Split 2021, Minggu (14/2). Tetapi nyatanya justru C9 kembali unggul, dan memberikan mereka kekalahan perdana di liga.

Pertandingan ini juga sangat ditunggu oleh penggemar. Beragam prediksi datang dari mereka seputar peluang C9 yang baru kalah dari Evil Geniuses kemarin, dalam laga melawan Thieves hari ini. Tapi Blaber dkk menunjukkan semangatnya untuk mempertahankan puncak klasemen.

Yang menjadi sorotan pada pertandingan LCS Spring Split 2021 tersebut adalah kejutan champion pilihan Blaber, yaitu Rek’Sai, di mana sang jungler terbaik Amerika Utara itu mampu menunjukkan fleksibilitasnya di seluruh jalur hutan.

Tak satu pun pemain 100 Thieves bisa menangani serangan hutan Blaber, karena ia tampak ada di semua sisi peta di waktu yang sama. Dalam 15 menit, dirinya memimpin perolehan gold dan menumbangkan pemain lain dalam permainan, dan C9 pun tinggal melanjutkan dominasinya dari sana.

Closer cs berupaya mengendalikan map dan objective, tetapi mereka tidak memiliki chemistry untuk mengalahkan Cloud9 dalam pertarungan. Panggilan Thieves Baron pada saat yang tepat menghantam mereka saat Closer menjadi korban damage Baron, dan C9 memanfaatkannya untuk sedikit menaikkan keunggulan dari sang lawan.

Setelah itu, Cloud9 sudah unggul terlalu jauh dari Thieves. Meski mereka masih berusaha memanfaatkan sekecil apa pun peluang yang terlihat tapi upaya bangkit itu gagal, sebab C9 mampu menjaga momentum dengan memenangkan pertarungan hingga akhir.

Dilansir Dot Esports, dengan kekalahan 100 Thieves hari ini, tak ada lagi tim di LCS yang belum terkalahkan. Kedua tim akan kembali bertanding sekali lagi besok, Senin (15/2) untuk menutup akhir pekan kedua LCS Spring Split 2021.

Artikel Tag: 100Thieves, Cloud9, LCS Spring Split 2021, Esports

Grid Lengkap, Berikut Nama Pembalap Formula 1 Musim 2021

Grid Lengkap, Berikut Nama Pembalap Formula 1 Musim 2021

Berita Formula 1: Setelah kesepakatan antara Mercedes dan Lewis Hamilton tercapai, nama pembalap yang akan mengikuti kejuaraan dunia Formula 1 2021 telah lengkap. Sehingga, secara total 20 pembalap akan bersaing meraih gelar juara dunia.

Dilansir dari Crash.net, pembalap pertama Yuki Tsunoda akan melakukan debut Formula 1 pada tahun 2021 bersama Pierre Gasly di AlphaTauri, dengan pembalap Jepang berusia 20 tahun menggantikan Daniil Kvyat.

Keputusan Ferrari untuk tidak memperbarui kontrak Sebastian Vettel pada bulan Mei memulai kesibukan di pasar pembalap, terdampak kepada Daniel Ricciardo yang akan pindah dari Renault ke McLaren tahun depan, di mana dia akan bermitra dengan Lando Norris .

Dia menggantikan Carlos Sainz , yang menjadi penerus Vettel di Ferrari bersama Charles Leclerc, yang menandatangani kesepakatan jangka panjang baru Ferrari pada akhir tahun 2019. Di tempat lain, Max Verstappen akan tetap menggunakan warna Red Bull pada 2021 setelah menandatangani kontrak tiga tahun baru, sementara tiga pembalap lebih jauh juga telah dikonfirmasi untuk 2021.

Esteban Ocon menandatangani kontrak dua tahun dengan Renault, mulai musim ini, dengan juara dunia dua kali F1 Fernando Alonso kembali ke olahraga bersama pembalap Prancis itu.

Alfa Romeo mengonfirmasi Kimi Raikkonen dan Antonio Giovinazzi untuk tahun depan menjelang Grand Prix Emilia Romagna, sebuah pengumuman yang segera ditindaklanjuti dengan konfirmasi dari Williams bahwa mereka juga akan bertahan dengan pembalap saat ini untuk 2021.

Setelah menurunkan susunan pembalap yang tidak berubah dari Kevin Magnussen dan Romain Grosjean selama empat musim, Haas akan menurunkan pasangan baru yang berani pada tahun 2021 dengan mempromosikan dua prospek muda di Nikita Mazepin dan Mick Schumacher. Mazepin hanya menjadi pembalap Rusia ketiga yang berkompetisi di F1, sementara Schumacher membutuhkan sedikit perkenalan sebagai putra dari tujuh kali juara dunia F1 Michael.

Red Bull mengonfirmasi Sergio Perez sebagai rekan setim baru Max Verstappen untuk tahun 2021 pada bulan Desember, sebelum Mercedes mengakhiri kisah lama tentang masa depan Hamilton dengan mengumumkan kontrak baru pada bulan Februari, menyelesaikan grid F1 2021.

Berikut nama pembalap F1 Musim 2021

Mercedes

Valtteri Bottas ( akhir 2021 ), Lewis Hamilton ( akhir 2021 )

Ferarri

Charles Leclerc (akhir 2024), Carlos Sainz (akhir 2022)

Red Bull Racing

Max Verstappen (end of 2023), Sergio Perez (end of 2021)

McLaren F1 Team

Daniel Ricciardo (multi-year), Lando Norris (multi-year)

Alpine F1 Team

Esteban Ocon (end of 2021), Fernando Alonso (at least the end of 2021)

Scuderia AlphaTauri

Pierre Gasly (end of 2021), Yuki Tsunoda (end of 2021)

Aston Martin F1 Team

Sebastian Vettel (multi year), Lance Stroll (multi year)

Alfa Romeo Racing

Kimi Raikkonen (End of 2021), Antonio Giovinazzi (End of 2021)

Haas F1 Team

Mick Schumacher (multi-year), Nikita Mazepin (multi-year)

Williams

George Russell (end of 2021), Nicholas Latifi (end of 2021)

Artikel Tag: Formula 1, mercedes f1, Ferrari, Formula 1 2021

Ronald Koeman Komentari Tindakan Angel Di Maria Bujuk Lionel Messi ke PSG

Ronald Koeman Komentari Tindakan Angel Di Maria Bujuk Lionel Messi ke PSG

Berita Transfer: Pelatih Barcelona, Ronald Koeman, mengeluhkan tindakan Angel Di Maria yang membujuk Lionel Messi ke Paris Saint-Germain (PSG) lewat pernyataannya di media.

Masa depan Messi di Camp Nou memang jauh dari kata pasti, karena durasi kontrak yang akan segera kadaluarsa pada akhir musim ini, dan negosiasi yang tak kunjung dimulai.

Sang mega bintang beralasan bahwa ia menunggu hasil akhir pemilihan umum presiden klub, yang tadinya dijadwalkan pada tanggal 24 Januari, namun ditunda akibat pandemi yang memburuk di Spanyol.

Di tengah ketidakjelasan tersebut, PSG muncul sebagia kandidat terkuat untuk mengamankan jasa Lionel Messi pada bursa transfer musim panas tahun ini, dan Angel Di Maria percaya diri bahwa kompatriotnya akan bergabung bersamanya.

Ronald Koeman mengeluhkan tindakan tersebut; ia menganggap bahwa ini merupakan bagian dari psywar menjelang pertandingan antara kedua tim jelang pertemuan di babak 16 besar Liga Champions.

“Itu menghina kami,” kata Koeman tentang bujukan Di Maria, berbicara setelah Barcelona mengamankan tiket ke semifinal Copa del Rey dengan mengalahkan Granada 5-3, Kamis (4/2) dini hari WIB.

“Itu adalah hal yang salah untuk berbicara seperti itu, dan itu hanya memanaskan situasi untuk laga Liga Champions. Itu tidak adil. Saya kira berbicara tentang salah satu pemain kami adalah tindakan yang tidak menghormati Barcelona.

“Mereka sering berbicara tentang Leo. Dia adalah pemain Barca, dan kami memiliki dua pertandingan melawan mereka.”

Pertandingan pertama kontra PSG akan digelar di Camp Nou pada tanggal 16 Februari mendatang, sebelum Blaugrana melawat ke Parc des Princes pada tanggal 10 Maret.

Artikel Tag: Ronald Koeman, Barcelona, Lionel Messi, PSG

Bradley Beal Belum Dilepas Wizards, Lakers Bakal Gigit Jari

Bradley Beal Belum Dilepas Wizards, Lakers Bakal Gigit Jari

Berita Basket NBA: Los Angeles Lakers harus melupakan keinginan untuk menampung Bradley Beal. Pasalnya, Washington Wizards dikabarkan tidak bakal melepasnya.

Situasi Beal di skuat Wizards saat ini memang kurang kondusif. Beal secara individu memang tampil apik dengan mencetak rata-rata 35 poin per pertandingan.

Sayangnya, kerja keras Beal itu masih gagal membuahkan hasil manis hingga sekarang. Wizards masih terbenam di dasar klasemen konferensi timur NBA dengan rekor 3 kali menang dan 12 kali kalah.

Pencapaian tim yang buruk itu lantas memunculkan rumor bahwa Beal bisa saja meminta dilepas menuju tim lain dalam waktu dekat. Beal sendiri menunjukkan ekspresi kecewa dalam beberapa pertandingan ketika ia tampil bagus tetapi timnya tetap kalah.

Namun, Lakers siap-siap untuk gigit jari. Menurut laporan Adrian Wojnarowski dari ESPN, Wizards belum mau melepas pemain berusia 26 tahun tersebut.

“Bradley Beal tidak akan berada di pasar perdagangan di sini dalam waktu dekat, dan dia belum benar-benar menyatakan bahwa dia siap untuk pindah,” kata Wojnarowski kepada Maria Taylor di ESPN NBA Countdown, Jumat (pukul 1:24).

“Dia mencintai kota itu, organisasi itu, dan dia telah berjuang keras di sana, dia berjuang keras sekarang.”

Dia juga mencatat bahwa agen Beal, Mark Bartelstein, mengungkapkan bahwa fokus sang pemain adalah mengubah musim yang mana mereka mencatat 3 kemenangan dan mengalami 12 kekalahan. Namun, Woj menyarankan bahwa setiap percakapan tentang kemungkinan perpindahan bisa terjadi di luar musim daripada sebelum batas waktu perdagangan 25 Maret.

Artikel Tag: Bradley Beal

Kontrak Di Francesco Tuntas, Cagliari Kini Incar Servis Eks Inter Milan

Kontrak Di Francesco Tuntas, Cagliari Kini Incar Servis Eks Inter Milan

Berita Liga Italia: Setelah memastikan untuk memperpanjang kontrak pelatih Eusebio Di Francesco, kini Cagliari memfokuskan diri untuk mendatangkan pemain baru. Dan pemain yang sekarang diincar oleh klub asal Kepulauan Sardinia tersebut adalah Kwadwo Asamoah.

Setelah 19 pekan, Cagliari sekarang memang masih terjerembab di urutan ke-18 klasemen Serie A sementara dengan koleksi 14 angka.

Namun meski tim sedang dalam tren yang kurang begitu baik ditambah dengan baru saja kalah 0-1 melawan Genoa hari Minggu (24/1) kemarin, pihak klub memastikan jika mereka setuju untuk menambah satu tahun masa kerja pelatih Eusebio Di Francesco.

Sebelumnya kontrak pelatih berusia 51 tahun itu harusnya habis pada Juni 2022. Dan sekarang dengan penambahan masa bakti yang baru, maka kontrak Di Francesco baru akan habis di Juni 2023.

Ini menunjukkan bahwa manajemen Gli Isolani menaruh kepercayaan penuh kepada Di Francesco, yang pada musim lalu hanya bertahan beberapa bulan saja melatih Sampdoria.

Setelah tuntas merampungkan kontrak baru Di Francesco, Sky Sport Italia memberitakan jika kini Cagliari fokus untuk mengejar Kwadwo Asamoah yang kebetulan sedang berstatus tanpa klub.

Pemain berusia 32 tahun itu sudah cukup lama berkarier di Serie A dengan membela sejumlah klub seperti Udinese, Juventus dan yang terakhir Inter Milan.

Tercatat pemain asal Ghana tersebut sudah tiga bulan lebih tidak bermain sepakbola usai mengakhiri kontraknya bersama Inter Milan di tanggal 5 Oktober 2020 silam.

Artikel Tag: Cagliari, Inter Milan, Kwadwo Asamoah, Eusebio Di Francesco

Klaster Australian Open Meningkat Ketika Dua Pemain Lagi Dinyatakan Positif

Klaster Australian Open Meningkat Ketika Dua Pemain Lagi Dinyatakan Positif

Berita Tenis: Jelang Australian Open, dua petenis kembali dinyatakan positif terinfeksi COVID-19, klaim pihak berwenang pada hari Rabu (20/1) waktu setempat, sehingga kasus positif yang terkait turnamen tenis bertambah menjadi 10 kasus.

Hal tersebut menjadi berita mengejutkan teranyar dalam persiapan untuk Grand Slam pertama pada musim 2021 di Melbourne, yang telah diundur tiga pekan dari jadwal sebenarnya akibat pandemi COVID-19.

Serangkaian infeksi yang terdeteksi oleh pihak otoritas Australia telah memaksa 72 petenis untuk tetap tinggal dalam kamar hotel mereka 24 jam per hari selama dua pekan penuh.

Menteri kebijakan negara bagian Victoria, Lisa Neville menyatakan total ada empat orang terasosiasi dengan turnamen tenis yang positif terinfeksi COVID-19 sejak Selasa (19/1).

“Salah satu dari mereka adalah petenis yang tengah menjalani karantina ketat karena ia datang dengan salah satu penerbangan yang ditemukan kasus positif. Satu lagi adalah petenis lain dan satu lagi adalah pendukung dari petenis tersebut,” ungkap Neville.

Lebih dari 1.000 petenis dan staf tiba di Australia, yang sebagian besar bagiannya telah bebas virus corona, dengan menggunakan 17 pesawat sewaan pada pekan lalu dan kasus-kasus pertama terdeteksi dari penerbangan tersebut.

Seluruh penumpang dalam penerbangan yang ditemukan kasus positif harus menghabiskan 14 hari di kamar hotel untuk dikarantina dan para petenis yang berada dalam penerbangan tersebut tidak diizinkan untuk berlatih di luar hotel selama 5 jam seperti yang sudah disepakati sebelumnya.

Sejumlah hasil positif sebelumnya telah diklasifikasi ulang sebagai kasus yang tidak menular oleh pihak otoritas kesehtan, sehingga mencuat total 10 kasus yang terkait dengan Australian Open.

Kondisi yang berlangsung dalam situasi gelembung yang diciptakan pihak penyelenggara Australian Open telah mencuatkan sejumlah keluhan dari para petenis, termasuk ketika petenis peringkat 13 dunia, Roberto Bautista Agut yang menyebutkan bahwa karantina tersebut seperti penjara dengan Wi-Fi. Tetapi tidak lama, ia menyatakan permintaan maaf dan mengatakan bahwa yang ia katakan seharusnya menjadi percakapan pribadi yang dirilis di luar konteks.

Meski begitu, pihak penyelenggara bersikeras bahwa mayoritas para petenis menerima situasi isolasi tanpa keluhan.

Semakin dekatnya turnamen pemanasan yang akan digelar pada 31 Januari, banyak petenis yang mengubah kamar hotel mereka menjadi pusat kebugaran mini dan dengan terpaksa memukul bola tenis ke tembok kamar.

Artikel Tag: Tenis, australian open

Praveen/Melati Lolos Semifinal Yonex Thailand Open 2020

Praveen/Melati Lolos Semifinal Yonex Thailand Open 2020

Berita Badminton : Pasangan Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti menjadi wakil pertama Indonesia yang menapaki babak semifinal turnamen Yonex Thailand Open World Tour Super 1000 dengan memulangkan wakil asal Denmark, Mathias Christiansen/Alexander Boje.

Menempati unggulan kedua, Praveen dan Melati sukses menundukkan Mathias/Boje dua game ketat 21-19 dan 22-20 dalam tempo 39 menit.

Praveen/Melati mengawali laga dengan buruk membuat tiga kekalahan awal game pertama, dari service tidak sampai, shuttlecock nyangkut di nett maupun antisipasi Melati yang kurang baik. Namun, Praveen/Melati segera merespon dengan baik. Setelah menyamakan kedudukan 3-3, mereka terus mendulang poin hingga memimpin interval dengan 11-10.

Laga setelah restart semakin ketat di mana kedua pasangan saling jual beli serangan. Beruntung Praveen dan Melati tampil sangat tenang di momen akhir untuk bisa menyudahi game pertama dengan skor tipis 21-19.

Lagi-lagi tiga kesalahan awal dibuat oleh Praveen/Melati di awal game kedua hingga harus tertinggal cepat 0-3, meskipun mereka langsung bangkit dan berhasil memimpin cukup jauh dengan 10-5.

Butuh satu angka lagi bagi pasangan Indonesia untuk menutup interval game kedua, namun Christiansen/Boje tak tinggal dan bangkit, mereka berhasil meraih enam angka beruntun untuk membalikan keadaan menjadi 10-11.

Tak mau mengulangi kesalahan, Praveen/Melati bermain lebih safe selepas interval, berupaya untuk tidak terbawa oleh pola permainan lawan. Meskipun pasangan Denmark berhasil memaksakan setting, namun Praveen/Melati mampu menutup game kedua dengan skor ketat 22-20, sekaligus memastikan tiket semifinal Yonex Thailand Open.

Selanjutnya di babak empat besar (16/1), Praveen/Melati masih menunggu pemenang antara pasangan asal Jerman, Mark Lamsfuss dan Isabel Herttrich melawan wakil asal Perancis, Thom Gicquel/Delphine Delrue yang sampai berita ini diturunkan kedua pasangan masih belum bermain.

Artikel Tag: Praveen Jordan, Melati Daeva Oktavianti, Thailand Open

Donkey Yakin Kekuatan Alter Ego Akan Berkurang Tanpa Ahmad

Donkey Yakin Kekuatan Alter Ego Akan Berkurang Tanpa Ahmad

Berita Esports : Yurino “Donkey” Putra turut mengomentari absennya Ahmad Alter Ego (AE)di ajang M2 World Championship, yang dinilainya akan mengurangi kekuatan tim itu.

Dilansir One Esports, jelang M2 World Championship 2020 pertengahan Januari ini, AE dipastikan tidak akan diperkuat salah satu roster andalannya, Ahmad, yang sempat dinyatakan positif Covid-19 (sudah negatif saat ini).

Tapi pihak Alter sebelumnya dengan tegas menyebut mereka tidak terlalu mempermasalahkan hal tersebut, karena masih memiliki Yam, yang mereka yakini memiliki kemampuan sangat baik untuk menjalankan peran side/offlane.

Pujian juga diberikan Ahmad baru-baru ini, dengan menyebut Yam memiliki skill dan mekanik yang lebih bagus darinya juga pemain side/offlane Alter lainnya, yaitu PAI.

Walau begitu eks pemain EVOS Legends, Donkey dalam MPL Quickie Show episode 7 Sabtu (9/1) menyebut, absennya pemain yang kerap ia panggil Maman tersebut, akan berpengaruh pada AE. Menurutnya ini bukan soal ketidakpercayaan terhadap Yam, namun akan ada yang hilang dari AE di M2 World Championship.

“Kalau menurut saya sih pasti akan berkurang (kekuatan Alter Ego). Bukan masalah Yam kuat atau tidak. Player kuat di Mobile Legends itu sudah banyak, tetapi bagaimana cara mereka untuk menemukan puzzle biar mereka bisa terbentuk menjadi 100 (lengkap),” imbuhnya dikutip dari One Esports.

“Alter Ego bersama Maman (Ahmad) itu anggapannya sudah menjadi 100. Alter Ego tanpa Maman itu bagaikan EVOS Legends tanpa Gustian (REKT). Soalnya mereka telah lama bermain bersama, jadi otomatis kepercayaan (diri) di dalam tim itu sudah sangat tinggi,” sambungnya.

Untuk Donkey, pemain senior seperti Maman di dalam tim mampu memberi rasa tenang dan percaya diri di dalam tim, yang ia yakini akan sulit untuk siapun menggantikan peran seperti itu.

Artikel Tag: Donkey, Ahmad Alter Ego, Alter Ego, M2 World Championship 2020, Esports