Gmail Tengah Siapkan Logo Baru, Seperti Ini Penampakannya

Gmail Tengah Siapkan Logo Baru, Seperti Ini Penampakannya

Lushviz com – Layanan berkirim pesan elektronik atau email gratis yang paling populer saat ini, Gmail dikabarkan tengah menyiapakan logo baru untuk aplikasi mereka.

Beredarnya kabar peromabakan logo baru mereka ini, di sebut-sebut juga akan dibarengi dengan sejumlah perubahan pada sistem layanan mereka.

Hal ini seperti dilansir dari laman Digitaltrend, dimana Google dikabarkan mengirimkan sebuah sketsa gambar ke 9to5Google yang menunjukkan sekilas mengenai logo baru dari layanan Gmail kemungkinan akan di gunakan untuk branding layanan mereka.

Dalam bocoran sketsa gambar yang dirilis oleh laman DigitalTrend, terlihat bahwa sudut pada logo baru tersebut membulat mengikuti bahasa desain terbaru Google, berbeda dengan logo sebelumnya yang terlihat kaku dan runcing.

Beberapa pihak meyakini, jika nantinnya versi final dari logo baru Gmail tersebut akan menampilkan perpaduan bebrapa warna seperti biru, hijau, merah dan juga warna kuning.

Terlihat berbeda jauh dengan warna yang saat ini digunakan dalam logo yang hanya terdiri dari dua warna saja, yakni warna merah dan putih.

Selain itu, desain baru logo Gmail ini juga akan menghilangkan kesan gambar amplop yang selama ini sudah sangat familiar dengan para pengguna layanan mereka.

Namun demikian, hilangnya desain amplop ini dirasa sebagai sesuatu yang masuk akal karena layanan ini tak hanya hanya sekedar untuk mengirim email.

Pasalnya, seperti kita ketahui pihak Google juga telah memasukkan fitur seperti Google Meet sebuah layanan konferensi video yang memungkinkan rapat terenkripsi untuk hingga 100 orang sekaligus dalam layanan Gmail terbaru ini.

Peluncuran logo baru Google biasanya akan disertai dengan peningkatan dan perubahan besar, hingga diharapkan Gmail mungkin akan mendapatkan fitur dan peningkatan baru.

Hanya saja, hingga saat ini masih belum ada keterangan resmi dari pihak Google kapan upadate terbaru dari layanan google mail serta perubahan logo ini akan diluncurkan.

Kita tunggu saja.

Editor   : Andra
Penulis : Firdhia Azzahra

Cori Gauff Siap Mengguncang French Open Musim 2020

Cori Gauff Siap Mengguncang French Open Musim 2020

Berita Tenis: Saat berusia 14 tahun pada musim 2018, Cori Gauff memenangkan gelar French Open kategori junior dan menjadi petenis termuda yang memenangkannya sejak Martina Hingis pada musim 1993.

Sejak saat itu, para penggemar tenis semakin mengenal petenis sensasional AS yang terbiasa memecahkan rekor terkait usia dalam 15 bulan terakhir.

Sebagai contoh, di Wimbledon musim lalu, petenis peringkat 51 dunia menjadi petenis termuda yang menembus pekan kedua Wimbledon sejak musim 1991 dan menjadi petenis termuda yang terkualifikasi di Grand Slam grass-court tersebut.

Awal musim ini di Grand Slam Melbourne, ia bahkan menundukkan juara bertahan, Naomi Osaka untuk menjadi petenis termuda yang menembus pekan kedua Australian Open sejak Hingis pada musim 1996.

Kembali ke Roland Garros, Paris, ia mengincar untuk mempertahankan catatan impresif tersebut di babak pertama ketika melawan petenis unggulan kesembilan, Johanna Konta, semifinalis French Open musim lalu.

Gauff yang menginjak usia 16 tahun pada Maret lalu, gagal di babak kedua kualifikasi French Open musim lalu, tetapi musim ini, ia siap mengguncang Roland Garros.

Mantan petenis yang pernah menjuarai French Open sebanyak dua kali, Jim Courier bersemangat untuk melihat apa yang bisa dilakukan juniornya.

“Ia juara kategori junior di Grand Slam itu,” ungkap Courier. “Ia menyukai clay-court. Lapangan itu bukan pembatas yang akan membatasinya. Itu adalah peluang.”

“Ia masih memiliki banyak hal untuk ditingkatkan. Rasanya akan luar biasa melihatnya bermain di sana dan melihat apa yang bisa ia lakukan. Kita semua tahu bahwa ia bukan seseorang yang takut dengan kotornya tanah merah.”

Gauff sendiri merasa bersemangat untuk bermain di kota favoritnya dan terus melangkah maju. Pekan lalu, ia mengantongi kemenangan atas Ons Jabeur di Italian Open, Roma, lalu menyudutkan juara French Open musim 2016, Garbine Muguruza untuk melalui laga tiga set di babak kedua.

Gauff yang kalah dari Anastasija Sevastova di babak pertama US Open, menyatakan bahwa pengalaman bermain di tiga turnamen hard-court memberinya hal positif untuk mengetahui di mana level permainannya.

“Saya tidak merasa saya berada di lapangan yang paling membuat saya nyaman, tetapi saya pikir saat ini saya benar-benar menemukan jalan saya,” ungkap Gauff di Roma.

“Saya pastinya bisa merefleksi setelah US Open, belajar, berlatih, dan berusaha mempersiapkan diri untuk musim clay-court.”

Artikel Tag: Tenis, French Open, Cori Gauff

Ini Dia 6 Keunggulan Smartphone Realme 7 dan Realme 7i!

realme 7 90hz

Untuk Anda yang aktif bermain game mobile seperti PUBG M, Free Fire, ataupun Mobile Legends, tentu memerlukan ponsel yang performanya menunjang.

Tidak hanya performa saja, kualitas tampilan layar dan ketahanan baterai pun turut menjadi pertimbangan saat memilih HP yang tepat. Nah, Anda tidak perlu berpikir-pikir panjang lagi, karena Realme sudah merilis produk lanjutan dari Realme seri angka, yakni Realme 7 dan Realme 7i.

Kedua produk tersebut pertama kali hadir secara global di Indonesia pada September 2020 dengan harga yang pastinya ramah di kantong.

Untuk Realme 7 reguler, harga yang dibanderol adalah sebesar Rp3.999.000,- untuk varian memori internal 128 GB dan RAM 8 GB. Sedangkan untuk Realme 7i, Anda bisa membawa pulang HP ini seharga Rp3.199.000,- saja (128 GB/8 GB RAM).

Mengusung tagline 64 MP Power Master, kira-kira apa saja keunggulan yang dibawakan keduanya? Yuk simak berbagai keunggulan realme 7 dan 7i yang membuat HP lain terlihat ketinggalan zaman!

1. Hadir dengan Refresh Rate 90Hz

Untuk bisa memberikan pengalaman bermain game dan menonton yang maksimal, realme 7 dan 7i telah menghadirkan laju penyegaran 90 Hz untuk pergerakan tampilan yang lebih mulus.

Kehadiran refresh rate tinggi ini bukanlah yang pertama kalinya pada produk Realme di segmen menengah, karena sebelumnya sudah ada Realme 6, Realme 6 Pro, dan Realme Narzo yang juga menghadirkan laju penyegaran 90 Hz.

Jadi, sebenarnya keberadaan fitur layar ini pada realme 7 series memang sudah bisa ditebak. Tapi jika Anda bandingkan dengan ponsel-ponsel lain di rentang harga yang sama, realme 7 series ini sungguh tergolong seri HP termurah yang sudah menghadirkan refresh rate tinggi.

Ketimbang laju penyegaran 60 Hz yang standar, hal ini tentu membuat realme 7 dan 7i lebih layak untuk dipakai bermain game dan menikmati konten berupa video. Kini bermain game pun terasa lebih imersif dengan pergerakkan pemain yang terasa seperti di dunia nyata.

Bicara soal layar, Realme 7 dihadirkan dengan panel IPS LCD pada ukuran 6,5 inci. Ukuran dan panel yang sama juga dimiliki oleh Realme 7i, tapi keduanya memiliki resolusi yang berbeda. Sementara Realme 7 sudah dibekali resolusi Full HD+ (1080 x 2400 piksel), Realme 7i membawakan resolusi HD+ (720 x 1600 piksel).

2. Helio G95 dengan Performa Gahar

Jika Anda pernah merasakan kehebatan MediaTek Helio G90T pada realme 6 series, sekarang Anda akan mendapatkan performa yang lebih dahsyat lagi dengan SoC lanjutannya, yakni Helio G95.

Chipset ini hanya dihadirkan pada realme 7. Sedangkan untuk realme 7i sendiri, ia diotaki dengan Snapdragon 662 yang juga sangat powerful untuk kelas harga yang ditawarkannya.

Realme 7 merupakan perangkat pertama di dunia yang ditopang oleh Helio G95. Nah, apa sajakah keunggulan yang dibawakan oleh chipset ini? Jika dibandingkan dengan pendahulunya, Helio G95 memang tidak banyak memiliki perbedaan ketimbang Helio G90T.

Kedua SoC ini sama-sama memiliki fabrikasi 12 nm, juga menawarkan delapan inti prosesor yang terdiri dari dua buah ARM Cortex A76 berkecepatan hingga 2.05 GHz serta enam inti ARM Cortex A55 dengan clock speed yang mencapai 2.0 GHz.

Untuk pengolah grafisnya sendiri, kedua chip sama-sama disertai dengan Mali G76 MC4 – walaupun dengan tingkat kecepatan yang berbeda. Ya, sementara GPU pada Helio G90T hanya menghadirkan clock speed sebesar 800 MHz, Mali G76 MC4 pada Helio G95 lebih unggul di angka 900 MHz.

Helio G95 selaku SoC yang menyongsong pasar HP menengah tentunya mampu menghadirkan performa bermain game yang lebih dahsyat lagi pada realme 7.

Pihak realme pun sudah mengklaim kalau skor AnTuTu Benchmark yang dihasilkan melebihi angka 300.000 poin! Ini merupakan salah satu performa tertinggi untuk kelas harga realme 7. Sungguh mengesankan, bukan?

3. Baterai Super Awet

Barangkali Anda bosan mendapatkan notifikasi baterai rendah saat asyik-asyiknya mabar. Kalau begitu, duo realme 7 series punya solusinya! Yap, kini Anda bisa merasakan serunya push rank dengan durasi panjang berkat kehadiran baterai jenis Li-Po berkapasitas 5.000 mAh.

Kapasitas ini tersedia untuk realme 7 dan 7i, walau keduanya menghadirkan kemampuan fast charging yang berbeda. Untuk realme 7, sudah tersedia fitur 30W Dart Charge yang mampu mengisikan daya ponsel hingga 50% selama 26 menit saja. Nah, kalau realme 7i, Anda bisa mengisikan daya ponsel menggunakan fitur fast charging yang diberi tajuk 18W Quick Charge.

Keduanya diklaim mampu memiliki daya ketahanan baterai yang luar biasa, bisa mencapai durasi 9 jam saat bermain game dan 15 jam saat menonton film. Sedangkan pada pemakaian stand-by, HP bisa bertahan selama 1 bulan!

Adapun fitur Super Power Saving Mode yang dapat menjaga ketahanan baterai saat low batt. Dengan sisa baterai hanya 5%, HP bisa bertahan selama 41,1 jam saat siaga, atau selama 5 jam untuk memutarkan lagu dari Spotify.

4. Kehadiran Fitur NFC

Ini dia fitur yang ditunggu-tunggu fans Indonesia dari realme seri angka, yakni konektivitas NFC yang merupakan singkatan dari Near Field Communication. Fitur ini sangat berguna bagi Anda yang sering berpergian menggunakan jalan tol, karena bisa mengecek saldo eToll dengan hanya menempelkan kartu pada bodi perangkat.

Ini merupakan angin segar yang hadir pada Realme 7. Karena sebelumnya, pasar Indonesia tidak kebagian NFC saat realme 6 hadir di Tanah Air. Nampaknya inilah yang disebut-sebut sebagai salah satu fitur trendsetter untuk pasar harga menengah.

Bukan tidak mungkin kalau realme akan menghadirkan fitur NFC di Indonesia pada setiap produk seri angka berikutnya. Para pesaing pun bisa belajar satu atau dua hal dari Realme, mengingat masyarakat Indonesia mulai semakin sadar akan pentingnya fitur NFC. Untuk soal ini, jempol deh buat Realme!

5. Quad Camera yang Mumpuni

Realme amat paham soal kebiasaan masyarakat Indonesia dalam berkutat di media sosial seperti Instagram. Oleh karena itu, tersedia konfigurasi empat kamera yang sangat unggul di kelasnya.

Untuk kamera utamanya, Realme menghadirkan sensor Sony IMX682 dengan resolusi 64 MP dengan ukuran sensor 1/1.73″ dan focal length sebesar 26mm. Sedangkan untuk lensa ultra lebarnya, ada sensor 8 MP yang mampu menghadirkan sudut keluasan sebesar 119 derajat.

Adapun dua lensa lainnya merupakan sensor kedalaman dan makro dengan masing-masing resolusi sebesar 2 MP. Keempat lensa ini bisa Anda temukan pada Realme 7 dan 7i. Tapi untuk fitur perekamannya, hanya Realme 7 yang menghadirkan perekaman dengan resolusi 4K sedangkan Realme 7i hanya mentok di resolusi 1080p.

Realme sendiri mengatakan dalam situsnya bahwa Sony IMX682 mampu menghadirkan tampilan foto yang lebih jernih dan tajam, bahkan pada kondisi minim pencahayaan sekalipun. Yang menariknya lagi, ada fitur Starry Mode yang memungkinkan pengguna untuk mengabadikan bintang gemerlap di malam hari dengan kualitas yang sungguh memesona.

6. Desain Bodi Premium

Tampil kece dengan desain memukau, inilah yang menjadi ciri khas Realme pada setiap produk yang diluncurkannya. Realme 7 ini menghadirkan desain bodi belakang yang terinspirasi dari kaca.

Itu mengapa, terdapat permainan cahaya saat Anda menggerak-gerakkan ponsel. Hal ini sungguh membuat Realme 7 tampak seperti ponsel dari rentang harga yang jauh di atasnya.

Untuk varian warnanya, tersedia pilihan Mist Blue yang menggunakan warna biru gelap, dan Mist White dengan balutan warna yang terang. Pada Realme 7, terdapat modul kamera belakang yang dibuat vertikal memanjang, sementara Realme 7i menghadirkan modul kamera yang lebih tebal.

Itulah beberapa keunggulan utama yang dihadirkan pada Realme 7 series. Terbukti bahwa dynamic duo ini memang layak menggunakan slogan 64 MP Power Master berkat keunggulan kamera dan performa chipsetnya yang kencang.

Nah, apakah Anda tertarik meminang Realme 7 dan Realme 7i? Kedua ponsel ini bisa dipesan pada situs resmi Realme, Shopee, dan Akulaku pada tanggal 19 September 2020. Yuk beli, jangan sampai ketinggalan!

Riqui Puig Bertekad untuk Bertahan di Barcelona

Riqui Puig Bertekad untuk Bertahan di Barcelona

Berita Liga Spanyol: Riqui Puig nampaknya tidak mau mengikuti saran Ronald Koeman untuk meninggalkan Barcelona. Riqui Puig bertekad untuk bertahan di tim berjuluk Blaugrana itu.

Sebelumnya, Koeman menyebut, jebolan akademi sepakbola La Masia itu tidak masuk dalam skema permainannya pada musim depan. Bahkan, Koeman menyarankan kepada manajemen El Barca untuk melepas pemain muda berbakat itu pada bursa transfer musim panas kali ini. Pernyataan pelatih asal Belanda itu pun sempat menimbulkan polemik.

Pasalnya, gelandang berusia 21 tahun itu dianggap sebagai salah satu pemain muda terbaik yang kini dimiliki Barca. Akhirnya, Koeman mengklarifikasi pernyataannya dengan menyebut, Puig akan cenderung mengalami kesulitan untuk bersaing di tim utama Barca dan mendapatkan menit bermain lebih banyak.

Padahal, menurut Koeman, sebagai pemain muda, pemain yang memiliki nama lengkap Ricard Puig Martí itu mesti mendapatkan lebih banyak pengalaman lewat kesempatan tampil di atas lapangan. Koeman pun menyebut, akan lebih baik

Puig dipinjamkan ke klub lain pada musim depan agar mendapatkan menit bermain yang lebih banyak ketimbang di Blaugrana. Namun, seperti dilansir Sports, pemain muda berusia 21 tahun itu menegaskan keinginannya untuk bertahan di Barca.

”Untuk saat ini, fokus Riqui Puiq adalah bertahan di El Barca dan mengubah penilaian Koeman terhadap dirinya. Tidak hanya itu, Puiq juga ingin membuktikan Koeman melakukan kesalahan dalam menilai kemampuan dirinya,” tulis laporan Sports, Senin (21/9).

Sebenarnya, ini bukan pertama kalinya Puiq diminta untuk mencari klub baru. Pada Januari 2019, Direktur Akademi Sepak Bola Barca, Patrick Kluivert, sempat menyarankan, gelandang asal Spanyol itu mencari klub baru. Namun, dia akhirnya tetap bertahan.

Bahkan, penggawa Barcelona B itu sempat dipromosikan ke tim yang berasal dari Katalan itu pada musim 2018-2019. Bahkan, pada musim lalu, Puig mencatatkan 12 penampilan di semua ajang. Selama dua musim memperkuat tim utama El Barca, Puiq telah mengemas 15 penampilan di semua ajang.

Di skuat El Barca pada musim ini, Puig akan bersaing dengan Miralem Pjanic dan Frenkie de Jong dalam memperebutkan satu tempat di lini tengah Barcelona.

Artikel Tag: Riqui Puig, Barcelona

Laptop Lenovo ThinkBook Plus Usung 2 Layar

Laptop Lenovo ThinkBook Plus Usung 2 Layar

Jakarta, Lushviz com – Unik, Lenovo mengeluarkan laptop dengan dual screen alias layar ganda. Perusahaan mengumumkan ketersediaan ThinkBook Plus di Indonesia mulai hari ini (16/9/2020).

Pada acara peluncuran yang dilakukan secara virtual, Budi Janto, General Manager Lenovo Indonesia, mengatakan, produk dari lini ThinkBook terbaru ini dirancang untuk generasi pekerja muda masa kini.

Penamaan “Plus” jelas mengacu pada layar “tambahan”. Pada layar sekunder (panel luar) menampilkan e-Ink display inovatif.

Dengan adanya dual screen ini, diharapkan bisa membantu pengguna menjadi lebih produktif ketika melakukan banyak tugas secara bersamaan (multitasking) dengan meningkatkan fokus, kolaborasi, dan kreativitas.

Di bagian dalam, laptop menampilkan layar utama 13,3 inci FHD IPS dan layar e-Ink 10,8 inci sebagai layar depan. Pengguna dapat membuat sketsa dan menulis catatan menggunakan Lenovo Precision Pen serta menerima notifikasi penting ketika laptop ditutup, memungkinkan pengguna untuk tetap fokus selama rapat berlangsung.

Layar e-Ink sudah terlindungi dari Corning Gorilla Glass, solusi glass yang unik untuk notebook dengan layar sentuh, memberikan ketahanan dari goresan yang lebih baik dan mampu meminimalisir visibilitas goresan.

“Sekitar 60% dari tenaga kerja saat ini terdiri dari Gen Z dan Milenial, dan meski generasi digital ini terbiasa multitasking menggunakan beberapa perangkat, penelitian telah membuktikan bahwa multitasking bukanlah cara kerja paling efisien. Karyawan dapat kehilangan waktu hingga 2,1 jam per harinya karena harus memfokuskan kembali pada tugas tertentu,” ujar Budi Janto, General Manager Lenovo Indonesia, pada acara peluncuran ThinkBook Plus secara live streaming, Rabu (16/9/2020).

“Lenovo percaya adopsi teknologi yang lebih cerdas akan memungkinkan karyawan untuk meningkatkan fokus dan produktivitas, mendefinisikan kembali arti produktivitas untuk mendukung pengguna, apapun peran dan tugas mereka,” ujar Budi.

Desain inovatif ThinkBook Plus ini didasarkan pada masukan pengguna dan data-data seputar cara kerja multitasking. Perangkat ini adalah jenis laptop baru yang dirancang untuk membantu pengguna memaksimalkan efisiensi multitasking mereka sepenuhnya:

  • Berkolaborasi lebih baik dan tetap fokus selama rapat. Cek notifikasi penting pada tampilan dual-screen seperti kalender pertemuan, pesan instan atau email penting. Catat secara instan menggunakan Precision Pen yang terintegrasi dan dapat disinkronkan dengan Microsoft OneNote. Kontrol panggilan VoIP secara cepat melalui meeting hotkeys dan rasakan kejernihan audio yang memukau dari speaker HARMAN serta mikrofon bersertifikasi Skype.
  • Ciptakan dan visualisasi ide menjadi diagram, sketsa, atau catatan pada layar depan menggunakan Lenovo Precision Pen. Personalisasi perangkat dengan screensaver unik di layar depan dan nikmati pengalaman laptop bezel tipis FHD IPS, dan dTPM 2.0 yang memungkinkan peningkatan keamanan pada perangkat keras.
  • Review dokumen dengan cepat tanpa gangguan menggunakan layar depan yang mendukung penambahan catatan (annotation). Buka laptop untuk melakukan revisi lebih kompleks, yang didukung oleh ketangguhan prosesor Intel Core Generasi ke-10, Windows 10, dan dilengkapi dengan penyimpanan standard solid-state storage (SSD).
  • Respon dengan cepat berkat Modern Standby yang memastikan email dan notifikasi terbaru tetap diterima, bahkan ketika laptop ditutup. Smart Power On menyederhanakan autentikasi Windows Hello dengan sidik jari yang terintegrasi ke dalam tombol power.

“Tempat kerja saat ini menuntut multitasking yang produktif dan ThinkBook Plus hadir sebagai solusi dalam bentuk perangkat cerdas yang memiliki kinerja sekelas bisnis, dilengkapi dengan tampilan e-Ink terintegrasi,” ujar Budi Janto.

Khususnya dalam beberapa bulan terakhir, teknologi menjadi faktor utama dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan menjaga bisnis tetap berjalan terutama selama masa transformasi digital. Untuk itu, ThinkBook Plus juga akan dilengkapi dengan Layanan Premier Support, sebuah layanan garansi unggul dari Lenovo yang menawarkan pengguna sebuah akses prioritas selama 24/7 hanya dengan satu panggilan dan nomor panggilan khusus. Melalui layanan ini, pengguna dapat terhubung langsung dengan teknisi-teknisi ahli dari Lenovo yang menyediakan diagnosis permasalahan yang tak terduga dan dukungan komprehensif untuk perangkat keras dan perangkat lunak. Penanganan Premier Support juga dapat berlaku secara on site di seluruh Indonesia.

Harga

ThinkBook Plus telah tersedia di Indonesia dengan harga mulai dari Rp23.900.000. Untuk 50 pembeli pertama ThinkBook Plus akan memperoleh 1 (satu) unit ThinkPad X1 Headset dengan Active Noise Cancelling senilai Rp2.600.000 serta layanan garansi Premier Support selama 3 (tiga) tahun.

ThinkBook Plus bisa didapatkan sekarang di mitra e-Commerce Lenovo Indonesia atau kunjungi website resmi perusahaan.

Review ASUS ZenBook 13 (UX325), Laptop Ringkas untuk Mobilitas

ASUS ZENBOOK 13 UX325J

Menjawab kebutuhan akan sebuah laptop yang ringkas serta daya tahan baterai yang awet, hadirlah sebuah produk bernama ASUS ZenBook 13 (UX325).

Laptop yang satu ini merupakan sebuah laptop premium yang menawarkan kenyamanan dan dukungan produktivitas yang mumpuni. Terlebih seri Zenbook dikenal memang sebagai laptop ASUS premium yang tidak perlu diragukan lagi kualitasnya.

Klaim itu tidak sembarangan. Saya pernah beberapa kali mengulas laptop ASUS seri Zenbook. Contohnya adalah ASUS Zenbook 13 UX333FA yang memang menarik, baik dari spesifikasi maupun dari segi harga yang ditawarkan.

Masalahnya laptop tersebut sudah cukup lampau. Prosesor yang digunakan adalah Intel Core i generasi ke-8. Dan tentu untuk tahun 2020, laptop yang di pasaran seharusnya sudah hadir dengan Intel Core i generasi terbaru, yakni Intel Core i generasi ke-10.

Hal tersebut yang ditawarkan dari ASUS ZenBook 13 (UX325). Tapi tentu saja keunggulan dari laptop bukan sekadar prosesor tetapi juga banyak hal lainnya. Apa saja hal tersebut? Mari saja langsung simak pembahasan soal laptop ASUS ZenBook 13 (UX325) berikut ini.

Spesifikasi ASUS ZenBook 13 (UX325)

  • Layar: 13.3” Full HD (1920 x 1080), 16:9 aspect, anti-glare screen
  • Processor: Intel® Core i7-1065G7 processor 1.30GHz quad-core with Turbo Boost (up to 3.90GHz) and 8MB cache
  • Graphic Card: Intel Iris™ Plus Graphics
  • RAM: 16 GB LPDDR4X 3200MHz
  • Storage: 512 SDD PCIe® 3.0 x2 SSD
  • Konektivitas: Intel WiFi 6 with Gig+ performance (802.11ax), Bluetooth® 5.0
  • Port:  2 x Thunderbolt™ 3 USB-C® (up to 40Gbps), 1 x USB 3.2 Gen 1 Type-A (up to 5Gbps), 1 x Standard HDMI, 1 x MicroSD card reader
  • Baterai: 67Wh 4-cell lithium-polymer battery

Bodi Desain dan Keyboard

ASUS ZenBook 13 (UX325) menawarkan desain yang khas yang selalu ada di seri Zenbook 13 versi sebelumnya. Salah satunya adalah desain melingkar pada bagian belakang yang ASUS sebut sebagai “Zen”.

Kali ini bentuk melingkarnya lebih ke mengarah ke sebelah sisi tempat logo ASUS berada.

Sementara untuk bahan, laptop ini menawarkan bahan aluminium alloy yang dibentuk dengan desain diamond-cut yang sangat presisi. Konsep desain yang sebenarnya menarik tetapi secara keseluruhan tampilan desain dan finishing dari laptop ini cenderung biasa.

Biasa karena mungkin bagi saya pribadi, desain Zenbook ini terasa sedikit agak membosankan. Tapi bagi konsumen lain, terutama yang belum mencicipi desain Zenbook, desain laptop ini terlihat menarik dan indah.

Kesan laptop mahal cukup kuat dari laptop ini. Hanya saja tidak ada nampak yang spesial. Yang menarik dari laptop desain justru bukan tampilannya tetapi ketipisannya.

Laptop ini hanya memiliki tebal 1,39 cm. Lebih tipis dari ASUS Zenbook 13 UX333FA yang menawarkan ketebalan 1,69 cm.

Dengan tinggi atau ketebalan yang sangat kecil, tidak membuat laptop terasa sesak dengan port. Port untuk USB yang ada memang hanya menawarkan 1 USB 3.2 Gen 1 Type 1 di sebelah kanan. Port ini bersaing dengan MicroSD card reader. 

Sementara di sebelah kanan, hadir port HDMI dan 2 port USB-C Thunderbolt 3. Kehadiran USB-C Thunderbolt 3 jadi nilai tambah karena port ini cukup multifungsi. 

Selain untuk penggunaan charger, USB-C Thunderbolt 3 ini bisa dimanfaatkan untuk terhubung dengan perangkat layar eksternal yang mendukung resolusi 4K UHD. Selain itu, USB-C Thunderbolt 3 menawarkan kecepatan transfer sampai 40 Gbps. 

Yang paling menarik tentu saja dukungan Thunderbolt 3 di laptop ini untuk dihubungkan dengan kartu grafis eksternal. Dengan memasang kartu grafis eksternal, ZenBook 13 (UX325) dapat dimanfaatkan untuk bekerja lebih berat, seperti bermain gim ataupun untuk kebutuhan editing video dan 3D desain yang lebih advance. 

Hadirnya 1 USB 3.0 mungkin akan terasa kurang bagi Anda yang butuh port USB lebih banyak. Selain itu, absennya port audio jack dan LAN bisa jadi perhatian khusus. Tetapi hal ini diakali dengan perangkat konektor tambahan berupa dongle USB-C to audio jack dongle dan USB-A to LAN dongle.

Ketersediaan port USB 3.0 yang terbatas tergolong masuk akal. Karena sebenarnya laptop ini menawarkan keringkasan dan ditujukan untuk mobilitas tinggi. Tidak perlu memakai keyboard tambahan dan mouse tambahan juga karena ASUS ZenBook 13 (UX325) menawarkan keyboard dan touchpad yang nyaman.

Touchpad yang dihadirkan di laptop ini tergolong presisi dan multifungsi. Kenapa multifungsi? Karena touchpad di laptop ini dapat berfungsi sebagai numpad. Bahkan fungsinya dapat dijalankan bersamaan.

Namun, berdasarkan pengalaman saya memakai laptop ini, fungsi numpad cukup mengganggu karena seringkali saat mengetik atau navigasi memakai numpad, nomornya sering tertekan. Saya lebih sering mematikan fungsi numpad agar lebih leluasa.

Karena saya jarang bekerja menggunakan perhitungan angka, jadi untuk fungsi ini saya abaikan. Tentu untuk Anda yang sering bekerja mengetik dengan angka, fungsi ini bisa berguna.

Saya justru lebih senang dengan keyboard di laptop ini. Keyboard ASUS ZenBook 13 (UX325) menawarkan keyboard yang nyaman digunakan untuk mengetik. Berkat travel distance 1,4 mm, mengetik di keyboard ini lebih nyaman. Selain itu, keyboard ini menawarkan backlit yang tergolong terang sehingga membuat nyaman mengetik di kondisi gelap.

Bahkan, boleh dibilang ini adalah Zenbook dengan keyboard ternyaman yang pernah saya gunakan. Apalagi ASUS menghadirkan keyboard di laptop ini dengan konsep edge-to-edge keyboard.

Sederhananya, konsep edge-to-edge keyboard adalah konsep yang memungkinkan keyboard dihadirkan hingga ke dua sisi bodinya. Hal ini membuat format keyboard lebih luas dan tombol yang lebih besar. Fungsi keyboard jadi lengkap lengkap dengan tombol power yang menyatu dengan keyboard.

Satu hal lagi, Zenbook ini masih menghadirkan konsep desain keyboard Ergolift. Konsep ini memungkinkan mengetik lebih nyaman karena bodi utama ZenBook 13 (UX325) terangkat dan membentuk sudut tiga derajat ketika sedang digunakan.

Fitur ini memang layak dipertahankan karena memberikan pengalaman mengetik yang lebih nyaman ketika berada di atas meja. Apalagi konsep ini membuat laptop terasa lebih ergonomis.

Selain itu, konsep ini membuat bodi laptop terangkat dan menyisakan rongga udara sehingga sirkulasi laptop ini menjadi lebih baik dan lebih bagus.

ASUS ZenBook 13 (UX325) serupa dengan ASUS Zenbook 13 UX333FA yang hanya menawarkan hinge atau engsel yang tidak sampai 180 derajat. Namun hal ini bukan masalah besar karena konsep yang ditawarkan adalah kenyamanan untuk mengetik.

Selain itu, konsep yang dihadirkan dari laptop ini adalah ringkas. Bukan klaim ringkas semata karena laptop ini benar-benar ringkas berkat bobot 1,07 kg. Bahkan, ASUS mengklaim kalau laptop ini adalah laptop paling ringkas dengan I/O Ports lengkap.

Bobot yang ringan dari laptop ini memang jadi kelebihan tersendiri. Terbukti ketika saya dengan mudah memegang laptop ini dengan satu tangan. Bahkan, membawa laptop ini terasa sangat ringan di tas.

Dengan desain yang tergolong ringan dan ringkas, jelas membuat laptop ini sangat nyaman dibawa-bawa. Sangat cocok untuk Anda, kaum profesional atau siapapun itu yang membutuhkan laptop dengan desain ringkas, port cukup lengkap,  dan mudah dibawa kemana-mana.

Layar

ASUS ZenBook 13 (UX325) menawarkan layar 13 inci. Dengan teknologi bernama NanoEdge Display, membuat laptop ini terasa tidak seperti laptop dengan layar 13 inci. Tampak ringkas dan ringan memang.

Teknologi NanoEdge Display tentu jadi hal yang membuat bodi laptop ini mampu menghadirkan layar 13 inci. Berkat teknologi tersebut, laptop ini memiliki bodi yang ringkas, bahkan lebih kecil dari kertas A4.

Teknologi NanoEdge Display juga membuat laptop ini mampu menghadirkan layar yang penuh dengan bezel yang tipis. Bezel layar dapat tampil sangat tipis hingga memiliki screen-to-body ratio mencapai 88%.

Untungnya, bezel layar yang tipis ini masih bisa menyisakan 3D IR camera di bagian atas. 3D IR camera ini sudah mendukung Windows Hello yang membuat proses masuk Windows menjadi lebih cepat.

Berkat fitur Windows Hello ini pula, proses masuk ke Windows tidak perlu repot mengetikan password. Tinggal biarkan ZenBook 13 (UX325) memindai wajah Anda dengan cepat dan mudah.

Sektor layar di laptop ini juga punya berbagai keunggulan. Layar laptop ini menawarkan resolusi 1920 x 1080 piksel. Layarnya memiliki panel IPS level yang tentunya memberikan sudut pandang layar yang baik.

ASUS sendiri mengklaim jika layar laptop ini mampu menghadirkan tingkat kecerahan sampai 450 nits. Bahkan, tingkat kecerahan tersebut dapat dicapai dengan daya 1 watt saja sehingga membuat daya tahan baterai laptop ini menjadi lebih awet.

Layar ZenBook 13 (UX325)  juga menawarkan akurasi warna yang baik, kaya dan sangat bagus. Hal yang wajar karena laptop ini memiliki dukungan sRGB 100% sehingga bisa menghasilkan tampilan warna dengan tingkat akurasi yang baik.

Performa CPU

ASUS ZenBook 13 (UX325)  yang saya ulas ini adalah tipe laptop dengan prosesor Intel Core i7 1065G7. Intel Core i7 1065G7 merupakan prosesor Intel generasi ke-10 dengan kode nama Ice Lake.

Prosesor ini hadir dengan proses fabrikasi 10nm yang tentunya memberikan efisiensi daya yang lebih baik lagi. Berdasarkan informasi dari CPU-Z, prosesor ini memiliki TDP hanya 15 Watt saja. Prosesor yang dimiliki adalah 4 core dengan 8 thread. Kecepatan prosesornya adalah 1,3 GHz dengan kecepatan maksimal 3,9 GHz.

Lalu, bagaimana dengan performa dari laptop ini? Untuk performanya, laptop ini menawarkan performa yang tergolong mumpuni. Pada pengujian PCMark 10, laptop ini mendapatkan skor 4.345, skor yang terbilang tinggi.

Bandingkan dengan performa dari ASUS ZenBook Flip UX362 yang memakai  Intel® Core™ i7-8565U, Intel Core i generasi kedelapan. Dalam pengujian PCMark 10, laptop tersebut hanya mendapatkan skor 3.661.

Dari perbandingan tersebut, jelas jika ASUS ZenBook 13 (UX325) dengan Intel Core i7 1065G7 mempunyai peningkatan performa yang sudah sangat baik.

Hasil serupa juga ditunjukan dari hasil Cinebench R15. Dalam pengujian Cinebench R15 yang saya lakukan berulang-ulang, ASUS ZenBook 13 (UX325) mendapatkan skor 630 dan cenderung stabil di angka 600-an meskipun sesekali agak drop. Tapi umumnya stabil. Untuk detailnya bisa disimak pada gambar di bawah ini.

Sementara ASUS ZenBook Flip UX362 memiliki skor Cinebench R15 sebesar  621 cb. Setelahnya, dalam pengujian hingga 12 kali, skornya berada pada angka 419 cb atau sekitaran angka tersebut pada pengujian lainnya.

Hal ini menunjukan kalau performa dari ASUS ZenBook 13 (UX325) tampak lebih stabil dan lebih cepat meskipun secara clock speed sediki rendah. Perlu diingat, Intel Core i7 1065G7 punya clock speed 1,3 GHz sementara Intel® Core™ i7-8565U punya clock speed 1,8 GHz. Kedua prosesor sama-sama menawarkan 4 core 8 threads.

Performa Grafis

ASUS ZenBook 13 (UX325) tidak dilengkapi kartu grafis tambahan. Hal yang memang wajar karena laptop ini bukanlah laptop gaming dan lebih menawarkan desain ringkas. Penambahan kartu grafis justru akan membuat desain laptop menjadi lebih berat.

Tidak adanya kartu grafis tambahan bukan berarti performa laptop ini menjadi biasa saja. Pasalnya, laptop ini dibekali kartu grafis terintegrasi bernama Intel Iris Plus Graphics.

Intel Iris Plus Graphics ini adalah prosesor grafis pengembangan Intel UHD yang jelas secara performa lebih baik. Hal tersebut ditunjukan dari skor 3D Mark Time Spy yang mencapai angka 671.

Sementara dalam pengujian Cinebench R15 untuk grafis, Intel Iris Plus Graphics di laptop ini mampu menunjukan skor fps yang memuaskan. Simak grafik hasil pengujiannya berikut ini.

Terlihat jika dalam lima belas kali pengujian, hasil fps menunjukan angka di kisaran 60 fps. Jika mengalami penurunan, umumnya tidak terlalu jauh dari angka 60 fps.

Skor ini jelas lebih baik dari Intel UHD yang ada di Intel Core i7-8565U. Pada pengujian benchmark Cinebench R15 OpenGL  laptop ASUS ZenBook Flip UX362  yang memakai Intel Core i7-8565U, hasilnya ada di angka 40 fps saja.

Dengan performa yang lebih tinggi dibandingkan Intel UHD, Intel Iris Plus Graphics jelas menawarkan performa yang tergolong bisa diandalkan. Menariknya, meski performa lebih tinggi, GPU Intel Iris Plus tetap hadir dengan konsumsi daya yang sangat rendah

Untuk main gim? Mengandalkan Intel Iris Plus Graphics jelas bukan pilihan bijak jika dibandingkan laptop dengan kartu grafis tambahan. Tetapi secara performa untuk gim populer yang ringan, kartu grafis ini tergolong bisa diandalkan.

Performa Harddisk

Saya selalu mengatakan “No SSD No Party”. Jelas untuk sebuah laptop yang cukup premium, kehadiran SSD sangat wajib. Bahkan, laptop kelas harga terjangkau juga sudah banyak memakai SSD.

ASUS ZenBook 13 (UX325) sendiri menawarkan SSD tipe NVMe PCIe 3.0 x4. Di laptop yang saya ulas ini, kapasitas yang dimiliki adalah 512 GB. Penggunaan SSD jelas membuat performa laptop ini menjadi lebih kencang dan booting Windows menjadi lebih cepat.

Untuk performa dari SSD di laptop ini, saya memakai CrystalDisk Mark. Hasilnya adalah sebagai berikut.

SSD di laptop ini ternyata memiliki kecepatan baca 2.272 MB/s. Sementara untuk kecepatan menulis adalah 1.329 MB/s. Kecepatan dari SSD ini tergolong tinggi.

Namun, hasil yang agak berbeda ditunjukan dari benchmark Novabench. Pada pengujian Novabench, SSD di laptop ini diberi skor kecepatan baca 1.404 MB/s dan kecepatan menulis 1.215 MB/s.

Agak menarik menilik hasil dari Novabench karena kecepatan bacanya cukup rendah jika dibandingkan hasil CrystalDisk Mark. Tetapi dalam penggunaan sehari-hari sebenarnya kecepatan SSD ini memang sangat cepat.

Oh yah, Novabench juga menghadirkan skor CPU sebesar 1.127 dan GPU 227. Sebagai pembanding, ASUS ZenBook Flip UX362 mempunya skor Novabench CPU sebesar 922 dan GPU 203. Jelas prosesor yang lebih baru dan prosesor grafis yang lebih baik menunjukan skor yang lebih baik.

Sementara untuk RAM, ASUS ZenBook 13 (UX325) menawarkan RAM dual channel sebesar 16 GB. Untuk kebutuhan zaman sekarang, kapasitas 16 GB ini sudah sangat bagus.

Fitur Lainnya

ASUS ZenBook 13 (UX325) menawarkan berbagai fitur menarik lain. Salah satunya adalah hadirnya aplikasi Link to MyASUS. Link to MyASUS adalah aplikasi yang didalamnya terdapat banyak aplikasi dan alat ASUS yang membantu Anda memaksimalkan ZenBook 13.

Link to MyASUS sangat mudah digunakan dan mendukung integrasi ponsel iOS atau Android dengan laptop Anda.

Selain itu, ASUS ZenBook 13 (UX325) sudah memenuhi syarat sebagai laptop Project Athena. Project Athena adalah sebuah sebutan untuk laptop canggih masa depan. Laptop dengan Project Athena harus memenuhi syarat tertentu, seperti daya tahan baterai, prosesor kencang, RAM besar, SSD, dan beragam fitur lainnya.

ASUS ZenBook 13 (UX325) juga sudah memenuhi standar militer Amerika Serikat. Dengan sertifikasi MIL-STD 810G, laptop ini telah lolos dari beragam pengujian militer. Contohnya adalah uji ketahan dan fungsi di ketinggian hingga lebih dari 15.000 kaki. Bahkan, laptop ini dapat dioperasikan di suhu rendah yaitu hingga -33 derajat Celcius.

Baterai

ASUS ZenBook 13 (UX325) menawarkan daya tahan baterai yang panjang. ASUS mengklaim jika daya tahan baterai ini bisa mencapai 22 jam lamanya. Klaim itu tidak berlebihan karena saya bisa menggunakan laptop ini seharian untuk mengetik dan internet.

Berdasarkan pemakaian saya, laptop ini hanya menghabiskan daya baterai sebesar 18% dalam waktu satu jam. Hasil tersebut didapatkan dengan kondisi baterai: better battery dan tingkat kecerahan yang hampir penuh. Jika kecerahan layarnya lebih rendah, daya tahan baterainya menjadi lebih awet

Selain itu, laptop ini mendukung pengisian cepat. Dari hasil pengalaman saya ketika mengisi daya, baterai ini dapat terisi daya 62% dalam waktu satu jam. Kondisi baterai waktu itu adalah 12%. Dalam waktu 30 menit, baterai menjadi 44%. Sementara dalam waktu satu jam, baterai menjadi 74%.

Simpulan

Satu hal terakhir yang saya suka dari laptop ini adalah audionya. Kualitas audio laptop ini benar-benar bagus sehingga membuat saya nyaman mendengarkan musik atau menonton video dari laptop ini.

Tentu saja kelebihan dari laptop ini bukan dari audio saja tetapi juga dari yang lainnya. Berikut poin-p0in kelebihan dan kekurangan dari ASUS ZenBook 13 (UX325).

Kelebihan ASUS ZenBook 13 (UX325)

  • Desain bodi yang sangat ringkas
  • Mengantongi sertifikasi MIL-STD 810G
  • Layar sRGB 100% dengan bezel kecil
  • Performa CPU dan GPU kencang dan bisa memenuhi berbagai tugas produktif
  • 3D IR Camera dengan Windows Hello untuk login yang cepat.
  • Daya tahan baterai yang sangat lama
  • Keyboard dengan backlit warna putih
  • Kualitas audio yang oke
  • Laptop Project Athena
  • I/O Ports lengkap dengan Thunderbolt 3

Kekurangan ASUS ZenBook 13 (UX325)

  • Hanya satu port  USB 3.2 Gen 1 Type-A
  • Tidak ada port audio jack (mungkin memang sudah eranya bluetooth)
  • Desain mewah namun cenderung agak bosan di setiap serinya

Saya bisa saja menempatkan numpad sebagai kekurangan. Tetapi numpad di touchpad yang ada di laptop ini bisa saja berguna untuk orang lain. Terutama untuk mereka yang memang sering bekerja dengan angka.

Dengan banyaknya kelebihan yang ditawarkan ASUS ZenBook 13 (UX325), jelas membuat laptop ini sangat layak dipilih. Terutama untuk Anda yang butuh laptop dengan kemampuan tangguh, daya tahan baterai yang awet, tahan banting, dan yang paling penting mendukung produktivitas Anda.

Tertarik membeli ASUS ZenBook 13 (UX325)? Jika tertarik, silakan siapkan dana Rp17.299.000 untuk membeli ASUS ZenBook 13 (UX325) dengan Intel Core i7 1065G7. Tersedia pula ASUS ZenBook 13 (UX325) dengan prosesor Intel Core i5 1035G1. Varian ini dijual lebih murah, yakni Rp14.299.000.

BNPB Berikan Lampu Hijau untuk Melanjutkan Kompetisi IBL

BNPB Berikan Lampu Hijau untuk Melanjutkan Kompetisi IBL

Berita Basket IBL: Kabar baik untuk penggemar basket Tanah Air dan juga para pebasket nasional. Pasalnya, IBL 2020 dapat lampu hijau untuk menggelar kompetisi bola basket oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB..

Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah telah menandatangani nota kesepahaman dengan BNPB selaku Satuan Gugus Tugas Penanganan COVID-19, Kamis 16 September.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PP Perbasi, Danny Kosasih menandatangani nota kesepahaman bersama Kepala BNPB dan Satgas Covid-19, Letjen Doni Monardo, sementara JunasL melakukan penandatanganan dengan Direktur Sistem Penanggulangan Bencana BNPB – Dr. Udrekh.

“Nota kesepahaman atau perjanjian ini berarti IBL memperhatikan secara penuh protokol kesehatan saat pelaksanaan lanjutan kompetisi bulan Oktober nanti,” kata Junas, sebagaimana diberitakan situs resmi IBL

Kelanjutan Kompetisi Liga Bola Basket tertinggi di Tanah Air nanti juga diharapkan dapat menjadi media komunikasi kepada masyarakat tentang pentingnya meningkatkan disiplin terutama Gerakan 3 M (Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak).

“Dengan mendukung pemerintah dalam hal sosialisasi 3 M serta disiplin pada protokol kesehatan, kita bisa tetap aktif, produktif dan menekan resiko penyebaran Covid-19,” kata Junas. Sosialisasi protokol kesehatan sudah dilakukan gencar oleh IBL dan dipatuhi seluruh klub, sejak dari masa latihan hingga nanti saat kompetisi bergulir.

“Kami sudah melakukan simulasi dengan menjalankan protokol kesehatan yang sudah direkomendasi oleh pihak-pihak terkait,” lanjutnya.

“Olah raga adalah salah satu cara meningkatkan daya tahan tubuh. Dengan menggalakkan pola hidup sehat akan meningkatkan imunitas yang menjadi kunci sehat. Covid-19 tak boleh menghalangi, namun pedoman kesehatan harus dipatuhi. Kompetisi tanpa penonton dan seluruh yang terlibat harus melakukan PCR. Satgas siap memberikan dukungan,” kata Doni dalam sambutannya.

Artikel Tag: BNPB, IBL 2020

Kilas Balik Perjalanan Inovasi Teknologi Oppo selama 16 Tahun

Kilas Balik Perjalanan Inovasi Teknologi Oppo selama 16 Tahun

Jakarta, Lushviz.com – Hari ini, Oppo merayakan hari jadinya yang ke-16, menandai konsistensi sejarah perusahaan dalam hal inovasi dan perkembangan teknologi. Selama beberapa tahun terakhir, Oppo telah berkembang dari produsen ponsel menjadi inovator perangkat pintar.

Oppo terus berupaya mengembangkan pertumbuhan secara global, dengan menawaran produk dan layanan teknologi berkualitas tinggi yang dirancang secara estetis kepada mitra dan penggunanya sekaligus terus mencari cara baru untuk memajukan industri di masa depan.

“Kami sangat bersemangat dalam mencapai tonggak peringatan hari jadi ini. Saya juga sangat berterima kasih kepada mereka – mereka yang telah bergabung dengan Oppo dan berkolaborasi sepanjang perjalanan kami, sebagai pelanggan, mitra, ataupun karyawan, yang memberikan dukungan dan komitmennya selama 16 tahun terakhir untuk membantu mewujudkan Oppo menjadi perusahaan yang sukses,” kata pendiri dan CEO Oppo, Tony Chen.

Perjalanan 16 Tahun Yang Dinamis

Tahun ini, Oppo membuat serangkaian terobosan teknologi baru dari 5G, Kecerdasan buatan, teknologi pencitraan dan VOOC Flash Charging, dan dengan cepat mengaplikasikan pencapaian terbaru dalam teknologi ini kepada konsumen.

Pada bulan Agustus, Oppo telah merilis teknologi hybrid zoom terbaru yang mendorong standar kualitas perbesaran gambar ke level yang lebih tinggi. Selain itu, jajaran pengisian daya cepat baru, yang diwakili oleh 125W flash charging, telah diluncurkan dan mengukuhkan posisi Oppo sebagai pemimpin industri dalam teknologi pengisian daya cepat.

Oppo juga berhasil menerapkan jaringan 5G Standalone (SA) pertama di Inggris dan menyediakan layanan 5G SA network slicing services pertama di Eropa. Saat ini, Oppo telah bekerja sama dengan lebih dari 50 operator global, dan terus membantu untuk mempercepat komersialisasi 5G dalam skala besar di seluruh dunia.

Perusahaan juga telah meraih dua First-Place Awards dalam kategori AI di CVPR 2020, dan mendirikan Department of Intelligent Perception and Interaction untuk mengeksplorasi teknologi AI yang paling mutakhir.

Oppo Memberdayakan Sistem Teknologi Terintegrasi

Bertujuan untuk menjadi perusahaan teknologi terintegrasi, Oppo telah berkembang pesat untuk memenuhi kebutuhan penggunanya dalam konteks yang berbeda. Dengan pembentukan Intelligent Mobile Devices Business Unit, memungkinkan Oppo merilis beberapa jenis produk IoT termasuk ear bud, jam tangan pintar, dan 5G CPE. Selain pasar ponsel pintar, Oppo berusaha keras untuk menciptakan sebuah ekosistem cerdas baru.

Oppo telah mengembangkan teknologi inti dalam perangkat keras, perangkat lunak, dan layanan Internet. Sebagai merek yang berorientasi pada konsumen, Oppo ColorOS versi terbaru mendukung pengguna dengan disabilitas visual, pendengaran, dan fisik dengan mengoptimalkan fungsi bebas hambatan seperti TalkBack, flash on-call, dan berbagai menu aksesibilitas. Saat ini, pengguna aktif bulanan ColorOS mencapai lebih dari 370 juta di seluruh dunia.

Selama bertahun-tahun, Oppo mempertahankan visinya: membuat teknologi lebih dikenal, dapat dengan mudah diakses, dan dipersonalisasi. Dengan didasari pada visi ini, Oppo berharap dapat menjalin dan mempereat kolaborasi dengan global supply chain partners, operator jaringan dan peritel terkemuka global untuk menghadirkan lebih banyak produk yang beroirentasi kepada konsumen di masa depan.

Pendiri dan CEO Oppo Tony Chen menyatakan bahwa “Teknologi tidak hanya meningkatkan kehidupan kita, tetapi juga mendekatkan umat manusia. Ini merupakan keyakinan dan komitmen awal saat Oppo memulai perjalanannya. Dalam jangka panjang, Oppo akan terus menghadirkan pengalaman teknologi yang lebih baik kepada konsumen di seluruh dunia bersama partner kami. Pada akhirnya, Oppo berupaya menciptakan sebuah ekosistem cerdas secara terbuka.”

 

Kembali Ke Italian Open, Karolina Pliskova Singkirkan Rekan Senegara

Kembali Ke Italian Open, Karolina Pliskova Singkirkan Rekan Senegara

Berita Tenis: Juara bertahan Italian Open, Karolina Pliskova mengawali kampanye di Roma dengan meyakinkan usai menyingkirkan rekan senegaranya, Barbora Strycova di babak kedua.

Petenis yang dikenal dengan pukulan penuh tenaga lebih unggul dari Strycova dan mengontrol rally-rally dengan forehand setelah ia menyerang dengan 26 winner dan mematahkan Strycova dalam empat kesempatan dalam perjalanan mengantongi kemenangan 6-3, 6-3 dalam waktu 1 jam 15 menit.

“Itu bukan pekerjaan yang mudah, tetapi saya pikir saya bermain dengan cukup baik. Saya merasakan bolanya dengan baik, saya servis dengan cukup apik, dan di momen-momen penting, saya hanya berusaha mengerjanya. Jadi, strategi itu berjalan dengan baik,” tambah petenis berkebangsaan Ceko, Pliskova.

Petenis unggulan kedua tiba di Italian Open, Roma sebagai juara bertahan, tetapi ia berharap ia bisa kembali menemukan jalan kemenangan. Ia mengawali musim ini dengan memenangkan gelar di Brisbane yang menjadi gelar ke-16 dalam kariernya. Tetapi sejak saat itu, ia berjuang keras untuk mencatatkan kemenangan beruntun setelah meninggalkan Australia.

Petenis peringkat 4 dunia pastinya merasa senang dengan performa solid yang ia perlihatkan di babak kedua di mana ia hanya kehilangan servisnya satu kali dan memenangkan 71 persen poin dari servisnya.

“Saya menyukai tempat ini dan sejak saya mengubah perasaan saya tentang Roma musim lalu, saya pikir kondisi di sini cukup baik bagi saya,” seru Pliskova.

“Saya pikir lapangannya cukup cepat. Dan karena saat ini begitu panas, bahkan lebih panas daripada April ketika turnamen ini biasanya digelar, saya pikir itu bisa menjadi hal yang positif bagi saya.”

Petenis unggulan kedua selanjutnya akan menantang qualifier asal Rusia, Anna Blinkova di baba ketiga dan mengincar untuk bisa melaju ke perempatfinal kedua pada musim ini.

Blinkova menyisihkan qualifier asal Spanyol, Aliona Bolsova dengan 4-6, 6-1, 7-6 .

“Pertandingan itu pastinya akan menantang. Saya pikir ia akan berani dalam menembakkan pukulan-pukulannya. Ia memainkan permainan yang sedikit mirip dengan saya. Saya harus servis dengan baik, memainkan permainan saya, dan dengan begitu saya pikir saya bisa mengalahkannya,” tukas Pliskova.

Artikel Tag: Tenis, Italian Open, Karolina Pliskova, Barbora Strycova

Komisi Fatwa Harap Ketua MUI Baru Tidak Dikendali Penguasa

Komisi Fatwa Harap Ketua MUI Baru Tidak Dikendali Penguasa

Lushviz.com – Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Hasanuddin Abdul Fatah berharap ketua MUI periode 2020-2025 independen dan tak bisa dikendalikan oleh penguasa.

Kata dia, hal ini harus menjadi salah satu kriteria penting bagi para calon ketua umum MUI selanjutnya.

Hasanuddin menegaskan bahwa MUI sendiri sejatinya adalah institusi yang bersifat independen dari segala kepentingan apapun.

“Namanya MUI harusnya prinsipnya independen dan enggak bisa dikendalikan oleh penguasa, pemerintah gitu,” kata Hasanuddin seperti melansir cnnindonesia.com, Kamis 17 September 2020.

MUI akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) X pada 25 – 28 November 2020 mendatang di Jakarta. Pemilihan ketua umum dan pergantian pengurus pusat akan jadi agenda utama dari gelaran forum tertinggi pengambilan keputusan MUI tersebut.

Lebih lanjut, Hasanuddin menyatakan identitas MUI sebagai institusi yang independen yang menaungi umat Islam harus terus dilanjutkan pada kepengurusan periode mendatang. Ia lantas mencontohkan semua keputusan yang dikeluarkan oleh Komisi Fatwa MUI selama dirinya memimpin tak pernah diintervensi oleh pihak manapun.

“Itu enggak ada yang istilahnya ada pesanan atau apa. Kita ketat pada ketentuan yang ada,” kata dia.

Meski demikian, Hasanuddin mengaku belum mengetahui nama-nama kandidat yang bakal meramaikan bursa calon ketua umum MUI. Ia hanya menyatakan calon ketua umum MUI harus memiliki kompetensi dan kredibilitas yang lebih mumpuni dibandingkan para ketua umum sebelumnya.

“Mudah-mudahan orang-orang yang selama ini bisa diharapkan keulamaannya, kepemimpinannya seperti ketum yang sudah-sudah. Kita harap juga lebih baik dari yang sudah-sudah,” kata dia.

Diketahui, Ma`ruf Amin saat ini masih menjabat sebagai Ketua Umum MUI. Meski demikian, Ma`ruf berstatus sebagai Ketum MUI nonaktif karena sedang menjabat sebagai Wakil Presiden RI.

Kepengurusan pimpinan pusat MUI hasil Musyawarah Nasional MUI ke-IX di Surabaya lima tahun silam menetapkan Ma`ruf Amin sebagai Ketua Umum. Masa jabatan Ma`ruf sebagai Ketum akan habis pada tahun ini.[ljc]